Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
099.Seseorang dibalik layar


__ADS_3

Pasca insiden penyerangan klan Xiao, Xiao Wen Chun membawa keluar semua pengikutnya,Xiao Khong Chun juga turut dalam rombongan kecil tersebut. Sementara itu sebagian kecil anggota klan Xiao yang muak terhadap arogansi kakek tua tersebut memilih tinggal dan bersiap menanti hukuman kerajaan ufuk barat.


beberapa hari setelah Xiao Wen Chun meninggalkan kediaman klan Xiao, seorang yang tidak diketahui jenis kelamin nya mendatangi pemukiman yang setengahnya telah rata dengan tanah,


Tanpa menjelaskan apa apa orang asing yang memakai caping itu menghabisi nyawa semua anggota klan Xiao yang tidak mengikuti Xiao Wen Chun.


Orang yang sama,yang saat ini berdiri angkuh di hadapan dua orang lelaki berbeda usia yang kepala kedua nya nampak dibentur benturkan ke lantai, terdengar suara yang ambigu


"tuan sungguh kecewa dengan tua bangka seperti mu!"


"maafkan kami tuan,,maafkan kami,ampuni kami,," suara pria tua yang terdengar bergetar dan seperti orang yang akan segera menangis. Sementara subjek disebelahnya tampak tidak bergerak dalam posisi kening masih menyentuh lantai batu kasar.


"tuan sangat ingin kalian semua mati saat ini juga." suara nya tetap datar dan tanpa nada.


"ampuni kami tuan,,," pria tua itu mengangkat sedikit kepala nya,tampak wajahnya yang berlumuran darah,tapi masih bisa dikenali, orang ini adalah Xiao Wen Chun ada nya, dengan demikian dapat ditebak lelaki muda disebelahnya pasti adalah Xiao Khong Chun.


"hmp.." orang bertopi caping itu mendengus sebelum kaki nya menginjak bagian tengkuk Xiao Khong Chun,memaksa pemuda itu memuntahkan darah segar dari mulutnya. Lalu orang itu melanjutkan


" tapi tuan memberikan kalian satu kesempatan terakhir, habisi Xiao Tian dan seluruh keturunan nya."


"terimakasih tuan, saya berjanji akan menyelesaikan tugas ini dengan baik," Xiao Wen Chun Melihat jalan selamat walau hanya sekilas.


"angsa hitam putih ikut bersama kalian!"


dua bayangan lalu melesat keluar dari balik jubah orang asing tersebut, perlahan dua bayangan itu membentuk wujud manusia yang juga sulit untuk di identifikasi jantan atau betina nya, hiasan wajahnya seperti hantu gantung. Wajahnya dipenuhi tepung.


"terimakasih atas kemurahan hati tuan" Xiao Wen Chun kembali membenturkan keningnya ke lantai.

__ADS_1


Perlahan subjek yang tertutupi topi caping itu menghilang dari pandangan menyisakan aroma jasmin memenuhi udara.


Xiao Wen Chun baru berani mengangkat kepala nya saat aroma jasmin itu tidak lagi tercium di udara.


Sementara dua angsa hitam putih tidak bersuara menunggu patriark klan Xiao itu mengambil langkah selanjutnya.


"Khong Chun,, mari kita habisi Xiao Tian dan Keturunannya!" pria tua itu berkata tegas dan percaya diri, "bantuan dua angsa hitam putih sudah lebih dari cukup jika pria dengan pedang melengkung itu kembali ikut campur."


Pria dengan pedang melengkung yang dimaksud Xiao Wen Chun pasti nya adalah Paman Lan, guru Pangwran Ke Empat,sang penjaga lantai ketiga Perpustakaan Kerajaan Ufuk Barat.


Hari itu juga Xiao Wen Chun bersama lima ratus orang klan Xiao yang swtia dibawah kekuatan nya bergerak menuju istana Ufuk Barat.


********


"Seandainya buah itu masih ada,,," Suara Raja Obat menggantung


“.....”


“......”


Tidak ada yang bersuara ,orang orang ini menganggap Xiao Ahnzi begitu terpukul dengan keadaan ayah ibu dan kakak tertua nya, Raja Obat sendiri sudah mengaku tidak dapat menyelamatkan mereka bertiga, hanya mampu menunda kematian,, siapa lagi yang lebih baik dari Raja Obat? Jadi lebih baik memberikan waktu yang tersisa untuk si bungsu.


Hanya Xiao Lu Metian yang masih menyimpan sedikit harapan karena mendengar ucapan adik bungsunya, dia tahu si bungsu ini penuh kejutan yang dia sendiri tidak akan pernah mempercayainya jika bukan karena melihat dengan mata kepala nya sendiri. Tapi apa benar subjek ini lebih hebat dari raja Obat?


