Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
104. Berita Kejatuhan Ufuk Barat


__ADS_3

"Wen Chun keparat!! " Pria menawan itu menggeram, energi spiritual dan aura membunuh yang sangat kuat terlepas dari tubuh nya. 


Dengan hanya melihat sekilas pria tampan yang di panggil dengan sebutan 'tuan' oleh Paman Lan itu sudah tahu siapa gerangan yang mencelakai pemuda yang tengah sekarat ini. 


" Dimana tua bangka itu? " Pria itu bertanya dengan suara yang bergetar


".... Tewas! " Alang menjawab dengan suara yang nyata mengandung kecemasan. 



"Kau bilang apa? " Suara Pria itu melunak


"Wen Chun tewas! " Alang menjelaskan


"Ssi siapa yang melakukannya? "  Pria itu syok mendengar penuturan Alang. 


"....... Bocah itu,, " Alang sendiri tidak tahu bagaimana cara menjelaskan nya, 



"Bocah ini? " Pria tampan menawan itu  sampai terjatuh dari posisi jongkok nya, sehingga pantat nya membentur lantai


"Lalu,, —- kenapa kalian tidak mengobati pemuda jenius ini? " Suara Pria itu mulai meninggi lagi, 


"...... "


Hening


"Maaf kan saya yang lemah ini senior,, saya tidak mampu… " Raja Obat yang sedari tadi tidak bergerak menjatuhkan diri dan mulai menangis.


"Kau… siapa,, apa aku mengenal mu? " Pria tampan dan menawan itu menggaruk kepala nya yang tidak gatal, dia tampak berpikir keras, 


Seseorang berlari naik dari lantai dua, suara langkahnya yang menapak berat di anak tangga, membuat Pria itu mengalihkan pandangan dan mengabaikan Raja Obat, 


Subjek yang berlari menaiki tangga itu tidak lain adalah Xiao Tian, langkahnya terpaku tepat dilantai ketiga saat mata nya membentur tubuh Xiao Ahnzi yang terbujur lemah, 


"Ahnzi'er… . " Suara Xiao Tian bergetar, ada genangan disudut mata nya ketika mantan Raja tersebut berjalan mendekat, bahkan Xiao Tian tidak sanggup menahan isak nya begitu tepat dihadapan Putra nya tersebut, 


"Raja obat,, sembuhkan dia,,, " Xiao Tian memohon pada pria yang masih dalam keadaan bersimpuh setelah mengakui ketidak mampuan nya dalam menangani keadaan Xiao Ahnzi.


“Aku tidak bisa” Raja Obat berkata,suara nya pelan bahkan nafasnya sesak saat mengucapkan kata kata itu.

__ADS_1


“Tidak Mungkin!” Xiao Tian tidak percaya ucapan Raja Obat.


“Dia terkena racun yang sama dengan mu, dia habis bertarung melawan Xiao Wen Chun”  Suara Raja Obat yang bergetar membuat semua orang ikut syok. 


Xiao Tian seperti di sambar petir di gendang telinga nya, lalu teringat saat terakhir dia dan istri nya mengalami luka parah yang membuatnya tidak ingat berapa lama kejadian itu sudah terjadi,


Tanpa sadar Xiao Tian mengusap tengkuknya, Memeriksa aliran darah dan energi spiritualnya, meski kondisi nya belum berada pada puncak seperti saat sebelum terluka, Xiao Tian yakin saat ini diri nya hampir terbebas sepenuhnya dari pengaruh racun Xiao Wen Chun. 


Hal ini jelas membuat Xiao Tian marah,


”apa maksudmu tua bangka?”.


Xiao Tian mencekik leher Raja Obat lalu memaksa nya berdiri,


Raja Obat yang tidak menyangka bakal diperlakukan se-kasar itu oleh sahabatnya jadi kesulitan bernapas, dengan begini bagaimana Raja Obat bisa memberikan penjelasan.


Beruntung Xiao Lu Metian bergerak mencegah hal yang lebih buruk terjadi


“Ayah,,”


sambil memegang lengan Xiao Tian, Xiao Lu Metian lalu menjelaskan


Xiao Tian tertegun, lalu menoleh, gadis yang memegang lengan nya ini adalah alasan perseteruan itu sampai meledak, Xiao Lu Metian, putri nya,


“Lu’er?”


Xiao Tian melepaskan cenkeraman nya pada leher Raja Obat lalu memeluk Putri nya,,


“dia itu adik mu Lu’er,,Xiao Ahnzi, kita harus menolong adik mu, hanya Tua Bangka ini yang mampu mengobati adikmu,,lihat,,Ayah sudah sembuh,,”


Xiao Tian masih tidak percaya Raja Obat tidak mau membantunya menyelamatkan Putra nya, mantan Raja Ufuk Barat itu bahkan menangis sekarang.


