My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Kebenaran Tentang Louis"


__ADS_3

Sampainya di Mall.. Zenia di tarik kesan kemari oleh ketiga wanita itu.


Namun ponselnya bergetar, ada sebuah pesan yang masuk dari Ken. Zenia menoleh ke arah ibu mertuanya meminta izin karena ingin menghubungi asisten pribadi. Lina mengangguk.. Zenia berjalan menjauh dari kerumunan mencari tempat sepi... Lalu segera menghubungi Ken.


Tut..


"Ken? Apa maksud dari pesan mu itu.."


Zenia bertanya. Ketika ponselnya tersambung ia mengaruk kening sendiri.


"Ketua anda dimana..?"


Ken tidak menjawab pertanyaan Zenia tapi malah bertanya balik, kemarin sore ketika selesai dengan Nick.. ken mencari keberadaan Zenia.


Zenia mengerang kesal.


"Apa.. Nick sudah tau identitasku"


Tanya Zenia merasa sedikit khawatir dan kecewa dengan asistennya itu.


Ken menelan air liurnya sendiri.


"Iya..Ketua.."


"Kemarin sore tuan Nick menyuruh Aku dan Juan untuk mengatakan segalanya dengan Emosi secara terpaksa Juan mengakuinya"


Ucap Ken merasa takut, sudah ia sudah pasrah saja nyawanya sebentar lagi akan habis.


"Ya.. Ampun ken.. Kau cepat jemput aku, dan suruh Juan dan Nick untuk berkumpul"


Setelah mengatakan itu, zenia mengakhiri sambung ponsel itu.. Kesal dia sangat kesal dengan Juan dan Ken, mereka harus di beri pelajaran.


- sedangkan ketiga wanita tadi masih menunggu Zenia di tempat yang sama, Sudah lewat setengah jam Zenia belum kembali juga.


Lina menggigit jari khawatir dengan menantunya itu.


Marget sudah beberapa kali mencoba menenangkan Lina agar tidak terlalu mengkhawatirkan Zenia. Tapi tetap saja, bisa-bisa Louis mengamuk jika Istrinya hilang karena bersama dengan mereka.


"Marget, Jennata ayo kita mencari Zenia.."


Putus lina tidak sabaran. Ia menarik tangan Marget dan Jennata secara paksa.


***


Zenia masuk kedalaman mobil hitam miliknya. Pikiran sudah pusing, bahkan ia lupa bahwa keluarga louis masih berada di dalam menunggunya.


Sesekali ia melirik kaca menatap seram Ken yang tengah mengendarai mobil.


"Ken..!!, Tidak kuduga kalian akan mengatakan kepada Nick"


Ucap Zenia menyandarkan kepalanya ke belakang, mendengar itu bulu kuduk Ken berdiri semua. mendengar Ucapan Zenia ken Meliriknya melalui kaca di dalam mobil.


"Mati aku.."


Gumannya dalam hati menyesal karena sudah nekad memberitahukan masalah Nick kepada Zenia, tapi tindakannya ini juga termasuk tanda kesetiaannya kepada Zenia. Ia tidak mau jika Zenia semakin marah jika bukan dari dirinya sendiri yang mengatakan terlebih dahulu.


Ken menghela napas pelan, Ia melajukan Mobil ke tempat Juan di sana mereka akan bertemu.. Lebih aman.


Perjalanan panjang yang di tempuh membuat Zenia tertidur sesaat merasa cukup lelah dengan semua ini. Ken merasa cukup kasihan tentang kehidupan wanita yang selalu berusaha menjadi lebih kuat tidak terkalahkan.

__ADS_1


Mereka sudah sampai di tempat Juan namun Ken membiarkan Zenia istirahat sebentar dulu.


"Jika saja.. Zenia bisa menghilangkan semua janji konyolnya itu pasti dia tidak akan menjadi orang yang seperti ini"


Ujar Ken lirih tidak terdengar menunggu hingga Zenia tersadar.


Sejam kemudian..


"Apa sudah sampai.. Ken"


Tanya.. Zenia suara serak baru bangun mengusap kedua mata... Sepertinya istirahatnya cukup.


Ia keluar dari mobil di bantu oleh Ken, melangkah masuk ke tempat Juan.


Sampai di dalam Zenia langsung duduk ia sudah tersadar penuh. Ia menatap Juan dan Nick secara bergantian sedangkan ken berdiri di dekat Zenia karena tidak di Izinkan untuk duduk sebagai hukuman.


Tatapan tajam menusuk jantung.. Juan merasa takut tapi seperti bisa ia berusaha menyembunyikan rasa takutnya itu dengan mengalihkan pandangannya ke segala arah.


"Zenia.. Aku mau bertanya.?"


Ujar nick ia masih harus mendengarkan pengakuan dari mulut Zenia sendiri.


"Silahkan saja, Tanyakan semua yang ada di benakmu" Ucap Zenia acuh tidak acuh.


"Apa benar kau adalah salah satu anggota pembunuhan bayaran bersama dengan Juan.."


"Bukannya Juan sudah mengatakan kepadamu,.. Iya aku salah satu dari mereka, dan benar semua perjanjian yang kau dengar dari Juan maupun Ken adalah benar"


Zenia mengungkap semuanya, baiklah sekarang ia tidak akan merahasiakan Identitasnya kepada Nick salah satu orang kepercayaannya.


