
Senin 08:00 pagi, Gedung Tray Cell
Victoria datang bersama asistennya dan dua pengawalnya yang bertugas menyetir mobil. Di dalam mobil, Victoria melihat sudah ada tiga mobil yang terpakir di depannya.
"Joaquim?" ucap Victoria.
"Tumben, kenapa dia datang pagi?" lanjut Berta.
Mereka kemudian turun dari mobil, menaiki beberapa anak tangga dan masuk ke dalam Gedung.
Petugas Resepsionis menyambut kedatangannya seperti biasa, ia kemudian mengatakan sudah ada orang yang menunggu kedatangan Ibu Victoria.
Di kursi lobby yang panjang orang-orang berjas hitam dan topinya langsung berdiri memberi salam kepada Victoria.
"Selamat Pagi, Madam?" ucap orang itu yang menunduk sambil melepas topinya.
"Kalian siapa?" tanya Victoria.
Mereka tidak mengerti bahasa jerman, asisten Joaquim yang ada disana kemudian menjelaskan artinya.
"Saya adalah adik kandung dari Direktur, sekaligus wakil direktur perusahaan Cynthium" ujarnya.
Victoria merasakan suasana yang aneh dari kehadiran mereka yang secara tiba-tiba. Namun ia tetap bersikap tenang menyembunyikan rasa kecurigaan itu.
"Oh begitu, mari kita berbicara di ruang rapat saya" jawab Victoria.
Tujuh orang itu kemudian ikut melangkah bersama Victoria di belakangnya.
- Ruang rapat.
__ADS_1
Semua orang sudah duduk di atas kursinya masing-masing. Victoria duduk saling berhadapan dengan Wakil Direktur tersebut di meja yang berbentuk lonjong memanjang.
Wakil Direktur yang mengaku adik kandung Joaquim itu memperkenalkan namanya di depan Victoria. Dia bernama Martinez, yang ditugaskan untuk mengirimkan surat pesan dari Joaquim, terkait masalah dokumen, dan juga kedua kontrak perusahaan.
Asistennya membawakan sebuah koper hitam, ia membukanya di atas meja lalu mengambil isinya. Itu adalah sebuah amplop besar yang bewarna coklat yang kemudian diserahkan kepada Berta.
Victoria membuka amplop itu, lalu mulai membaca setiap lembarannya. Disana tertulis jika Cynthium tidak ingin hanya menjadi supporter yang menonton dari luar lapangan, mereka ingin ikut andil dan saling terbuka untuk kedua belah pihak.
Di lembaran berikutnya juga tertulis jika Tray Cell telah berhasil menciptakan sebuah monster. Itu secara tidak langsung telah melanggar hukum kemanusiaan dan termasuk ilegal. Oleh karena itu, mereka meminta sebaiknya menjalin kerjasama ke negara setempat secara internal agar kegiatan malpraktek itu tidak tersebar ke seluruh dunia.
Dan seandainya perusahaan Tray Cell tidak sanggup melakukan semua itu, perusahaan Cynthium akan membayar semuanya untuk membersihkan nama mereka.
Setelah membaca semua isinya, Victoria mendapatkan beberapa kejanggalan. Ia merasa semua ini sangat tiba-tiba, dan juga sangat berbalik dengan pernyataan kontrak Joaquim sebelumnya.
Oleh karena itu Victoria mencoba masuk ke dalam ritme mereka, karena ia tahu perusahaan Cynthium kemungkinan telah mengalami konflik internal. Saat ini tujuan Victoria sudah hampir mendekati garis finish. Ia lebih memutuskan untuk menyelesaikan tujuannya dari pada harus terlibat konflik mereka.
Itulah sebabnya ia lebih memilih memberikan Project Fantasma sebagai tanggung jawab utama perusahaan Cynthium. Dengan begitu peran Tray Cell hanya akan menjadi seorang support dalam penelitian lanjutan.
Tanpa ada mengeluarkan pertanyaan mencurigakan, Victoria berpura-pura menyetujui perubahan kontrak tersebut dengan saling bersalaman sebagai bukti kesepakatan bersama.
Perusahaan Cynthium sudah membawa banyak karyawannya untuk bekerja, mereka ditugaskan untuk meneliti Fantasma-09 tersebut lalu merisetnya. Begitu pun dengan Victoria, ia dengan secara diam-diam membuat Formula untuk membunuh Fantasma tersebut.
