My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Dunia Mafia"


__ADS_3

Zenia sudah pulih total sudah dua minggu ketika ia mengalami keguguran, hari ini Ia berencana untuk ke markasnya dan juga menghubungi Juan agar mau menemuinya di sana, Louis melihat penampilan Istrinya yang tampak sangat berbeda bahkan Zenia sudah sangat jarang terlihat di dapur dan lebih memilih berada di dalam ruangan olahraga selama berjam-jam.


Zenia mengipit ponselnya dekat telinga berbicara dengan Juan melalui ponsel, karena sedang memakai sepatu kets kulit miliknya.


"Juan segera kau ke markas milikku, ada kesepakatan yang ingin aku katakan kepadamu"


Ucap .Zenia memasang sepatu.


"Kesepakatan apa Beby,, apa aku juga harus menghubungi yang lainnya"


Jawab Juan dari sebelah ponsel.


Zenia kini memegang ponsel dan meletakkannya di samping telinga,


"Tidak perlu, Hanya aku dan kau yang akan melakukan kesepakatan itu, jangan pernah menghubungi yang lain, Datang saja sendiri jangan banyak tanya"


"Ok Beby, tapi bagaimana jika para anggotamu akan menahanku"


"kau katakan saja bahwa kita bersepupu"


" Baiklah, Tunggu aku, Beby"


Zenia menutup teleponnya ia segera menuju mobil sudah ada Ken yang selalu setia mengantar jemput dirinya. Namun ia segera di cagah oleh suaminya sendiri.


Louis mencengkeram tangan Zenia begitu erat, lalu memeluk tubuh istrinya itu dalam dadanya ia masih belum bisa merelakan Zenia pergi dengan pria lain..


"Honey, biarkan aku yang mengantarmu"


Pinta Louis mengelus-gelus rambut lembut Zenia.

__ADS_1


"Tidak perlu Louis, masih ada ken, kau urus saja pekerjaanmu sudah lama kau meninggalkan semua pekerjaan penting mu dan memberikan Anton tersiksa dengan ulahmu"


Zenia melepas pelukan Louis, lantas ia memberikan tatapan datar tidak ada lagi senyuman di wajah cantiknya itu untuk siapa pun.


Louis langsung mengubah mimik wajahnya, ia menatap Zenia dengan aneh.


"Itu hukuman untuknya, kau jangan permasalahan Anton, dia itu asistenku jadi sudah sepatutnya aku menghukumnya karena kelalalinya sendiri"


dengan suara yang sedikit meninggi.


"Oh, begitu baiklah terserah padamu saja, aku pergi dulu mungkin besok baru kembali"


Ujar Zenia melangkah menjauh dari Suaminya, ia lebih baik tidak membuat Juan menunggunya datang. bisa-bisa ada kekacauan yang terjadi jika ia sampai terlambat.


Louis mematung setelah mengatakan hal itu membuatnya menyesal, seharusnya ia bisa lebih mengontrol Emosinya sendiri, barulah ketika suara mobil dari luar membuatnya sadar bahwa Istrinya sudah tidak ada di hadapannya.


louis berlari mengejar Zenia, ia tadi sempat mendengar bahwa Istrinya itu tidak akan pulang hari ini maupun malam nanti tapi melainkan Zenia akan kembali besok. Namun sayangnya Mobil itu sudah jauh dan tidak bisa di kejar.


Di markas, Juan sudah sampai di sana dan disambut dengan tatapan tajam dari para anggota geng Zenia, ketika orang itu hendak menyerangnya terlebih dahulu Juan berkata.


"Hei, kalian jangan menyentuh ku, aku adalah sepupu Ketua kalian, jangan berani"


juan bersedekap sombong melipat kedua tangannya di atas dada.


"Maaf Tuan, kami tidak mengenal Anda jangan mengaku-ngaku sembarangan"


ujar sinis anggota itu.


"Hei!! Dasar sekumpulan orang bodoh, mana mau aku berbohong, Aku sepupu Zenia"

__ADS_1


Juan melangkah hendak masuk meski ada beberapa dari mereka mencoba menahannya.


"Maaf tuan, kami tidak bisa membiarkan anda masuk ke dalam, lagi pula Ketua belum datang"


Ujar Orang itu sambil memegang tangan Juan dan menghentikan langkahnya.


Juan yang sudah habis batas kesabaran langsung menyerang semua anggota yang ada di hadapannya untuk melawannya..


Bukhh.. Bukhh..


juan Sudah menaklukkan semua orang-orang yang menahannya tadi. ketika ia hendak melanjutkan pertarungannya..


"Juan Bodoh Hentikan, ayo masuk saja"


Teriak Zenia yang baru saja turun dari mobilnya dan melihat pemandangan mengerikan itu.


Juan melepaskan cengkeramannya ia menghampiri Zenia mengadu atas sambutan yang tidak enak dari orang-orang itu.


"Zen.. mereka duluan yang memulainya bukan Aku"


"Aku tau, ayo masuk bodoh"


.


.


.


.

__ADS_1


.


Tbc.....!!!


__ADS_2