
Matahari pagi meluruhkan embun embun yang menggenang di daun dan rerumputan, Seorang Gadis yang menebarkan aroma wangi membuka mata nya sesaat setelah terdengar kokok ayam hutan dari tempat yang tidak terlalu jauh,,
Gadis itu baru saja akan meregangkan tubuh saat pandangan mata nya menangkap pemandangan seekor demonic beast Harimau Putih yang memiliki taring panjang seperti pedang.
kejadian sepanjang hari kemarin melintas cepat di benaknya, gadis ini telah menyaksikan sendiri betapa ganas dan beringas nya monster tersebut, tapi kini Pandangan mata makhluk itu tampak memelas, kesan buas nya telah lenyap entah apa yang terjadi.
Hal yang lebih mengejutkan adalah, di punggung Harimau Putih yang berbaring di tanah tanpa bergerak itu, seorang pemuda berambut putih tampak tidur dalam posisi menelungkup, kedua tangan anak muda itu memeluk leher binatang buas dibawahnya,
Sebuah pemandangan yang sewajarnya memancing tawa, tapi Xiao Lu Metian tidak berani untuk menertawai ke absurd an di depan mata nya, meski Harimau Putih itu menampakkan sikap yang bersahabat, tapi dengan pemuda yang kemungkinan adalah pemilik binatang ini XIao Lu Metian tidak punya gambaran sedikit pun.
“Nona,,,to long”
Sebuah suara yang terdengar lemah memaksa Xiao Lu Metian menoleh, terlihat seorang pemuda yang terbaring di tanah dalam keadaan lemas,
tatapan mata pemuda itu menyatakan permintaan tolong, di samping tubuh pemuda itu terdapat sebuah botol porselen yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan air minum.
Xiao Lu Metian mendekat, lalu memeriksa isi botol porselen,
Xiao Lu Metian tersentak, botol ini terasa cukup akrab tapi botol ini bukan miliknya., merasa tidak ada bau yang mencurigakan, Xiao Lu Metian langsung meminum cairan di dalam botol yang ternyata berisi air yang sangat segar, seakan air ini adalah air yang berasal dari tetes tetes embun yang di tampung langsung ke dalam botol.
“to … long,,,, minum”
pemuda itu kembali bersuara, rupanya orang itu tidak sanggup menggerakkan tangan nya untuk mengambil botol minuman yang diberikan pemuda berambut putih yang tidak lain Xiao Ahnzi ada nya.
Xiao Lu Metian membantu pemuda itu menuangkan air ke dalam mulutnya, pemuda tersebut menyampaikan ucapan terimakasih melalui tatapan mata, membuat Xiao Lu Metian tersenyum, senyum yang tulus,
Xiao Lu Metian lalu memberikan sebutir pil penyembuh, pemuda itu menelannya tanpa curiga, lalu memaksakan bibirnya untuk berkata “terima kasih No na Xiao “
“Kamu harus bermeditasi untuk membantu mempercepat reaksi pil penyembuh itu, aku akan berjaga di sini” Xiao Lu lalu berbalik, kembali memperhatikan pemuda berambut putih yang sedang tidur memeluk leher harimau putih.
“Siapa orang ini?”
“Kenapa harimau putih itu tampak sangat tertekan?”
__ADS_1
“Apa monster ini takut pada nya?”
“Bagaimana kalau orang ini berniat jahat?
“Apa aku melarikan diri saja? Tapi harimau putih itu tampak seperti minta tolong”
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
Banyak pertanyaan berkecamuk di benak Xiao Lu Metian, gadis itu lalu memeriksa inventory nya, beberapa lama kemudian Xiao Lu Metian yakin tidak ada benda yang hilang,
Di dalam tas penimpanannya terdapat sebuah cermin kecil yang selalu dia bawa, Xiao Lu Metian mengambil cermin kecil, lalu mulai memperbaiki riasannya.
Tapi Xiao Lu Metian terkejut, gadis itu sampai menahan nafas saat melihat bekas memerah di kedua belah pipi nya,
Xiao Lu Metian mengusap bagian merah di wajahnya itu, tidak terasa sakit,
“Apa ini?”
XIao Lu Metian mulai berpikir tentang hal hal buruk, tiba tiba saja ia merasakan keringat dingin mengalir di tulang punggungnya.
Xiao Lu Metian menghembuskan nafas lega saat tidak menemukan kejanggalan pada tubuhnya, dia benar benar khawatir telah di kerjai seseorang sewaktu tertidur semalaman.
Gadis ini menyadari, kadang ia tertidur seperti orang mati.
