
Xiao Ahnzi telah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk meneliti keadaan danau,
telah lebih dua jam anak muda ini menunggu tumpangan untuk menyeberang,
anak muda ini memprediksi akan ada satu atau dua ekor demonic beast tipe terbang melintasi danau,
Tapi selama waktu itu, benar benar tidak ada satu makhluk pun yang melintasi danau, telah ratusan demonic beast terbang yang melintas, tapi tidak satupun diantara demonic beast itu
berani mendekati perairan,
hal ini sangat aneh, jiwa petualang nya meronta ronta untuk memasuki danau, tapi Xiao Ahnzi sedang berpacu dengan waktu, dia harus segera menemukan keberadaan Xiao Lu Metian,
Akhir nya Xiao Ahnzi terpaksa menggunakan cara yang pertama kali digunakannya saat memasuki wilayah pegunungan Raja Monster, teknik mata ketiga dan portal pusaran energi pemindah.
“ sangat aneh, sekian lama di wilayah perburuan Naga dan Phoenix ini, tapi aku belum bertemu satu orang pun,,,aku tidak salah tempat, bukan?” Xiao Ahnzi tidak habis pikir,
Wilayah Pegunungan Raja Monster ternyata sangat luas, telah satu jam Xiao Ahnzi menggunakan teknik teleportasi,
metode pencarian yang di lakukan Xiao Ahnzi mengalami sedikit perubahan, jika dari awal sampai menemukan danau yang tidak dapat dilewati, Xiao Ahnzi hanya bergerak ke Utara, pencarian nya terbatas pada wilayah dua kilo meter, sekarang anak muda itu mencari berputar putar, dalam metode kali ini Xiao Ahnzi dapat memindai secara menyeluruh wilayah disekitarnya,
Karena menurut pikiran Xiao Ahnzi, bisa saja Xiao Lu Metian berada pada wilayah yang tidak dilaluinya sebelumnya, bahkan anak muda itu kembali ke titik awal kemunculannya di Pegunungan Raja Monster,
Xiao Ahnzi dapat membayangkan jika orang lain yang dikirim ayahnya untuk menjemput Kakaknya Xiao Lu Metian, bahkan jika orang tersebut memiliki keahlian pedang terbang, orang itu tidak akan sanggup melakukan pencarian lebih cepat dibanding yang dilakukan Xiao Ahnzi,
Padahal anggapan itu muncul hanya atas ketidak tahuan Xiao Ahnzi sendiri, anak muda ini tidak tahu, bahwa murid murid Akademi telah dibekali petunjuk petunjuk tempat yang akan mereka lalui untuk menuju Istana kuno tempat pertarungan Naga dan Phoenix.
Terlebih,, anak muda ini bergerak terlalu cepat dan sembrono, Raja Xiao Tian,Ayahnya berencana memberikan petunjuk petunjuk mengenai lokasi perburuan Naga dan Phoenix saat mereka sampai di tempat Xiao Jin Tian dirawat.hanya saja Pangeran ke Empat tidak pernah tahu…
Dengan metode yang sama berulang ulang, tanpa disadari, Pangeran ke empat telah berada sangat jauh dari tempat Xiao Lu Metian berada,
Pangeran Ke Empat bergerak menjauh dari Danau yang merupakan salah satu petunjuk bagi murid murid akademi Tianqi agar dapat mencapai Reruntuhan Kuno,Istana Naga dan Phoenix.
Pangeran Ke empat sekarang berada di bagian terluar lokasi perburuan Naga dan Phoenix,
di depannya jalan telah terhalang sebuah array yang sangat kuat, array ini lah yang mencegah demonic beast keluar dari kungkungan wilayah perburuan Naga dan Phoenix, sekaligus mencegah siapapun yang ingin masuk ke wilayah berbahaya ini.
Xiao Ahnzi berpikir logis, ini merupakan batas pencariannya. Xiao Lu Metian tidak mungkin melewati batas yang telah dibuat oleh orang orang kuat ini. Bahkan Xiao Ahnzi yakin,tidak seorang pun dari tetua Akademi yang mampu membobol array tersebut.
