
Shhhuuut
Shhhuuut
Suara senjata rahasia yang mengincar Xiao Ahnzi membelah udara,
Xiao Ahnzi dengan penerapan teknik pernapasan angin sengaja menunggu kedatangan senjata itu,
beberapa sentimeter senjata rahasia itu mencapai sasaran, tiba tiba arahnya berubah.
pada waktu yang sangat tepat, Xiao Ahnzi membenturkan qi yang menyelimuti tubuhnya pada dua senjata rahasia yang mengincarnya.
Seorang pria memakai baju hitam, berdiri dalam jarak belasan meter di belakang Xiao Ahnzi. Pria itu yang barusan melemparkan senjata rahasia.
Musuh yang melemparkan senjata rahasia di buat tidak percaya, pengendalian nya terhadap senjata rahasia adalah di tingkat master, belum ada sejarahnya senjata senjata milik nya berbelok sebelum mengenai sasaran.
Tapi anak muda dengan mata yang se-hitam malam berbintang itu telah membuat sejarah baru. rekor tak pernah gagal nya di patahkan pemuda berambut seperti gundukan salju itu.
Dengan gelap mata, Pria itu melemparkan kembali lima senjata rahasia miliknya,
Xiao Ahnzi menyeringai melihat orang yang baru saja membokong nya. Tampak sekali Pria itu merasa jerih saat ini.
Xiao Ahnzi tidak lagi membenturkan qi, senjata rahasia yang dapat di deteksi apalagi dapat dilihat langsung datang nya, bukan lagi menjadi senjata rahasia.
Melihat lawannya tidak menghindar, Pria berpakaian hitam hitam itu bersorak dalam hati nya. Anak muda itu pasti mati.
Pria berpakaian hitam hitam itu tiba tiba saja merasa kepala nya jadi nanar, bagaimana tidak, senjata senjata itu kembali kehilangan keseimbangan dalam waktu sepersekian detik.
Xiao Ahnzi hanya menggunakan olah langkah, senjata senjata itu di hindari dengan cara yang sulit untuk di terima akal sehat.
Xiao Ahnzi berkedip, senjata rahasia itu tiba tiba berbalik mengincar tuan nya sendiri. Bahkan dengan kecepatan tiga kali lebih cepat,,
Pria berpakaian hitam hitam tergeragap, sudah tidak cukup waktu untuk menhindar, lagian seorang ahli senjata rahasia jarang sekali belajar bagaimana menghindari senjata nya sendiri, jadi bagaimana mungkin dapat menghindar??
Suuttt.
Lima senjata rahasia saling tumpang tindih mengincar beberapa titik di tubuh pria berpakaian hitam hitam.
Dua senjata rahasia berupa pisau sepanjang satu jari menusuk mantap di bahu kiri kanan.
Dua Pisau kecil lain menancap tepat di pangkal leher sebelah kiri dan sebelah kanan,
Satu pisau terakhir, entah bagaimana kisah nya, melenceng jauh ke ************.
Jeritan Pria tua itu seakan mampu memecah gendang telinga. Musuhnya kali ini sungguh orang yang mengerikan, dia akan terima jika harus mati, tapi tampak sekali semua serangan itu dibuat mengenai tempat tempat yang membuat rasa sakit tidak tertahankan.
Pria itu kejang kejang, darah menyembur dari semua luka, juga dari mulutnya. Senjata nya jelas saja mengandung racun. Lebih lima menit waktu yang harus di lalui orang itu sebelum ajal nya tiba.
keberadaan Xiao Ahnzi jelas telah ter ekspos karena jeritan menyayat hati orang berpakaian hitam hitam sebelumnya, tidak butuh lama beberapa orang sekte selaksa racun telah mengepung anak muda itu.
Xiao Ahnzi masih tampak dengan sebuah seringai di bibirnya, sikap nya sangat tenang, bahkan bagi sebagian orang sikap seperti itu terasa sangat merendahkan.
seringai kecil di bibir anak muda itu membuat orang orang sekte selaksa yang mengepung jadi bergidik,
Mereka adalah orang orang yang terbiasa berbuat kejam dan sadis, tapi sangat jarang bisa berbuat seperti yang di perbuat anak muda ini. Jadilah orang orang itu hanya bergerak memutar mengelilingi musuhnya.
__ADS_1
Xiao Ahnzi dalam gerakan yang cukup lambat, menarik belati dari cincin spasial, belati yang biasa digunakannya untuk memotong daging setiap kali memasak.
