My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Keluarga Louis"


__ADS_3

Dua hari telah berlalu Louis waspada dengan kedatangan seseorang wanita yang akan menghancurkan pernikahannya dengan Zenia.


Hari ini ia tidak mau berangkat bekerja, Louis harus bisa mencegah wanita itu untuk menemuinya bagaimana pun caranya, Zenia menatap aneh suaminya tersebut yang tampak menyembunyikan sesuatu.


"Ada dengannya.. "


Guman Zenia berjalan melalui Louis yang berada di hadapannya. Louis tiba-tiba menarik lengan Zenia menghentikan langkahnya..


"Lepas, lenganku sakit Louis. "


Ujar Zenia berusaha melepaskan tangan Louis di lengannya, namun apa daya kekuatan louis lebih besar ia hanya melakukan hal yang sia-sia saja.


"Honey.. Kita di rumah saja yah hari ini, kau libur saja hari ini"


Ucap Louis dengan wajah memohon.


"Tapi aku masih banyak pekerjaan penting, tidak bisa"


Tolak zenia, Ia mempunyai banyak pekerjaan yang menumpuk di perusahaannya.


Louis yang mendapat penolakan dari istrinya merasa sedikit kecewa, ia melepas tangan nya dan membiarkan Zenia untuk pergi bekerja.


(Ting.. Tong.. Ting.. Tong..)


Suara bel rumah Louis...


Zenia yang kebetulan ingin pergi keluar, membuka pintu rumahnya dan melihat beberapa orang sedang berdiri di depan pintu rumahnya dengan wajah yang tersenyum kaku kearahnya.


Dari dalam Louis melihat kedatangan orang yang tidak diinginkan datang kerumahnya. Langsung menghampiri Zenia takutnya Istrinya akan di hujat habis-habisan oleh keluarganya.


"kenapa kalian datang..!! Jangan ganggu kehidupan ku"


Ketika sampai Louis langsung menunjukkan ketidak sukaanya.

__ADS_1


"Bocah tengil jaga ucapanmu yang tidak sopan dan biarkan kami masuk dulu"


Ucap Papa dari louis yang tidak lain tuan Alexander.


"Maaf.. Silahkan masuk"


Ajak Zenia tersenyum rama kearah mereka semua yang datang ke rumahnya.


Mereka masuk dan duduk di ruang tamu, zenia meminta maid untuk menyiapkan makan dan minuman untuk di berikan kepada orang yang datang kerumahnya rencananya untuk bekerja ia batalkan karena kedatangan keluarga dari suaminya.


Zenia secara perlahan memperhatikan raut wajah keluarga dari louis satu-satu.


" Perkenalkan dirimu, kami ingin atau orang seperti apa yang di nikahi oleh Anakku"


Kata Mamanya louis kepada Zenia. Ia bahkan sangat kagum dengan menantunya itu yang sangat cantik dan berwibawa.


Sebelumnya ia juga sudah mendengar mengenai Zenia dari Marget.


Zenia menujukkan senyuman lalu memperkenalkan dirinya.


Ujar zenia menundukkan badannya.


"Oh... Kau Louis ada yang ingin mama katakan apa boleh "


Tanya Mama dari louis seakan tidak menyukai istri dari putranya tersebut.


"Katakan Saja.. "


Ucap Louis tidak peduli dengan mamanya.


"Baiklah dengarkan baik-baik mama tidak merestui hubungan kalian berdua, aku meminta mu untuk meceraikan istrimu Louis, tuangan Kamu Nesya sudah kembali dan ingin menikah denganmu"


Kata mamanya louis tersenyum tanpa arti, ia melilirik reaksi dari menantunya itu.

__ADS_1


Zenia tidak terpengaruh dengan ucapan dari Mertuanya itu, lagi pula ia akan melakukan segala cara agar Louis tetap menjadi miliknya, baginya sangat mudah untuk bisa mempertahankan hubungan yang di jalani bersama dengan Louis.


"Mama aku tidak akan pernah berpikir akan berpisah dari Istriku, tidak akan pernah katakan kepada Nesya untuk mencari pria lain aku sudah tidak mencintai dan juga menginginkan dirinya"


Louis begitu marah mendengar perkataan dari mamanya, enak saja mereka meminta dirinya berpisah dari Zenia padahal dengan susah payah ia mendapatkan istri seperti Zenia.


"Oh.. Yah tapi Nesyanya tidak mau melepaskanmu ia tetap akan menikah dengan mu tidak peduli dengan statusmu saat ini"


"Zen.. Bagaimana pendapatmu"


Mama Louis yang bernama Lina itu bertanya ke arah menantunya, ia mengatakan demikian hanya karena ingin melihat reaksi dari Istri anaknya, keluarga yang lainnya hanya bisa menahan tawanya di dalam hati permainan telah di mulai.


Zenia tetap tenang menanggapi ucapan mertuanya.


"Mama itu tergantung dari Louis saja, lagi pula aku hanya bisa menerima segala keputusan dari suamiku, jika Louis ingin menikah lagi aku tidak keberatan"


"Wah.. Aku sangat tersanjung Zen.."


Ucap Lina terkejut bahkan ia tidak menyangka menatunya akan berkata begitu. ini tidak sesuai perkiraannya.


Louis menatap Istrinya dengan wajah terluka bagaimana bisa istrinya mengatakan hal seperti itu ia tidak menyangka.


" kenapa Zen tidak marah atau semacamnya" guman Louis dalam hati


ia merasa hati begitu sakit mendengar bahwa zenia tidak keberatan jika ia menikah lagi.


.


.


.


.

__ADS_1


Tbc...!!!


__ADS_2