Xiao Ahnzi tidak peduli dengan keraguan dan pikiran orang orang ini, Xiao Ahnzi sudah menemukan cara untuk menghilangkan Racun yang menggerogoti setiap persendian dan sumsum tulang ibu nya, tubuh Permaisuri Ling adalah tubuh yang istimewa, selama ini Xiao Ahnzi tidak pernah tahu keistimewaan tubuh ibu nya, beruntung pangeran ke empat memiliki teknik mata ketiga sehingga tidak salah langkah dalam pengobatan yang akan diberikannya,


Karena tubuh Permaisuri Ling yang sangat berbeda dari kultivator lainnya, Xiao Ahnzi tidak bisa melakukan cara yang menurutnya paling menyenangkan dalam mengobati orang lain, 

__ADS_1


Raja Obat membiarkan saja ketika anak muda berambut putih itu mendekati tubuh permaisuri Ling Xue yang terbaring lemah, pikirnya Xiao Ahnzi hanya ingin menemani orang tua nya di saat saat terakhir kehidupan mereka, tapi Pria Tua itu mulai berkeringat dingin saat si anak muda membuat Tubuh yang mulai kurus itu dalam posisi duduk,


“Jangan lakukan macam macam! Kau hanya akan mempercepat kematiannya!”


Raja Obat baru akan beranjak mendekat ketika Xiao Lu Metian menahan tangannya.


“Percaya pada nya” 


“.......”


“.......”


Tidak hanya Raja Obat, bahkan semua pasang Telinga yang mendengar ucapan Xiao Lu Metian tidak percaya Gadis keras kepala itu akan berkata begitu. Tapi anggukan kepala Xiao Lu Metian meyakinkan orang orang tersebut bahwa mereka tidak salah dengar. 


Raja Obat duduk kembali pada kursi tempat dimana selama hampir sebulan ini pria tua tersebut melakukan segala hal.


Xiao Ahnzi mengarahkan fokus nya menggunakan teknik mata ketiga, lalu mulai melakukan gerakan gerakan terukur dan tepat menyentuh titik titik akupuntur di tubuh Permaisuri Ling Xue,


“....” Raja Obat terbelalak mata nya melihat bagaimana anak muda itu melakukannya,


“Tidak mungkin! seharusnya dia membutuhkan jarum untuk melakukan itu, tapi apa itu? Qi yang dipadatkan? Darimana anak setan ini mempelajari pengendalian seperti itu?” Raja Obat jelas mengerti apa yang tengah dilakukan Xiao Ahnzi,yang tidak dia sangka adalah cara yang dipakai anak muda itu terlalu luar biasa. Bahkan orang yang menyandang Gelar Raja Obat saja tidak mampu melakukannya, 


seperti yang dilakukan Xiao Ahnzi,Raja Obat juga telah menggunakan metode Tusuk Akupuntur dalam usaha melenyapkan Racun yang menggerogoti sumsum tulang permaisuri Ling Xue. hanya saja Jenis Racun ini sudah sangat langka keberadaannya di dunia, pengobatannya harus mengunakan perpaduan Jarum Panas dan dingin dengan sempurna. Tidak boleh ada kesalahan sekecil apa pun. 


“Darimana bocah ini berasal?apa benar dia anak Xiao Tian sialan ini?” Raja Obat mengusap keringat yang menetes di dahi nya, Xiao Ahnzi melakukan apa yang tidak bisa dia lakukan sebelumnya,bahkan dengan sangat sempurna,bahkan Raja Obat mampu melihat jarum qi panas dingin milik anak muda itu menguras sel sel yang terkontaminasi, “benar benar pengendalian qi yang luar biasa! Apa dia anak yang memakan buah surgawi ku tempo hari?”anak yang ku anggap tidak berguna itu?”


Xiao Ahnzi telah selesai dengan pengobatan pertama untuk ibu nya,setelah ini dia hanya perlu meracik beberapa pil untuk kesembuhan total dari efek racun. Tapi itu bisa menunggu, ayah dan kakaknya juga butuh pertolongan cepat.

__ADS_1


Ketika Xiao Ahnzi beranjak setelah membaringkan tubuh Permaisuri Ling Xue terlebih dahulu, Raja Obat memeriksa kembali keadaan nya, Pria Tua ini tidak dapat meyakini pandangan mata nya,dia ingin memastikan sendiri kondisi pasiennya pasca ditangani orang lain. 


__ADS_2