My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Sam si Parasit"


__ADS_3

Sam duduk manis di atas sofa ruang tamu, ia terus saja menatap wajah Zenia entah kenapa ia merasa tenang melihat wajah Cantik itu di hadapannya sekarang, namun Sam tidak menyadari bahwa Louis sudah sangat marah bahkan wajah nya saja sudah merah madam.


Zenia yang duduk berdempetan dengan Louis yang memeluk pinggangnya posesif hanya bisa meminta salah satu maid untuk menyiapkan minuman untuk Sam.


Louis selalu waspada menatap tajam temannya yang sudah beberapa menit tidak pernah melepaskan pandangan dari Istri tercinta.


"Hei.. Apa yang kau lihat, apa mau sam..?"


Louis bertanya ketus ia benar tidak suka temannya datang kerumahnya dan melihat Istrinya.


"Umm hanya ingin bertemu kamu saja, mungkin besok tante akan datang lagi kesini ingin bertemu dengan mu dan Istri mu"


Jawab sam tidak berpaling dari Zenia.


"Oh... Hanya itu aku sudah tau, kalau tidak ada yang lain pergilah"


Ucap Louis mengusir pengganggu itu, ia sudah berada di ambang batas kesabaran.


Lalu Zenia berbalik dan menatap wajah tidak suka...


"Louis.. Sikap mu itu tidak baik. Sam adalah tamu sopan sedikit lah"


"Honey, kau membelanya"


Kata Louis memejamkan matanya ia berusaha agar tidak marah ketika mendengar ucapan istrinya, yang malah berkata demikian karena sikapnya yang tunjukkan untuk Sam si pengganggu.


"Bukan begitu, tapi sam baru sampai kau malah mengusirnya, itu perilaku yang sopan sama sekali Louis"


"Nah.. Betul kata Zenia kau harus bersikap Sopan tamu termasuk aku"


Louis menajamkan pandangan kepada Sam yang benar-benar sangat menyebalkan, ia harus memikirkan sebuah cara untuk mengusir parasit itu dari rumahnya..


Satu jam Louis menahan rasa marahnya Sam sama sekali tidak mau pergi dari rumahnya walau pun sudah di usir berkali-kali olehnya...


Lalu ia baru teringat sesuatu...


"Honey saatnya kau minum susu dulu, kasihan si kecil"


Kata Louis sambil menyenggol bahu istrinya yang sibuk bercengkerama dengan Sam yang setiap saat bertanya atau pun berusaha menarik perhatian Zenia.

__ADS_1


"Baiklah.. Aku kedapur dulu jih.. "


"Sam aku pergi dulu sebentar, aku tinggal kalian dulu"


Ujar Zenia berdiri menatap Louis dan Sam secara bergantian lalu melangkah menuju dapur.


Setelah Zenia pergi Sam bertanya kepada Louis, ia tidak tau maksud dari louis, siapa yang dimaksud keduanya dengan sikecil dan kenapa Zenia harus minum susu?.


"Mmmm Louis apa maksud dari ucapanmu tadi?"


Tanya Sam penasaran.


"Ucapan yang mana..?, kau pulang saja"


Jawab Louis dingin.


Sam mendesah pelan Temannya ini sudah beberapa kali mengusirnya..


"Louis kau ini sudah bodoh rupanya, aku bertanya sekali lagi apa maksud dari ucapanmu, siapa yang kau maksud dengan sikecil?"


Sam bertanya kembali ia tidak akan pernah berhenti sampai ia mengetahuinya.


Jawab Louis malas, lalu ia menarik sam keluar dari rumahnya sebelum Zenia kembali lagi.


Sam berusaha memberontak ia masih ingin bercengkerama dengan Zenia, ia terus berteriak ia tidak peduli dengan Louis yang berusaha menyeretnya keluar, Ia juga tidak mempercayai perkataan dari louis yang di anggapnya hanya main-main saja.


"Zenia.. Don't Forget me!!"


Teriak Sam dari luar pintu Louis sudah berhasil menyeretnya dengan paksa dari sana lalu Menutup pintu dengan keras.


Brakk


"Huh.. Akhirnya parasit berhasil juga di usir"


Guman Louis ia tidak menghiraukan teriakan dari Sam yang masih berdiri di depan pintu rumahnya.


Ia lalu menemui Istrinya di dapur..


"Louis apa sam sudah pergi.?"

__ADS_1


Zenia bertanya saat melihat Louis mendekatinya.


"Iya, katanya ada pekerjaan penting yang lupa dikerjakannya"


Louis terpaksa berbohong ia tidak mau jika Zenia marah akibat ia mengusir paksa Sam.


"Tapi tadi aku mendengar suara teriakan, kalian bicarakan apa saja sampai-sampai begitu"


"Honey, Sam takut sama kecoa jadi ia berteriak terus untung lah tadi aku langsung membuangnya"


"Oh.."


"Honey, Ayo keatas"


Ajak louis bergelayut manja di lengan istrinya.


Zenia menolak ia sudah tau niat dari Suaminya itu yang selalu berpikir kotor sungguh ia sangat malas meladeni Louis yang seperti itu, Ia lebih memilih untuk membuat adonan kue untuk di makannya.


"Hei.. bodoh tidakkah kau lihat aku sedang membuat kue"


"Umm, Honey biar juru masak saja yang membuatnuya, ayo kita keatas"


ajak louis lagi.


"Aku tidak mau, kamu saja yang ke atas aku mau memakan kue masakanku sendiri"


Louis pada akhirnya terdiam ia tidak bisa memaksa Zenia lagi, Louis pasrah dengan keadaan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Tbc....!!!


__ADS_2