
Sepulang bekerja Louis dan Zenia langsung beranjak dari dari sana menuju rumah..
Di dalam perjalanan pulang Louis tidak bisa fokus menyetir karena tingkah istrinya sangat aneh dimatanya..
"Honey... Apa yang di katakan oleh ken kenapa kau tampak memikirkan sesuatu?"
Tanya Louis pada akhirnya karena sangat penasaran.
"Tidak ada.. Aku hanya lelah karena tadi kau sangat bersemangat, Dasar manusia Mesum"
Balas Zenia ketus.
"Umm tapi kau menikmatinya Honey... Nanti malam kita melanjutkannya, Sabarlah "
Ujar Louis mengedipkan satu matanya menggoda istrinya.
Zenia melotot mendengar perkataan Suaminya, sungguh orang mesum dan tidak ada rasa puas ia bahkan sudah kewalahan melayani nafsu dari Louis terus menerus... Mereka hampir setiap harie melakukannya.
***
Di rumah...
Zenia sedang berada di ruang olahraga, ia ingin melampiaskan semua emosi yang sudah di tahan beberapa waktu lalu.
"Dasar.. Sialan coba saja kalian melawanku lagi tidak akan kulepaskan, terutama kau Doni aku akan langsung melemparmu ke kandang buaya agar kau di makan sekalian.."
Umpat Zenia sambil meninju peralatan tinju di sana.
"Ah.. Siallllll"
Teriak Zenia akhir dari kemarahannya..
Tok.. Tok.. Tok..
"Siapa...?? "
Tanya zenia karena seseorang mengetuk pintu.
"Nona.. Ada tamu di luar"
Ujar salah satu maid yang mengetuk pintu.
"oh.. Kau suruh saja masuk dulu aku akan membangunkan Louis dulu"
"baik nona..."
__ADS_1
Zenia dengan cepat menuju kamar memanggil Louis yang tertidur padahal masih jam enam sore.
"Louis ada tamu.. Bangunlah"
Zenia mengguncang tubuh Louis hingga suaminya itu terganggu dengannya.
"Ada apa.. Honey kau sudah mau, baiklah ayo"
Ujar louis menarik tubuh zenia ke bawahnya hendak mencumbu Istrinya.
Zenia menghela napas kesal..
"Louis ada tamu di luar, jangan lakukan dulu tidak enak jika membuat tamu menunggu kita"
Ucap Zenia mendorong tubuh Louis yang menindihnya.
"sittt.. "
"Siapa sih.. Sudah malam juga"
Kesal Louis siapa lagi yang datang.
"aku tidak tau, cepatlah"
"Hai.. Louis apa kabar"
Sapa orang itu dengan ramah, lalu melirik Zenia.
"Untuk apa kau datang kesini Sam"
Tanya Louis tidak suka dengan kedatangan temannya.
"Tidak ada kok..cuma ingin tau bagaimana kabarmu kita kan teman louis lagi pula aku sudah sering berkunjung kesini sebelum kau menikah dengan Istri cantikmu"
Sam dengan santai meminum kopi yang sudah di siapkan oleh maid dari louis sebelumnya.
Sam sama sekali tidak bisa menahan dirinya tidak melihat Istri dari temannya itu. Ia sangat kecewa karena bukan dirinya yang terlebih dahulu menemukan Zenia.
"Zen.. Apa kau bahagia bersama teman ku ini, jika tidak ada kok orang yang akan membuatmu bahagia"
Ucap Sam tidak tau malu.
Zenia menunjukkan senyumannya membuat Sam terpaku karena takjub dengan ciptaan Tuhan yang terlalu sempurna.
"Apa.. Maksudmu sebenarnya Sam.. "
__ADS_1
Tanya Louis marah dengan ucapan dari Temannya, tentu saja Zenia bahagia bersamanya.
"Cuma bercanda Louis, aku hanya bertanya tidak memiliki maksud tersembunyi"
"Sudahlah Louis, sam adalah tamu sekaligus temanmu jadi sungguh tidak pantas jika berucap demikian"
Zenia menengahi keduanya..
Zenia mulai bertanya terus mengenai bagaimana suaminya dan sam bisa berteman, dengan cepat Sam menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh Zenia ia tidak mau melewatkan kesempatan emas ini ia tidak membiarkan Louis mendahuluinya lagi.
Cukup lama mereka saling melempar pertanyaan Louis semakin merasa kepanasan melihat keakraban Istrinya dan sam.
"Hei.. Sam kau pulang lah ini sudah malam aku harus tidur dengan istriku tau.. "
Usir Louis padahal baru jam delapan malam.
"Kau ini aku masih mau disini louis"
Sam sama sekali tidak mau pulang.
"Kau pulang saja.. Jangan mengganggu kebersamaanku dengan Istriku, PULANG "
usir Louis lagi menarik Sam keluar dari rumahnya.
Zenia sendiri tidak meladeni keduanya ia sudah lelah, sebenarnya ia dari tadi mau istirahat.
Louis kembali ke dalam setelah berhasil mengusir parasit yang menganggu lalu mendekati Istrinya.
"Honey... Ayo kita ke atas"
Ajak Louis..
"Baiklah"
zenia mengangguk lalu berjalan menuju ke arah kamar.
.
.
.
.
Tbc....!!!
__ADS_1