My Devil Wife'S

My Devil Wife'S
"Overprotective Louis"


__ADS_3

Sepulangnya dari rumah sakit Zenia tidak bisa menantang keinginan dari Suaminya Louis ia harus istirahat selama beberapa agar kandungannya tetap stabil mengingat saat ia pingsan ia sangat kekurangan Vitamin dan juga cairan. Sedangkan Louis sendiri sudah mengabari Kakek Zein agar Zenia di ganti sementara oleh orang lain untuk mengurus Perusahaannya.


"Honey.. Kau mau makan apa..?"


Tanya Louis memegan tangan Istrinya, lalu ia mengusap perut datar Zenia.


Zenia menggeleng lemah, rasanya ia sangat ingin keluar mencari udara segar tapi Louis tidak mengizinkannya sama sekali.


Louis mengusap kening Zenia lalu membaringkan tubuh istrinya.


"Baiklah Honey, tidurlah aku akan selalu di sampingmu jika kau menginginkan sesuatu, pinta saja kepadaku.. "


"Aku mau mandi"


Ucap Zenia bangun kembali hendak mengambil handuk dan pakaian tidurnya.


"Biar aku saja Honey, jangan bergerak tetaplah duduk disana"


Louis kembali mendudukkan Zenia di atas ranjang ia tidak ingin istrinya kelelahan, jadi ia harus mengurus segala keperluan dan kebutuhan dari Zenia agar Kandungan Istri tidak mendapat masalah.


Louis menjadi repot sendiri ia sendirilah yang memandikan Zenia ia tidak membiarkan Zenia untuk mandi sendirian, Zenia hanya bisa pasrah ia harus mengikuti apapun keinginan Louis atau ia akan mendapati sisi cerewet dari Suaminya itu yang semakin membuatnya pusing.


Sehabis membersihkan diri Zenia kembali ke tempat tidur dengan bantuan Louis..


"Selamat malam Honey mimpi indah"


Ujar Louis mengecup pelan bibir Manis Istrinya, ia harus menahan hasratnya ia tidak akan memaksa Istrinya lagi untuk melayaninya hingga waktu istirahat sudah selesai.


***


Paginya Louis hendak bekerja ia sudah meminta sepuluh orang pelayan untuk menjaga Zenia dan membantu semua kebutuhannya.


"Zenia sayang.. Aku pergi dulu, secepatnya aku akan kembali pulang dan jangan banyak bergerak mintalah para pelayan pribadi yang sudah ku siapkan jika kau menginginkan sesuatu ok"


Ujar Louis memasang dasi dan jas kerjanya, ia mempunyai pekerjaan yang penting tidak bisa di tinggalkan sama sekali ia dengan terpaksa harus meninggalkan Istrinya di rumah.


"Iya Louis.. Pergilah"

__ADS_1


"jangan banyak gerak"


Zenia yang hendak berdiri mengantar Louis hingga depan pintu kaget dengan ucapan Louis yang melarangnya untuk bergerak, Zenia memutar bola mata malas kenapa sih ia harus mempunyai suami yang overprotective seperti Louis ini bergerak saja di larang.


Pada Akhirnya Zenia kembali berbaring lagi padahal ia sudah sangat lelah berbaring terus sepanjang hari rasanya selalu badannya sangat kaku jika tidak olahraga dalam waktu yang cukup lama.


"Sampai jumpa Honey, I Love you"


Louis melangkah keluar pintu melambaikan tangannya keluar dari kamar.


- Louis sudah pergi dari rumah, Zenia tersenyum senang akhirnya Suaminya sudah tidak berada di sampingnya jadi ia akan bebas bergerak kemana saja.


Zenia melebarkan senyuman menuju dapur untuk membuat beberapa makanan yang diinginkan olehnya dan juga janin yang berada di perutnya.


"Lallallaallalalalalla"


"Lalallalalallalalallalala"


Zenia bersenandung sendiri di dapur para pelayan yang di berikan oleh Louis sudah ia perintahkan untuk membelikan semua keperluannya, sebenarnya ia hanya beralasan ia tidak ingin di ganggu lagi oleh siapapun..


"Honey.. Apa yang kau lakukan di dapur.."


Teriak seseorang membuat Zenia menoleh ke arah orang itu.


"Sial.. "


Umpatnya ia tidak menyangka Louis akan kembali secepat ini baru satu jam kepergian suaminya sudah kembali lagi, dan sialnya ia kepergok sedang bejoget-joget hendak duduk dan menyatap makanan...


Zenia berusaha tersenyum semanis mungkin agar kekesalan dari Louis dapat redah..


"Sudah kembali, duduklah ayo makan bersama aku sudah sangat lapar"


Ajak Zenia agar Louis tidak marah kepadanya.


"Louis sayang mari makan bersama, si kecil ingin papanya yang menyuapinya makanan"


Ujar Zenia beralasan bagaimanapun ia haruslah membujuk Louis.

__ADS_1


Mesti sedang kesal Louis tetap mendekati Istrinya dan menyuapinya dengan perlahan, Jika permintaan dari anaknya yang belum lahir Louis akan melakukan apa saja.


"Zenia sayang dimana para pelayan kenapa kau sendirian"


Louis bertanya karena tidak melihat satupun pelayan yang sudah di berikan untuk menjaga istrinya.


"Oh.. Mereka tadi aku memintanya untuk berbelanja"


Jawab Zenia mengunyah makanannya.


Louis sudah selesai dengan kegiatannya yang menyuapi Zenia ia mengajak Istrinya untuk kembali ke kamar, ia tidak akan lagi pernah mau meninggalkan Zenia sendirian di rumah.


"Louis aku sangat lelah berbaring terus, aku mau keluar jalan-jalan"


Pinta Zenia mengedip-gedipkan kedua matanya.


Louis menggeleng dengan Cepat Ia tidak akan mengizinkan hal itu, nanti jika sudah waktunya Louis akan mengajak Istrinya kemanapun yang Zenia inginkan..


"Nanti saja Yah.. Kau harus istirahat dulu"


louis langsung mengangkat Zenia dan membaringkan di atas ranjang.


"ah.. Kau menyebalkan Louis"


Zenia akhirnya sudah habis kesabaran, ia terpaksa tidur lagi dan lagi.


.


.


.


.


.


Tbc...!!!

__ADS_1


__ADS_2