
"Honey.. Kau betulan mau ikut bersama ku ke kantor"
Louis bertanya karena tidak percaya bahwa Istrinya ingin ikut dengannya ke kantor dan ini untuk pertama kalinya zenia sendiri yang ingin ikut.
Zenia mengangguk, dari pada di kurung dirumah terus lebih baik ia ikut saja dengan suaminya sekalian juga bertemu dengan rekan kerjanya ketika masih menjadi pegawai di sana.
Zenia mengambil tas dan kebutuhannya untuk kehamilannya, lalu Ia menarik tangan Louis agar segera berangkat bersama.
"kebetulan sekali, Nick akan datang juga ke kantor sekalian kau bisa membicarakan tentang permintaanku agar kau keluar dari Geng Black Rose"
Ucap Louis ikut melangkah karena tarikan Zenia.
"Umm, Nick juga datang bagus lah.."
Zenia sedikit tersenyum ia akan bertemu dengan Nikc, sudah hampir dua minggu mereka tidak pernah saling mengabari.
Louis melihat senyuman kecil itu mengerutkan kening tidak suka, walaupun Nick adalah pria gemuk dan berbadan besar tetap saja ia sangat cemburu dan ia juga harus waspada nanti Istrinya akan direbut orang lain.
***
Sesampainya di perusahaan, Zenia berjalan jauh di belakang Louis ia merasa tidak senang jika terus menjadi pusat perhatian. Meski dari dulu ia memang sudah menjadi primadona di sini banyak pria yang mengagumi kecantikan dan pesonanya.
ketika sedang berjalan di koridor seseorang menyapanya.
"Hai.. Zenia kau datang kesini, ada keperluan apa? "
Sapa salah satu rekan kerja wanita dulu yang kebetulan melihat ke arahnya.
Zenia menoleh ke arah wanita tersebut lantas memberikan sebuah senyuman dan menyapa balik.
"Ia.. Aku ada urusan yang belum selesai nih, oh bagaimana kabarmu Rina..?"
"Baik-baik saja, Aku dengar kau sudah menikah, semua pria yang suka kamu di sini patah hati loh..!!"
Rina berbisik kepada Zenia ketika mengatakan semua gosip ia ketahui.
__ADS_1
Zenia menghela napas Ia sudah tau semua itu, jika saja Ia dan louis mengumumkan pernikahannya pasti sudah banyak gosip yang tidak enak didengar.
"Rin.. Aku terburu-buru nih, maaf yah nanti kita bertemu lagi"
Ujar Zenia melihat ponsel miliknya lalu melangkah menuju lif karena Louis sudah mengirim pesan kepadanya.
Rina hanya melihat Zenia yang perlahan hilang di hadapannya, ia juga harus kembali mengerjakan pekerjaannya yang sudah menumpuk dari tadi.
- Diruangan Louis.
Ia sudah menunggu kedatangan Istrinya, kegelisahan menjalar di hatinya entah kenapa perasaannya sangat tidak enak hari ini.
Melihat sosok yang masuk ke dalam ruangannya Louis langsung memeluknya erat.
"Kenapa lama sekali..?"
Tanya Louis, ia tadi di minta agar tidak berjalan dengan istrinya sendiri karena Zenia takut jika ada yang bergosip tenangnya.
"Tadi rekan kerja ku menyapa menayakan kabarku.?"
"Louis Tolong lepas!! Aku tidak nyaman"
Lanjut Zenia karena tampaknya Louis tidak mengerti dengan kerisihannya ketika di peluk terus.
Krek
Tiba-tiba saja Anton dan Seorang pria gemuk masuk tanpa permisi dan duduk dengan tenang di sofa ruangan louis seakan dirinya tidak ada di sana.
"Louis lepas! Nick dan Anton melihat kita"
Kesal Zenia pada akhirnya,
Louis melepaskan pelukannya dan menggengam tangan Zenia.
"Hai.. Zen lama tidak bertemu"
__ADS_1
Sapa Nick tersenyum, ia sangat menghormati Zenia walau perbedaan umur di antara mereka cukup jauh, bahkan Zenia sudah di anggapnya sebagai adik kandungnya sendiri.
Dua minggu yang lalu adalah pertemuan terakhirnya dengan Zenia ketika melawan anggota Geng lawan dan pingsan ketika membantunya mengobati luka yang ada di tubuhnya dan ken.
"Nick iya sudah lama rupanya. Ada yang ingin dikatakan oleh louis kepadamu perihal Black Rose"
Ujar Zenia melirik Louis yang kini sudah duduk di depan Nick bersama dengannya.
"Perihal apa Louis...?"
Tanya Nick penasaran ia tidak tau lagi apa yang ingin di katakan oleh sahabatnya ini, padahal ia sudah memberitaukan semuanya.
Louis tidak menjawab ia terlebih dahulu menyuruh Istrinya untuk keluar berkeliling di kantornya.
"Honey.. Kau tinggalkan kami dulu yah, kau bisa berkeliling mengamati seluruh perusahaan atau kau berjumpa dengan rekan-rekan kerja mu"
Kata Louis ia terpaksa harus menyuruh Zenia keluar dari ruangannya karena ada hal yang harus di tanyakan kepada Nick tentang Identitas Istrinya yang sebenarnya.
"Umm baiklah, Nick aku titip suamiku"
Ujar Zenia tentu saja senang ia akan menikmati waktunya tanpa louis.
Ketika Zenia sudah jauh Louis menyuruh Anton untuk memantau Istrinya dari jauh saja agar ia bisa mengetahui kemana istrinya dan siapa saja yang di temuinya. Lalu ia kembali menatap Nick yang masih duduk tenang di hadapannya.
.
.
.
.
.
Tbc...!!!
__ADS_1