
Louis sudah kembali dengan istrinya kini mereka berada di dalam kamar sembari mengganti baju untuk tidur karena waktu sudah menjelang tengah malam.
Zenia merebahkan tubuhnya yang terasa lelah setelah menghadiri pesta sahabat dari suaminya bahkan ia berdansa dua kali.
Louis menatap Istrinya lalu mendekatinya..
"Honey.... "
Panggil Louis mengganggu tidur Zenia.
"Ada apa..? "
Tanya Zenia karena ia sudah tau maksud dan tujuan tingkah suaminya yang mesum itu.
"Aku menginginkanmu, aku sudah tidak tahan"
Ucap louis membuka seluruh pakaian yang dikenakan Zenia dan juga membuka bajunya sendiri.
Louis melakukan yang diinginkan nya dari Istrinya tersebut secara perlahan Ia melampiaskan hasrat yang sudah di tahan dari tadi siang, Zenia tidak menolak ajakan dari Suaminya rasanya ia juga sudah terbiasa di sentuh oleh lous sendiri mereka terhanyut dalam malam yang panjang tanpa mempedulikan waktu yang di laluinya bersama.
Menjelang waktu pagi Louis dan Zenia baru berhenti karena sudah merasa lelah satu sama lain, mereka tertidur dalam keadaan sangat kelelahan.
***
Jam sudah menunjukkan sepuluh pagi, zenia dan louis belum juga menunjukkan reaksi bahwa akan terbagun dari tidur mereka. Satu jam kemudian barulah Zenia membuka matanya dan melihat Louis masih berada di sampingnya tertidur pulas.
Zenia terlebih dahulu mengumpulkan kesadaran sepenuhnya.
"Aduh.. Sepertinya aku sudah terlambat"
Ucap Zenia bangun dari tempat tidur melihat waktu yang sudah menjelang siang.
Dengan terburu-buru ia menghubungi Ken untuk mengatur ulang seluruh pekerjaannya.
Tut.. Tut...
" Halo Ken.. Bagaimana dengan pekerjaanku hari ini apa banyak yang menumpuk"
__ADS_1
"Maaf Nona aku sedang berada di Markas bersama Nick membahas orang yang menyerang kita waktu di Hotel"
Ucap Ken dengan suara sedikit ketakutan.
"Oh.. Jadi sudah kau temukan pelakunya!!"
Tanya Zenia lagi ia juga ingin mengetahui penyerang waktu itu.
"Kami masih mencarinya Nona, sepertinya orang yang ini tidak ceroboh dan sangat berhati-hati agar tidak bisa di lacak olah kita"
Ujar Ken kembali, ia cemas Zenia akan marah besar karena belum mendapatkan informasi apa pun mengenai pelaku penyerangan di Hotel.
"Cepat temukan, kalau tidak jangan harap Kau dan yang lainnya akan lepas dari hukumanku"
Acam Zenia yang tidak pernah main-main dengan ucapannya.
Zenia masih melanjutkan percakapannya dengan ken tidak menyadari tatapan cemburu dari Louis yang sudah memperhatikan gerak-geriknya dari tadi.
"Huh.. Sepertinya aku harus menghajar Ken meski ia adalah asisten pribadi Zenia"
Guman Louis di penuhi rasa cemburu di dalam hatinya.
Merasa tidak tahan lagi Louis mendekati Zenia yang berdiri tidak jauh dari ranjang,
"Kau sudah.. "
Belum selesai dengan ucapan Louis langsung merebut ponsel miliknya lalu mematikan panggilan dengan Ken.
"Hei..!! Kau kenapa lagi, aku masih mau mengatakan sesuatu kepada Ken"
Ujar Zenia kesal, tiba-tiba saja Louis melakukan hal yang mengecewakan dirinya.
Louis menyipitkan matanya..
"Honey.. Jangan berbicara dengan pria lain di depanku"
"kau kenapa lagi.. Heran aku, oh kau mau membatasi kehidupan pribadiku"
__ADS_1
Ucap Zenia lagi tidak percaya suaminya akan semakin menyebalkan begini.
"Zen.. Kau istriku harus mengikuti keinginan dan perintah dariku termasuk dengan yang ku katakan tadi"
Kata Louis egois, ia begitu cemburu jika Zenia bercengkerama dengan pria lain selain dirinya.
Zenia begitu kesal ia menghetakkan kakinya lalu berjalan melalui Louis begitu saja tanpa mau merespon ucapannya lagi. Ia kekamar mandi untuk membersihkan dirinya yang begitu lengket dan sialnya ia mempunyai kebiasaan lupa mengunci pintu hingga Louis bisa mengikutinya masuk.
Di kamar mandi...
"Honey.. Jangan marah lagi, aku minta maaf dengan ucapanku tadi"
Ucap Louis menyesali ucapannya.
"ummm"
Tidak menanggapi Louis.
"Jangan marah sayang, Maafkan aku kumohon"
"Ais.. Kau maunya apa sebenarnya"
Ujar Zenia pada Akhirnya ia lelah berdebat lagi.
Louis mengatakan isi pikirannya kepada Istrinya agar tidak ada lagi kesalahan pahaman yang membuat Zenia marah karena hanya perasaan cemburu yang di alami olehnya.
Zenia mengerti dan memaafkan Sikap Louis yang beberapa menit lalu membuatnya kesal.
Mereka mandi bersama dan bercumbu mesra di dalam guyuran air mengalir. Melanjutkan aktivitas tadi malam.
.
.
.
.
__ADS_1
Tbc....!!! πππ