My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Kembali Bekerja"


__ADS_3

Honeymoon Louis dan Zenia hanya berlangsung dua hari saja karena ada sebuah masalah besar yang terjadi di perusahaan Kakek zein, Louis yang awalnya belum ingin kembali namun Zenia marah kepadanya jadi secara terpaksa dan tidak rela harus menuruti keinginan Istrinya.


Mereka kembali dari Honeymoon dengan raut wajah berbeda. Zenia yang tampak khawatir dengan perusahaan kakeknya sedangkan Louis berwajah Murung karena merasa tidak suka dengan kepulangan mereka.


Di perusahaan ...


Zenia kembali ke perusahaan kakeknya dan mengurus segala permasalahan di sana, ia memikirkan rencana yang akan di lakukannya kedepan.


" Ken, Kenapa masalahnya bisa separah ini." Zenia menatap Ken meminta penjelasan .


"Nona ini semua karena sepupu anda yang mengambil ahli selama anda tidak ada disini, ia memaksa agar berdiskusi dengan Klie dan malah ia membuat masalah lebih rumit." Ken menyerahkan laporan keuangan yang di tangani olehnya Ruffela sebelumnya.


"Anak itu, selalu saja membuat kekacauan, berapa kerugian kali ini."


"Dua belas miliar dan kita tidak akan bisa menutupi kerugian Nona mengingat beberapa investor telah menarik investasinya."


Ken merasa bersalah kepada Nonanya bagaimana pun semuanya adalah tanggung jawabnya dan Zenia sudah memberikan kepercayaan untuk mengurus masalah perusahaannya.


Zenia memejamkan matanya 12 milliar bukanlah uang yang sedikit.


"Ken hubungi kembali para investor dan Klien kita atur jadwal pertemuanku dengan mereka besok." ujar Zenia memegang kepalanya terasa pening gara-gara Sepupunya pembuat masalah itu.

__ADS_1


"Baik Nona segera saya lakukan." Ken keluar dari ruangan zenia setelah menyampaikan seluruh masalah, ia tidak ingin Bosnya kembali bertanya yang akan membuatnya semakin takut dengan tatapannya.


Tring ... tring ... tring.


Ponsel Zenia berbunyi, ia pun segera mengangkat panggilan itu ternyata dari suaminya


"Halo, ada apa Louis?" tanya Zenia kepada Louis yang menghubungi dirinya saat ini.


"Honey bagimana apa semuanya sudah selesai, atau kau butuh bantuan dariku." ucap Louis berasal dari ponsel.


"Tidak perlu aku sudah menyiapkan beberapa rencana agar perusahaan kakek tidak bangkrut." Zenia tidak membutuhkan bantuan dari orang lain termasuk Suaminya sendiri.


Zenia melihat seseorang membuka pintu dan masuk kedalam ruangan Zenia lalu duduk dengan wajah angkuh.


"Masih lama mungkin hari ini aku lembur dengan seluruh pegawaiku jangan menungguku, aku tutup dulu." Zenia mengakhiri panggilannya dengan Louis karena kedatangan seseorang yang tidak di undang.


Zenia berdiri dan menghampiri orang tersebut dengan wajah sangat kesal. Ia menatap wajah yang menjijikkan itu bahkan orang itu tidak merasa malu dengannya.


"Ada kau kesini lagi." tanya Zenia berwajah dingin ia tidak perlu berpura-pura di hadapan orang itu.


" Hei, sepupu jangan marah dulu aku hanya ingin menawarkan sebuah bantuan untukmu, dan ingat ini kita mempunyai musuh yang sama jadi mau kah kau bekerja sama denganku." ucap orang itu santai, ia tidak takut dengan zenia sama sekali.

__ADS_1


"Tidak perlu aku bisa mengatasinya sendiri, pergilah aku tidak suka kau berada di sini." Zenia mengusir orang itu.


"Baby, kau masih kesal denganku, ingat itu cuma masa lalu jadi jangan menolak niat baikku, kita punya. hubungan dara beby kau adalah adik sepupuku."


"Juan! Kau keluar dari ruanganku sekarang!" Zenia mengeraskan suaranya karena sudah sangat kesal lebih lagi Juan membahas masalulunya.


"Okay baby, tapi aku minta Pikiran lagi tawaran ku, sampai jumpa lagi " ujar Juan sebelum melangkah pergi dari ruangan Zenia.


Zenia sangat ingin menghabisi nyawa sepupunya yang satu itu gara-gara Juan Zenia terjerumus dalam kesengsaraan selama hidupnya saat ini.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2