My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Wanita cantik ini siapa..?"


__ADS_3

Malam harinya Zenia bersiap-siap menghadiri pesta bersama dengan louis, Zenia sedikit kerepotan memakai gaun panjang yang di berikan oleh louis secara paksa.


Rambutnya di ikat simpel make up yang natural juga menambah kecantikan Zenia Louis sendiri merasa heran melihat kecantikan Dari istrinya itu rasanya ia tidak ingin mendatangi pesta sahabatnya itu karena tidak ingin kecantikan istrinya di lihat oleh orang lain selain dirinya.


" Ayo.. Aku sudah siap.. " ajak Zenia.


"Honey kenapa kau cantik sekali sih, bagaimana jika kita tidak usah pergi"


Ujar Louis, zenia memicingkan matanya tidak suka ucapan Louis. Bagaimana tidak Louis sendirilah yang memintanya untuk pergi bersamanya dan sekarang pria ini berubah pikiran.


"Kita pergi saja Louis, jangan ngaco begitu sahabatmu pasti sudah menunggu kedatanganmu"


Zenia menarik tangan Louis lalu mereka berjalan menuju Mobil.


Louis pergi bersama dengan istrinya ada rasa ketidak relaan jika istrinya di pandang oleh orang lain.


***


Laju Mobil berhenti di depan Hotel tempat pesta di langsungkan.


Dengan posesif Louis mengandeng tangan Zenia agar tidak jauh-jauh dari jangkaunya. lihat saja banyak sekali yang memandang Istrinya kagum.


Seseorang menghampiri Louis dan Zenia...


" Wah.. Kau sudah datang, mana hadiahnya Louis"


Tanya sahabat Louis yang mengadakan pesta tersebut.


"Sam, Aku tidak membawa apa pun selain diriku"


jawab Louis singkat lalu memeluk Zenia ia tau Sahabatnya itu meski berbicara kepada namun tatapannya menuju ke Arah istrinya.


"Siapa Wanita cantik....??? ini Louis, apa hadiah ku kesinikan pilihan mu benar-benar sangat cantik aku sangat berterima kasih kalau begitu"


Ucap Sam hendak mengambil Zenia dari Louis namun segera di tepis Oleh louis dan meratapnya tajam.

__ADS_1


Louis sangat kesal mendengar ucapan sahabatnya itu..


" Di Istriku.. Jangan menyentuhnya atau kau mati"


Ucap louis Marah.


"Ah.. Maaf sekali. Kukira.."


Dengan terbatah-batah Sam mengaruk kepalanya karena Louis yang menatapnya tajam seakan akan membunuhnya sekarang juga karena sempat salah sangka.


"Honey.. Kau tunggu aku sebentar ada yang ingin ke katakan kepadanya"


Louis lepas pelukan lalu menarik Sam ke belakang gedung dan meninggalkan Zenia yang berdiri sendiri di kerumunan Para tamu.


Zenia yang di tinggal mencari tempat untuk Istirahat karena merasa lelah berdiri terus.


" wah.. Siapa ini mau jadi cinderella lagi malam ini, mana suamimu kenapa kau sendirian, Ditinggal pergi kasihan sekali kau.."


Rufella tiba-tiba menghampiri Zenia yang duduk sembil menikmati beberapa hidangan.


Zenia berdecih kesal..


"Hei... Apa yang kau katakan, aku iri dengan mu tidak mungkin"


Refella memalingkan wajahnya sombong.


Zenia berdiri dan tiba-tiba tanpa sengaja ia menodai gaun Rufella dengan krim kue yang di pegangannya tadi.


" Ups... Sorry tidak sengaja"


Ucap Zenia pura-pura menyesal dan tersenyum licik.


" Kau.. "


Geram Rufella hendak membalas perbuatan Zenia namun dengan cepat Zenia menjulurka kakinya hingga membuatnya tersungkur di lantai.

__ADS_1


Mereka menjadi pusat perhatian Zenia ketika banyak orang yang mengerumuni mereka, Zenia pura-pura menangis agar semua orang tampak iba dengannya.


"Ruf Apa salahku sehingga kau ingin robek gaunku"


Ucap zenia sedih.


"Hei.. Kaulah yang meyerangku terlebih dahulu Zen kenapa menyalahkanku"


Rufella kesal dengan Zenia yang berpura kepada semua orang lantas ia mendapat tatapan tidak suka dari mereka.


" Aku bagaimana bisa melakukannya.. Kau tega sekali menuduhku Ruf kita ini sepupu bukan"


Ucap Zenia semakin membuat orang yang mendengarnya merasa ibah.


Orang-orang memandang Rufella dengan tidak suka bahkan mencemooh secara sengaja hingga membuat Zenia merasa puas dan Rufella pergi dalam ke adan malu besar.


" Nona cantik dia sudah pergi jangan menangis lagi kami semua mempercayaimu"


Ujar seorang wanita tua memberikan sapu tangan untuk Zenia menghapus air matanya.


"Terimakasih Nyonya.. "


Zenia di bantu berjalan olehnya ka sudut ruangan untuk merapikan penampilannya yang sedikit berantakan.


" Hhahhahahha Kau Kalah Ruf masih mau melawanku ini pembalasan karena kau telah mengacaukan perusahaan"


Guman Zenia dalam hatinya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Tbc....!!! 😍😍😍😘😘😘


__ADS_2