Xiao Ahnzi kembali ke titik Pohon yang menjulur ke dalam danau, portal nya bisa kemana pun selama ia mengingat lokasi yang akan di tuju nya.
__ADS_1
Xiao Ahnzi belum menyerah, matahari telah mulai jatuh ke titik terbenamnya, senja telah di penghujung, sebentar lagi malam akan menguasai dunia.
Xiao Ahnzi menyusuri pinggir danau, masih menggunakan teknik mata ketiga dan pusaran teleportasi,
Sebenarnya Xiao Ahnzi telah bertemu cukup banyak demonic beast kuat selama melakukan pencarian, hanya saja anak muda itu segera berpindah ke tempat lain saat tidak menemukan Xiao Lu Metian disana, bahkan sebelum Para demonic beast itu menyadari keberadaannya.
malam benar benar jadi sangat buruk untuk berada di alam yang dipenuhi monster mengerikan ini, tapi juga mendatangkan keuntungan untuk Xiao Ahnzi,
jika sebelum nya Xiao AHnzi hanya mengandal kan teknik mata ketiga untuk melihat sejauh dua kilo meter, sekarang anak muda ini diberikan kemudahan, samar samar Xiao Ahnzi dapat melihat cahaya api di kejauhan,
Pangeran ke empat menggunakan teknik mata ketiga untuk memindai lokasi sejauh dua kilo meter mendekati sumbar cahaya api, sekarang dia memiliki tujuan yang jelas.
Tubuh Xiao Ahnzi muncul di tempat yang menjadi batas penglihatan teknik mata ketiga, mengulangi lagi cara yang sama, hingga akhirnya teknik mata ketiga dapat melihat apa yang ada disekitar sumber cahaya.
“Ahhh,,, kenapa baru sekarang???” anak muda itu malah jengkel setelah pencarian nya terhadap Xiao Lu Metian nampak akan memberikan hasil,
sumber cahaya yang di tuju Xiao Ahnzi memang berasal dari pembakaran, puluhan orang tampak mengelilingi api unggun, meski tidak ada tenda atau semacamnya untuk berlindung, tapi dapat ditebak, orang orang ini sengaja berkumpul di tempat ini untuk melewati malam bersama sama.
Bahkan orang orang ini memasang segel pelindung, menjaga lokasi mereka tetap steril dari binatang buas, yang mencakup daerah seluas seratus meter disekeliling mereka.
Xiao Ahnzi telah diberitahu mengenai pihak pihak yang kemungkinan akan mengincar Xiao Lu Metian,
Perlahan Xiao Ahnzi mendekat, kali ini Pangeran ke Empat tidak menggunakan pusaran pemindah, pusaran energi itu bisa saja membuat orang orang ini mengetahui kehadirannya.
Xiao Ahnzi menerapkan teknik pernapasan angin, dengan begini dia dapat bergerak cepat,dan kehadirannya juga tersamarkan,
dalam waktu yang singkat, Xiao Ahnzi telah mencapai batas penghalang yang di pasang sekumpulan orang yang mengelilingi api unggun.
Pangeran Ke empat mempelajari sejenak penghalang itu,
“ohh,,sederhana sekali, bahkan jika kera dungu yang aku temui tadi siang datang kesini, dalam satu pukulan pasti dapat menghancurkan penghalang kalian!!
Xiao Ahnzi merasa sedikit kecewa dengan murid murid akademi Tianqi. Dia berharap sesuatu yang lebih dari pada ini.
penghalang itu tidak di hancurkan, Xiao Ahnzi hanya sedikit mengutak atik, merubah sementara simbol penyusunnya, lalu melangkah masuk tanpa ada yang menyadari.