Nick memijit pelipis pusing.


"Dengarkan ini baik-baik Zenia, sebaiknya kau tinggalkan Suamimu. Jika dia tau siapa kau yang sebenarnya pasti Louis tidak akan membiarkan hal itu"


Zenia, Juan dan ken menyegir tidak mengerti ucapan Nick yang tiba-tiba tampak sangat serius.


"Kenapa..?, Apa hubungannya dengan Louis"


Tanya Zenia sekarang malah dia sendiri yang berbalik tidak mengerti tangannya terlipat di atas dada.


"Kau cerai saja dengannya atau kalau kau tidak mau keluar dari Dunia gelap ini, pergi sejauh mungkin"


Nick kembali membuat Zenia semakin penasaran, apa yang coba di sembunyikan oleh Nick kepadanya.


Zenia menggeleng tidak setuju.


"Kenapa..!?, katakan alasannya Nick"


Nick menatap serius ke tiganya..


"Kau tau Zen.. Dulunya Louis adalah seorang tentara militer, ia mencari pelaku pembunuhan yang terjadi kepada salah satu adik kesayangannya, dan dia akhirnya tau bahwa anggota Seven Tiger yang telah melakukannya,. Ia sudah bersumpah akan membunuh dan membalas perbuatan keji dari mereka.."


Nick menghentikan ucapannya sekilas menatap wajah Zenia yang sudah begitu kaku mendengar pengakuannya.


"Lanjutkan.. "


"Lalu.. Beberapa tahun kemudian ia masih belum menemukan keberadaan Seven Tiger.. Mungkin sekarang ia masih tengah dalam pencarian, jadi bagaimana pun kau harus berhati-hati dengannya yang paling aman kau meninggalkannya dan pergi jauh dari negara ini.. Ajak Juan dan Ken bersamamu. Mulailah hidup baru di sana biarkan aku yang mengurus semuanya di sini"


"Tidak.. Aku tidak mau, di sini masih ada kakek dan keluargaku yang harus ku lindungi Nick, nyawa mereka akan terancam jika aku pergi dari sini.."

__ADS_1


Tolak Zenia tengas dengan saran dari Nick.


"Louis.. Masalah Louis biar aku yang mengurusnya sendiri, bukannya dia tidak tau siapa aku yang sebenarnya. Cukup menyembunyikannya bukan"


Lanjutnya mengelak tidak mau gegabah mengambil keputusan.


"Jangan keras kepala Zenia"


"Zenia ini demi keselamatanmu, aku mengatakan yang sebenarnya karena aku peduli denganmu, kau sudah seperti adikku sendiri"


Ujar Nick membujuk Zenia.


"Kau tidak perlu kembali Kepada louis, dia akan dengan mudah melupakanmu.. Kumohon Zenia kau tinggalkan negara ini"


"Nick.. Jangan memaksa sepupuku biarkan dia yang memutuskan sendiri dan itu bukan salahnya"


Ujar Juan menegahi keduannya.


"Zenia aku yang akan menjaga keluargamu, Kau pergi saja secepatnya.. jika suatu hari nanti Louis mengetahuinya bisa gawat, dan apa kau yakin Louis tidak pernah melihat tato di lehermu."


Lanjut Nick..


Zenia memikirkan semua pengakuan dari Nick seperti kejutan saja.. Entah apa yang harus dia lakukan sekarang..


Zenia mengambil napas dalam-dalam. Lalu mengatakan..


"Baiklah.. Tapi aku harus menyelesaikan semua misiku dulu"


"Pikiran baik-baik dulu Zen... Jangan menyiksa diri lagi, kau jangan pergi, Jangan dengarkan ucapan Nick""


Juan tidak setuju dengan Nick.


"Menyiksa diri.. Maksudmu aku, Hah mana mungkin, aku setuju dengan saran Nick mungkin itu lebih baik untuk semua orang"


"Tapi kalian harus membantuku mengurus para tikus-tikus dulu"


Putus Zenia ia akan mengikuti saran dari nick saja.. Tapi terlebih dahulu ia harus menyelesaikan semua tikus-tikus yang selama ini menganggunya.


Nick mengiyakan sendangkan Juan menatap Zenia seduh, lagi-lagi sepupunya harus berkorban lagi demi orang lain. Dari dulu Zenia tidak pernah berubah.


Zenia mengajak Ken agar mengantarnya pulang, lengkap sudah penderitaannya.. Ternyata selama ini semua keputusan yang di ambilnya salah, seharusnya dia mencari semua tentang Suaminya terlebih dahulu, Zenia kini baru menyesali semua keputusan yang di ambilnya.


Mungkin ini adalah hukuman baginya karena telah membunuh banyak orang selama hidupnya.


Tidak masalah selama.. Sama sekali bukan masalah jika dia tidak pernah bahagia, asalkan semua orang-orang di sekitarnya bisa selalu bahagia. Zenia juga mempertimbangkan kelak akan menyerahkan Louis kepada Ruffela saja di bandingkan kepada Nesya.


Zenia akan menghabiskan waktunya bersama Louis beberapa hari ini sebelum dia pergi..


.


.


.


.


.


Tbc... !!!

__ADS_1


__ADS_2