"bunuh!!" seorang pemuda yang mengepung memberi aba aba pada kawan kawannya.
Tiba tiba saja orang orang itu berhenti memutari Xiao Ahnzi, aroma racun menyeruak. tentu saja semua anggota sekte selaksa racun adalah pengguna racun.
tujuh pengeroyok itu memiliki senjata yang berbeda beda, tapi semua nya memancarkan aura bahaya yang mengiris hati.
Pedang,cambuk,pisau terbang, bahkan ada juga yang bertangan kosong. Dalam satu gerakan bersama semua serangan itu mengincar tubuh Xiao Ahnzi, siap untuk mencacah nya jadi potongan daging.
Xiao Ahnzi menerapkan teknik pernapasan petir, serangan yang datang seakan ditarik kedalam medan magnet.
Merasakan kekuatan serangan mereka seperti di sedot kedalam tubuh anak muda itu, wajah orang orang sekte selaksa racun menjadi pucat,
mereka jelas bukan orang orang pemula dalam bertarung, selama ini musuh musuh yang mereka hadapi selalu melakukan perlawan dengan membentengi diri menggunakan qi agar serangan dapat ditangkis atau di mentalkan. tapi ini...
Seakan musuh mereka lah yang memberikan diri untuk menerima serangan.dan tubuh mereka di paksa mendekat.
dalam kebingungan yang melanda para pengeroyok, kaki kaki Xiao Ahnzi mulai membuat gerakan memutar seperti gasing.
Orang orang sekte selaksa racun yang saat ini telah terseret kedalam jarak serang Xiao Ahnzi semakin pucat dan mulai kehilangan keseimbangan.
Binar mata Xiao Ahnzi telah berubah, seringainya semakin lebar,
Belati di tangannya mulai menunjukkan kebolehan dalam hal membelah dan memotong,
Tujuh orang anggota sekte selaksa racun merasa perih di bagian perut, ternyata saat tubuhnya berputar, belati di tangan Xiao Ahnzi mengincar bagian perut, dengan jarak yang sangat dekat, kesempatan mereka untuk menghindar jadi hilang.
Dengan serempak ke tujuh pengeroyok itu mengambil langkah mundur, sebelah tangan memegangi perut mereka yang ternyata sebagian isi nya menyembul keluar.
Xiao Ahnzi tidak berhenti sampai di sana, dengan sebuah lompatan yang sangat cepat, belati di tangannya telah membedah leher seorang anggota sekte selaksa racun lain yang tidak memegang senjata, senjata utama orang ini adalah kuku kuku pada jarinya yang hitam, jelas sekali kuku itu mengandung racun.
Lima orang yang mundur ke arah yang terpisah menelan ludah melihat cara anak muda di depannya ini menghabisi kawan mereka.
Orang orang itu merasa nyali mereka menguap seketika, terlebih lagi setiap orang saat ini dalam keadaan sebelah tangan yang masih memegangi perut agar isi nya tidak meluber keluar dari robekan yang di buat belati di tangan anak muda itu.
tampak sekali mata mereka menggambarkan rasa tidak percaya, kejadian nya hanya dalam waktu dua kali tarikan nafas, dalam dua kali tarikan napas dua kawan mereka tewas. Dan yang tersisa sama sama mengalami luka parah.
Xiao Ahnzi melirik satu persatu lawannya yang terus melangkah mundur,sebuah seringai jahat muncul lagi di sudut bibir nya.
"kalian mau lari?" Xiao Ahnzi bertanya dengan nada yang merendahkan.
Pertanyaan Xiao Ahnzi yang lebih kepada ejekan itu membuat orang orang ini menggemeretakkan gigi. Harga diri mereka di injak injak seorang anak kecil.
Seorang lelaki yang memakai pedang sebagai senjata mengeluarkan sebuah benda bulat kecil dari balik pakaiannya, secepat kilat benda itu di lemparkan ke arah Xiao Ahnzi.
Booomm
Sebuah ledakan mengguncang tempat itu, asap hitam yang tebal dengan bau amis segera memenuhi udara.