Padahal penghalang yang dimiliki murid akademi ini sebenarnya termasuk pusaka tingkat tinggi, ketua Akademi sendiri yang merupakan seorang master simbol terhebat di Daratan Benua Timur yang membuatnya,
mungkin beliau akan langsung muntah darah bila mendengar kata kata yang diucapkan Xiao Ahnzi barusan,
__ADS_1
Xiao Ahnzi sangat tertolong dengan penghalang yang di pasang murid murid Akademi ini,
betapa percaya diri nya mereka, hingga tidak ada satupun yang ditugaskan sebagai penjaga,
orang orang ini begitu yakin dengan perisai penghalang ini,bahkan mereka percaya,seekor nyamuk pun tidak akan menerobos masuk ke dalam penghalang tanpa sepengetahuan mereka,
hanya saja,,Xiao Ahnzi bukan nyamuk, anak muda ini bahkan telah memilih tempat terbaik untuk mengambil semua informasi.
Pangeran ke empat datang ke tempat yang tepat, meski tidak mengenal langsung orang orang yang mengelilingi api unggun, tapi percakapan diantara mereka membuat Xiao Anzi tahu, orang orang ini bagian dari pihak yang mengincar Xiao Lu Metian.
Didekat api unggun, Seorang Pemuda bertubuh kekar dengan kulit kecoklatan tampak mendominasi, otot otot pada tubuhnya tampak menonjol, dan arogansi nya bahkan terpancar kuat meski tidak melakukan suatu gerakan apa pun,
Orang ini lah yang menempati posisi teratas peringkat kuat di kalangan murid Akademi Tianqi tiga tahun terakhir, Xiao Khong Chun.
Selain itu, di tempat ini sebenarnya juga bergabung peringkat dua dan tiga murid terbaik akademi Tianqi,
Peringkat kedua terbaik di tempati oleh Qin Shi dari wilayah timur, sedangkan posisi ketiga selama tiga tahun terakhir dimiliki oleh Wan Hao Zhong dari wilayah Barat,
hanya kelompok utara yang tidak turut bergabung di dalam kelompok Xiao Khong Chun.
Selain itu tampak juga disisi Xiao Khong Chun, tangan kanan nya, Xiao Chen,
tubuh orang itu tampak di penuhi balutan perban, Xiao Ahnzi menebak, orang ini baru saja bertemu lawan yang kuat,
Xiao Ahnzi memasang telinga, orang orang itu sudah memulai pembicaraan, Xiao Ahnzi butuh informasi untuk menyusun rencana selanjutnya.
“ Aku sudah mengetahui persembunyian Xiao Lu Metian,gadis itu tidak sendirian. Dia memang bersama orang orang dari utara seperti yang kita duga sebelumnya, aku dan anak anak bahkan nyaris berhasil membunuh gadis ****** itu." Xiao Chen menelan ludah, lalu melanjutkan
" Hanya saja,, gadis itu mendapat pertolongan dari orang orang utara yang menguasai teknik pengendalian hewan buas, tamer itu bahkan memiliki kemampuan mengendalikan Harimau Putih bertaring Pedang,"
Xiao Chen kembali menelan ludah, lalu dengan suara bergetar melanjutkan
"semua bawahan ku tidak ada yang selamat dari binatang buas itu, aku beruntung masih bisa melarikan diri,,, kultivator dari utara itu tidak bisa di anggap remeh,,,” Xiao Chen meringis seperti menahan perih yang sangat dari luka luka nya.
Pengakuan Xiao Chen jelas membuat suasana jadi gaduh, meski mereka telah memprediksi gadis itu akan merapat ke pihak utara,,berita tentang Tamer, itu jelas di luar dugaan siapa pun.
Keberadaan Tamer atau pengendali binatang, selama ini hanya sekedar gosip, tidak pernah ada saksi mata untuk setiap kejadian yang selalu di hubung hubungkan dengan orang orang dari wilayah utara itu.
Sontak terdengar suara bising saling bisik di dalam kerumunan, orang orang ini seakan dipaksa percaya setelah melihat luka luka yang di derita Xiao Chen, orang orang ini beranggapan, walau Xiao Lu Metian berada pada peringkat kesepuluh dari daftar terkuat, tidak mungkin gadis itu seorang diri bisa membabat habis belasan orang yang dibawa Xiao Chen.
__ADS_1
Suara kasak kusuk itu terdengar riuh rendah sampai ke pohon tempat Xiao Ahnzi mengintai. Keterangan ini membuat Pangeran ke empat bersorak di dalam hati, ” Xiao Lu Masih Hidup!!!”