
Louis dengan setia menunggu Istrinya bekerja di dalam kantor tatapan mata tidak pernah beralih dari Zenia yang begitu cantik ketika sedang bekerja, ia mengambil ponsel miliknya lalu memotret secara diam-diam.
"Wah.. Istriku cantik sekali, Aduh.. Milik siapa sih dia, tentu saja miliknya Louis"
Guman Louis sambil terkekeh sendiri sambil menatap hasil potretnya di ponsel.
Zenia mengalihkan pandangannya, menatap aneh suaminya yang sudah seperti orang gila tertawa sendiri sambil menatap ponsel.
Triggg....
Panggilan masuk di ponsel milik Zenia. Seketika Louis langsung menoleh ke arah ponsel tersebut yang ada di sampingnya.
"Siapa lagi yang menghubungi Istriku..?? "
Guman Louis ingin mengangkat panggilan tersebut namun Zenia langsung mengambilnya.
"Halo..!! "
Ujar Zenia mengangkat panggilan masuk.
"Beby kau tidak akan keluar dari organisasikan? Atau kalau" Ujar Juan dari ponsel.
"Kalau Apa...?? Hei bodoh apa yang ingin kau lakukan hah. "
Zenia mengumpat mendengar penuturan dari orang yang menghubunginya.
"Kalau kau mau keluar aku akan membeberkan semua kelakuanmu yang sebenarnya, jadi pikirkan baik-baik"
"Sialan.. Kau JUAN dasar pengecut"
Zenia semakin kesal sampai ponselnya sudah di lempar ke keluar Jendela.
Louis menatap khawatir Istrinya yang sudah lepas kontrol gara-gara orang yang bernama Juan.
__ADS_1
Louis mendekati Zenia lalu menciumnya.
Cup.
"Honey.. Siapa orang yang benama Juan.? "
Tanya Louis penasaran ia harus waspada dengan para pria di sekeliling Istrinya.
"Juan..! Dia orang Gila lainnya"
Zenia berucap sambil menatap Suaminya.
"Kenapa yang lainnya.. Apa masih ada orang gila yang lain sayang..? "
Tanya Louis menyegirkan keningnya.
"Mau tau yang lain..? Yakin mau mengetahuinya.?"
Zenia bertanya balik. Louis mengangguk dengan cepat karena ia sangat penasaran siapa orang gila selain Juan.
Tanya Zenia lagi mengkonfirmasinya.
"Iya Honey.. Katakan saja aku sangat penasaran aku akan memberikan pelajaran kepadanya.."
Louis semakin tidak sabaran.
Zenia berusaha menahan tawanya agar tidak keluar..
"Huh.. Baiklah aku katakan orang Gila yang kumaksud adalah Kamu, Bodoh, Haahhahahahhahah"
Ucap Zenia pada akhirnya hingga sudah tidak bisa menahan tawanya lebih lama.
Louis mendengar hal itu terdiam seribu bahasa ia tidak tau harus bereaksi seperti apa lagi, ia menyesali rasa penasarannya yang justru menyakiti perasaan.
__ADS_1
Zenia melihat perubahan suasana hati dari Suaminya semakin mau menggodanya..
"Louis kamu kenapa, memang benarkan tadi kau menatap ponselmu sambil senyam senyum sendiri jadi tidak aku tidak salah lagi bahwa aku menikahi orang Gila... "
"Honey.. Kau bilang aku orang gilakan..?? "
Tanya Louis tersenyum misterius kepada Istrinya itu.
"Iya.. Kenapa emang"
Jawab Zenia santai..
Louis semakin mendekat lalu membuka seluruh pakaiannya dan juga ikut menarik semua pakaian yang berada di tubuh Zenia.
"Honey yah.. Memang benar aku gila Karenamu jadi tolong bantu aku"
Ujar louis mengangkat tubuh Zenia ke Sofa untuk membaringkan tubuh Istrinya.
Zenia meratapi nasibnya ia telah membangunkan singa tertidur ia tidak menduga Louis akan melakukan hal yang sangat mengejutkan seperti ini.
"Jangan di sini Louis bagaimana jika ada yang melihat kita"
zenia berusaha menolak Louis karena sekarang mereka masih berada di kantor miliknya.
Louis berjalan ke arah meja menghubungi orang suruhannya untuk berjaga di depan pintu ruangan istrinya dan melarang orang untuk masuk ke dalam.
setelah itu Louis kembali ke arah Zenia yang sudah berdiri hendak memakai pakaiannya kembali, ia menarik Istrinya lagi ke sofa dan langsung menindih tubuhnya. dengan waktu yang lama Louis melampiaskan hasratnya kepada Istrinya. Zenia hanya menerima segala tindakan Louis kepadanya, Ia juga selalu menikmati permainan louis di setiap jengkal Tubuhnya.
.
.
.
__ADS_1
.
Tbc....!!!