“Aku memang tidak berguna,,aku tidak mampu,,”


Raja Obat sendiri mulai merutuki diri nya sendiri mendengar keluh kesah Xiao Tian, dua sahabat ini telah melalui hidup mati bersama sama di masa lalu, bahkan Raja Obat sendiri sudah menganggap semua anak Xiao Tian sebagai anak nya sendiri, sekali lagi, Raja Obat merasa gelarnya sebagai Raja Obat adalah Gelar Kosong Belaka.


“Kalau Kau menaruh dendam kepada ku,kau bisa menagih pada ku secara langsung, jangan melibatkan anak-anak ku,” 


Ucapan Xiao Tian yang tajam membuat Raja Obat terperanjat dan langsung berdiri, emosi nya tersulut ucapan sentimentil Xiao Tian, 


Melihat situasi yang tidak kondusif ini Pria Tampan menawan segera buka Suara, 

__ADS_1


“Aku tidak peduli ada masalah apa di antara kalian, sekarang yang paling penting menyelamatkan bocah penerusku ini,”


suara nya yang disertai aliran energi spiritual membuat kedua Tua Bangka yang nyaris adu jotos itu mengurungkan niat masing masing,


“Kau Raja Obat, Bukan? Apa yang harus aku lakukan agar kau mau menyelamatkan nyawa bocah ini? Pertukaran seperti apa yang kau inginkan?” 


orang itu mencoba jalur negosiasi, jika ada yang mampu menyembuhkan Xiao Tian,siapa lagi selain Raja Obat.


“......”


“....kalian terlalu memandang tinggi gelar kosong ini,” Raja Obat menghembuskan nafas yang memenuhi dada nya,,lalu melanjutkan “,jika maksud senior siapa yang mengobati Xiao Tian,dia ini lah orang nya,,” Raja Obat menunjuk Xiao Ahnzi.


!


!


Xiao Lu Metian mengangguk mengiyakan, lalu berujar “ Ayah,Ibu dan Putra Mahkota di obati adik Ahnzi,,,”


Xiao Tian tentu saja terkejut,anak ini tidak henti henti nya memberikan kejutan,hati nya semakin tidak rela kehilangan Pangeran Ke Empat. 


*******


Berita kehancuran istana Ufuk barat menyebar dengan sangat cepat, bahkan belum genap satu hari, berita tersebut bahkan telah tersebar ke ujung selatan utara dan timur,


tidak terkecuali di Akademi Tianqi, murid murid yang tidak mengambil jatah Libur, ataupun yang baru kembali dari misi, semua nya membahas masalah tersebut, Para Tetua sedang berkumpul membahas berita besar tersebut, bagaimana pun hal ini akan membawa perubahan besar di daratan benua timur, entah itu baik atau pun mendatangkan kekacauan yang lebih besar, yang pasti Pihak Akademi turut terkena dampak nya, dengan begini setidaknya mereka akan di cap telah gagal menjaga perdamaian Benua daratan timur,


Diantara para murid yang berada di Akademi saat ini adalah Shu Liu Xin yang baru kembali tadi siang dari Pegunungan Raja Monster, kembali nya Shu Liu Xin dan si Sampah Ye Minghao sempat membuat geger Akademi Tianqi,tapi berita itu segera tertimbun peristiwa yang lebih besar,yaitu Hancurnya Kerajaan Ufuk Barat.


Dua Orang yang disebutkan diatas saat ini tampak sedang berbicara empat mata di dalam satu Ruangan, Ye Minghao dan Shu Liu Xin,


“Senior,,apa menurutmu berita itu bisa dipercaya kebenarannya?” Shu Liu Xin yang nampak berantakan mulai buka suara


“Nah,,,itu lah,,” Ye Minghao yang menjadi akrab dengan Shu Liu Xin setelah sama sama terkurung di dunia kecil selama lebih satu bulan menarik nafas dalam dalam sebelum melanjutkan kata kata nya, “semua nya sangat kebetulan”


“....” Shu Liu Xin memperbaiki duduk nya


“Semua nya sangat kebetulan,,aku tidak tahu apa yang akan dilakukan tua bangka sialan itu beserta kroco kroco nya untuk mengais informasi dari kita berempat,,” pandangan mata Ye Minghao menerawang,lalu pelan sekali suara nya seperti berbisik “beruntung berita kecancuran Kerajaan Ufuk Barat datang dan mengalihkan pikiran mereka”


Wajah Shu Liu Xin berubah, “apa maksudmu beruntung? Kau juga ingin hal itu terjadi?” 


“..... "

__ADS_1


__ADS_2