Pemuda yang belum lama ini diberi pil penyembuh oleh Xiao Lu Metian telah mampu bergerak, bahkan telah bisa duduk dalam posisi lotus, melihat kecemasan yang membayang di wajah Xiao Lu Metian, ditambah gerakan tangan gadis itu meraba raba tubuhnya, pemuda itu lalu berkata
“Nona tidak perlu khawatir,tidak ada hal buruk yang terjadi, anak muda yang sedang tidur di punggung Harimau Putih itu tidak melakukan apa apa,”
“........”
Xiao Lu Metian menatap pemuda itu dengan tajam, gestur nya meminta penjelasan.
Pemuda itu menelan ludah menyadari tatapan gadis yang terkenal emosional di depannya, lalu menceritakan kejadian yang terjadi semenjak kedatangan Pemuda berambut putih seperti salju,
__ADS_1
“Jadi Kau telah sadar sebelum orang asing itu datang?”
Pemuda dari utara itu mengangguk membenarkan,lalu berkata, “tapi aku tidak bisa bergerak dan bersuara,”
“Lalu apa lagi yang dilakukan orang asing itu?” Xiao Lu Metian mencoba menggali lebih dalam, gadis yang selalu menebarkan aroma wangi ini berpikir mungkin dia bisa mencari petunjuk tentang siapa sebenarnya orang asing yang masih tidur memeluk leher harimau putih.
“Oh ya,, aku belum tahu siapa namamu,,” Xiao Lu Metian mencoba tersenyum, tapi sikapnya yang tidak jauh berbeda dari pangeran ke empat, membuat senyum itu lebih mirip seringai yang tidak sedap dipandang.
Pemuda dari wilayah utara itu bahkan berulang ulang harus menelan ludah, rasa nya napas nya tersangkut di tenggorokan melihat perubahan pada sikap Xiao Lu Metian,
setelah merasa baikan pemuda itu berkata “nama ku Shu Liu Xin, pemuda asing itu berkali kali mencoba membangunkan Nona Xiao Lu Metian,,,”
“Bukankah terlalu gelap,,bagaimana kau begitu yakin? ,orang itu hanya menepuk pelan di pipiku? Bisa saja dia…memegang bagian lain tubuh ku” Xiao Lu Metian sinis.
“Tidak, aku bisa bersaksi, orang asing itu tidak melakukan hal hal seperti itu, malam memang sangat gelap, tapi pemuda berambut putih itu memiliki sumber cahaya berupa api berwarna biru yang melayang di udara, cahaya nya membuat tempat ini cukup terang waktu itu”
“..........”
Shu Liu Xin melanjutkan “bahkan seperti nya orang itu sangat mengenal Nona, sekali aku dengar dia memanggil ‘Kakak’ kepada nona sambil memberi tepukan di pipi nona”
“Apa?”
Xiao Lu Metian tidak percaya ada yang menggunakan kata Kakak kepada seorang gadis cantik seperti diri nya, Xiao Lu Metian sangat penasaran sekarang.
Putri tunggal Raja Xiao Tian itu lalu berpaling dan mencoba meneliti lebih jauh wajah pemuda yang tidur sampai mengeluarkan iler nya di punggung Harimau Putih, melupakan pemuda dari wilayah utara yang mengaku memiliki marga Shu itu. Xiao Lu Metian bahkan tidak mendengarkan lagi keterangan Shu Liu Xin,
Shu Liu Xin yang di abaikan tidak mempermasalahkan sikap sang gadis, walau terkenal introvert, bukan berarti orang orang dari utara tidak mengetahui apa apa diluar lingkungan mereka sendiri, bahkan mereka memiliki pengetahuan yang lebih mendalam untuk setiap masalah yang muncul maupun terpendam di kawasan Akademi Tianqi.
Shu Liu Xin jelas telah mengetahui persis bagaimana sikap Xiao Lu Metian. Pemuda itu lebih memilih meditasi untuk menyembuhkan diri dibanding mempermasalahkan hal kecil begitu.
Di lain sisi, Xiao Lu Metian mencoba mengingat ciri ciri pemuda yang tampak lebih muda dibanding Shu Liu Xin, tapi seingatnya , Xiao Lu Metian belum pernah bertemu pemuda berambut putih ini, wajah pemuda itu memang seperti sangat akrab di ingatannya,tapi siapa?
Tiba tiba saja Harimau Putih bertaring Pedang yang semula menopang dagu nya dengan kedua tangan mengangkat kepala, bahkan muncul sikap buas nya kembali, lalu makhluk yang memiliki panjang tubuh lebih dari dua meter itu mulai menggeram menatap pada satu arah.
__ADS_1
Xiao Lu Metian bersiap, gelagat nya Binatang ini mengendus kehadiran kultivator atau mungkin juga demonic beast lain yang sedang mendekat. Kejadian satu hari yang lalu masih membekas di ingatannya, kedatangan Shu Liu Xin tempo hari juga lebih dulu diketahui Harimau Putih ini.