Xiao Ahnzi merasa telinga nya berdengung, ledakan itu membuat tubuhnya tersurut beberapa langkah,
Nafas nya terasa sesak, bau amis dari kabut asap hitam itu menandakan racun ganas di dalam nya,
Dantian lubang hitam langsung bereaksi, kurang dari dua detik racun ganas yang sempat terhirup telah di murnikan,
__ADS_1
Xiao Ahnzi meradang, dengan satu sentakan kuat, tubuh anak muda itu telah melayang mengincar anggota sekte selaksa racun yang sempat mengepungnya.
Akkhhh
Akhhkkhh
suara jeritan menggema dari dalam asap hitam, semua orang yang sedang bertarung sempat tertegun dan menolehkan kepala ke sumber jeritan yang benar benar menyayat hati itu, tapi asap hitam itu tidak memberi kesempatan bagi siapa pun untuk menyaksikan apa yang tengah terjadi di dalamnya.
Mo Xiang Jin yang tengah menggempur Mok Liong menyeringai melihat gumpalan asap hitam.
Bagi nya, siapapun yang berada di dalam gumpalan asap hitam itu tidak lagi punya jalan selamat.
Melihat musuh sedikit teralihkan, Mok Liong tidak membiarkan kesempatan terbuang sia sia. Sebuah tinju mematikan menghantam dada Mo Xiang Jin.
Mo Xiang Jin tidak sempat mengelak, dada nya yang di gedor keras membuat orang tua itu muntah darah,
walau begitu, nasib malang juga menimpa Mok Liong, racun ganas menyebar bersama darah yang dimuntahkan Mo Xiang Jin.
Saking bahagia berhasil memasukkan satu serangan ke dada Mo Xiang Jin, lelaki dengan tubuh di penuhi tato itu tertawa keras,sedikit kesalahannya membuatnya menghirup udara beracun.
Dalam sekejap paru paru Mok Liong mengering, nafas nya langsung putus.
Di lain sisi, Mo Xiang Jin jatuh bertumpu pada lututnya. Wajah nya mengelam melihat jasad Mok Liong yang tewas dalam keadaan mulut terbuka lebar, kentara sekali orang itu mati dalam keadaan berusaha bernapas.
bertepatan dengan itu, sebuah benda kembali melesat keluar dari jurang kematian.
Swoooossshh
Sebuah cahaya berwarna emas menelan kegelapan jurang kematian, semua orang yang sedang bertarung lagi lagi di paksa untuk memalingkan pandangan dari musuhnya.
Sebuah armour berwarna perak bercampur emas berputar putar dalam kegelapan
Orang orang dari sekte sayap emas yang selama huru hara terjadi masih menahan diri sebagai penonton tanpa komando langsung menghambur berusaha mendapat kan benda tingkat tinggi tersebut.
Sekarang semua orang telah terjun ke gelanggang.tidak ada lagi yang bisa menahan diri hanya sebagai penonton.
Mo Xiang Jin menggeram, "Anjing anjing keparat!! Jangan pernah bermimpi!"
Orang tua ahli racun itu segera meledakkan energi di dalam tubuhnya. seni bela diri puncak telah di gunakan, Pria tua itu mendesis..
"hujan racun darah!!"
Seketika jurang kematian yang tidak tersentuh cahaya matahari, keadaan yang selalu temaram berubah menjadi gelap gulita, tidak ada petir, tidak ada angin, tapi semua orang di dalam kegelapan itu merasakan titik titik air mulai jatuh mengenai ubun ubun, demi sedetik kemudian titik titik air itu telah membasahi seluruh tubuh.
Rasa perih mulai menyerang lapisan kulit, semua orang seperti paduan suara, kompak menjerit. Jeritan menjadi lolongan setelah beberapa detik....
Lalu hening!!
Penebas dan kawan kawan yang dari awal pecahnya pertempuran tidak beranjak dari tempat mereka bertarung, bermuka murung mendengar lolongan kematian dari arah jurang.
Mereka beruntung, kalau saja si Beruang tidak mendengar seruan Xiao Ahnzi sebelum nya untuk dapat menahan diri, mereka pasti telah pindah ke alam bawah bersama orang orang yang berada di dalam sana.
Kemudian dari dalam jurang kematian terdengar suara tertawa yang mengiris hati. Mo Xiang Jin memegang armour berkilauan di tangannya.
Orang tua berhati iblis itu telah memenangkan hadiah utama, meninggalkan puluhan jasad yang tidak lagi dapat di kenali, suasana mencekam memenuhi jurang kematian,
__ADS_1
Mo Xiang Jin berbalik, lalu meninggalkan jurang kematian. menuju sekte selaksa racun.