Akan tetapi di tengah rencananya itu, Cynthium malah mendapatkan penemuan baru atas risetnya. Mereka mengatakan jika darah Fantasma yang bewarna hitam memiliki sel yang berlipat ganda. Victoria pun merasa dirinya telah tertinggal satu langkah oleh mereka.
- Dua Minggu kemudian
Victoria berhasil membuat serum Anti-Genetik versi ke 2. Ia menamainya dengan kode ; NeAr-Oscillation TP:C30 (New Arrangement Oscillation) Type Project Cyan ke 30.
Serum ini nantinya akan bekerja meningkatkan regenerasi sel di dalam tubuh, memakan sel mati, meningkatkan pertumbuhan sel darah putih serta memperkuat saraf gelombang otak belakang manusia. Ia menyimpan ini sebagai aset berharganya yang akan ia kembali kembangkan saat ia akan mendirikan perusahaan baru di Jerman.
Dan dalam dua minggu itu Victoria juga berusaha keras menyempurnakan sebuah serum untuk membunuh Fantasma tersebut. Dia menuliskan kode palsu, agar Cynthium tidak mencurigainya.
Keesokan harinya Victoria datang pagi-pagi ke Laboratorium A untuk membunuh Fantasma itu dengan serum Fx-003. Akan tetapi ketika ia ingin melakukan niatnya tersebut, dirinya lebih dahulu kepergok oleh enam orang pekerja Cynthium yang bekerja lembur disana.
__ADS_1
Secara keadaan itu menimbulkan banyak pertanyaan di kepala mereka masing-masing. Victoria mencoba membohongi mereka, ia mengatakan sudah tidak tidur satu malam hanya untuk menyempurnakan serum tersebut dan tak sabar untuk segera mengujinya.
Sayangnya rencana Victoria sepertinya gagal, dikarenakan Cynthium telah berhasil lebih dahulu menciptakan serum miliknya untuk membuat sel ganda yang ada di dalam tubuh Fantasma. Namun, demi menghormati kerja keras Victoria mereka meminta serum itu untuk di teliti dan di kembangkan lagi. Merasa tersinggung, Victoria langsung pergi meninggalkan tempat itu tanpa memberikan serum miliknya.
- Satu Bulan kemudian
Victoria masih melanjutkan perannya sebagai partner kerja dalam kontrak dua perusahaan.
Di dalam rapat pertemuan, Ia pun kembali di kejutkan dengan Cynthium yang telah berhasil menemukan dua type serum. Yang pertama, serum untuk berfotosintesis dan yang kedua sebuah serum yang nantinya berguna untuk mengendalikan para Fantasma itu.
Mereka meminta Victoria untuk melakukan uji coba itu secara langsung di ruang Fotosintesis yang ada di ruang bawah tanah. Percobaan itu 100% berhasil, mereka menyebut Fantasma dari hasil fotosintesis tersebut dengan nama Cadavier.
- Malam hari di rumah (Villa) keluarga Victoria.
Seluruh karyawan yang tinggal di kediaman itu terlihat ketakutan mendengar keributan yang terjadi di kamar majikannya. Tidak ada seorang pun yang berani masuk untuk menenangkannya.
Di dalam kamar Victoria mengamuk, melampiaskan segala amarahnya dengan menghancurkan berbagai macam benda-benda terkecuali lukisan yang bergambar keluarganya.
Ia merasa terkekang dan tertekan atas penemuannya sendiri, di tambah lagi orang-orang Cynthium itu selalu satu langkah di depannya. Kemarahannya pun semakin tak terbendung karena mereka sudah seenaknya memberikan nama untuk Niira dengan sebutan U-MxFantasma yang artinya (Persilangan Gadis Hantu). Ia pun langsung merobek-robek dokumen itu seperti orang gila.
Victoria yang lelah dan merasa puas melampiaskan amarahnya, tergeletak di atas karpet lantainya. Nafasnya terlihat kecapean, wajahnya bercucuran keringat, bayang-bayang orang itu selalu muncul di awangnya.
"Madam... ?" ucapnya menyadari sesuatu.
Victoria menyadari kemungkinan ada seorang mata-mata dari luar yang bekerja dengannya. Victoria mencoba memicingkan matanya dan mencari-cari bayangan dari penghianat itu.
...
"Oi! Victoria, kenapa kau tidur disini?"
"Eng (Vistor)?"
"Victoria!! adik ku yang galak, bangunlah~"
__ADS_1
Victoria membuka matanya, dan ia sedang terbaring di taman yang seperti ada di lukisan itu.
Bersambung...