
Dibawah cahaya bulan sabit, Perwujudan Demonic Beast Rubah Api Berekor Tiga itu terus memperhatikan subjek yang menggunakan pedang terbang beberapa meter di depannya,
Subjek tersebut tampak tidak memiliki keraguan dan sangat mengenal jalur terbangnya, bahkan selama perjalanan ini tidak satu pun Demonic Beast tipe terbang yang menghalangi jalur orang tua tersebut, yang ada makhluk makhluk penguasa udara tersebut seperti sengaja mengiring dari jarak yang cukup jauh,
Begitu lanskap di depannya mengalami perubahan lagi, Alang, atau subjek yang di panggil dengan sebutan Paman Lan itu terbang semakin rendah dan akhirnya berhenti di sebuah lembah yang dipenuhi kabut, meski malam telah lama menyelimuti bumi, Alang masih mengenali lembah di depannya dengan baik,
Xu Lian yang menggunakan karpet terbang milik Xiao Ho Dong, sepanjang perjalanan selain sibuk mengagumi pria tua tersebut, juga memanfaatkan waktu nya untuk memulihkan diri dari luka luka nya, begitu mendekati bibir lembah Alang sengaja menunggu pemuda tinggi kurus tersebut,
“Mulai dari sini, ikuti langkahku jika kau ingin selamat” suara pria setengah baya itu masih dalam dan berat,
“Baik” Xu Lian menjawab dengan suara yang ditekan serendah mungkin, jujur saja sekarang dia merasakan kengerian yang dalam melihat hamparan kabut putih dibawah cahaya bulan di depan mata nya.
Alang berjalan di depan dengan menggendong tubuh Xiao Ahnzi di depan dada memakai kedua tangannya, dibelakangnya Xu Lian mengikuti sejarak satu langkah,
“Apa pun yang kau lihat,,abaikan!” Alang kembali mengingatkan
Insting binatang buas Xu Lian menangkap banyak bahaya disekitarnya, didalam pekatnya kabut bahkan terdengar suara suara yang membuat bulu kuduk berdiri, wajah Xu Lian pucat pasi, keringat membasahi punggungnya,
“apa dia membawa tuan muda ke neraka?”
Xu Lian masih mengikuti langkah Alang, entah ilusi atau itu nyata, sebenarnya dari tadi demonic beast rubah api itu merasa diri nya menginjak sesuatu yang bergerak menggeliat dan permukaannya terasa licin,
Barulah saat didepan nya terdapat cahaya obor, Xu Lian dapat bernafas sedikit lega, sekarang dia tahu saat ini mereka sedang berjalan memasuki sebuah lorong yang di dinding dinding nya tertanam obor sebagai penerangan.
Tapi ke lega an itu tidak berlangsung lama ketika telinga nya yang sensitif dapat mendengar deru angin yang tanpa putus dari arah depan,
Dengan hati yang berdebar debar Xu Lian mengekor langkah Paman Lan,
Benar saja, pemandangan di ujung lorong membuat Xu Lian bergidik, di depannya yang tampak hanya lah hamparan salju disertai badai yang bergulung gulung tanpa henti, bahkan Xu Lian melihat beberapa benda asing ikut berpilin di dalam pusaran badai tersebut.
Alang tidak berhenti di bibir lorong, lelaki tua itu langsung melangkah ketengah hamparan salju, Xu Lian sang demonic beast rubah api langsung menggigil kedinginan begitu badan nya sepenuhnya keluar dari lorong, bahkan ia merasa tubuh nya seperti akan di terbangkan badai salju tersebut,
Bagusnya kemampuan bertahan Xu Lian termasuk luar biasa, Alang yang menggendong Xiao Ahnzi berjalan menembus badai salju, perjalanan yang berat untuk Xu Lian yang terbiasa dengan udara dingin,
tidak lama sampai ketiga orang itu memasuki sebuah bangunan yang dinding dinding nya terbuat dari es.
Didalam bangunan ini keadaan Xu Lian sedikit lebih baik, badai salju tidak sampai ke dalam bangunan, meski dinginnya masih sama.
Alang lalu meletakkan jasad kaku Xiao Ahnzi di atas sebuah benda berbentuk meja berwarna hijau yang terbuat dari kristal es
__ADS_1
"Semoga saja tempat ini membuat penyebaran racun nya jadi lebih lambat" Suara Alang lebih kepada keluh kesah terdengar di telinga Xu Lian.
“Kau jaga Tuan Muda mu, aku akan mengunjungi suatu tempat untuk mencari sebuah kitab pengobatan,”
"....."
Alang melirik Xu Lian yang beberapa kali seperti ingin mengatakan sesuatu tapi selalu batal dikatakannya.
“......mn.. Tuan,,,” Xu Lian menelan ludahnya beberapa kali, yang akan dikatakannya benar benar ibarat menaruh sebilah pedang tajam di lehernya sendiri, tapi akhirnya Xu Lian harus memilih untuk mengatakannya, “sebenarnya,, Tuan Muda Xiao sendiri memiliki sebuah kitab pengobatan,,,”
!
“ meski tidak melihat sendiri bagaimana cara Tuan Muda mengobati Ayah dan ibu nya, saya yakin Tuan Muda Xiao mempelajari kitab tesebut,,”
“Dimana bocah itu menyimpan nya,,” Alang antusias, masih terbuka jalan untuk menyelamatkan murid nya.
“....” Xu Lian mengeleng,, “mungkin di …” Xu Lian menunjuk cincin yang melingkar di jari Xiao Ahnzi.
!
Wajah Alang berbah melihat pola pada Cincin yang melingkar di jari tengah Xiao Ahnzi, “ ini… “
Dari ekspresi Pria tua ini, Xu Lian menduga subjek tersebut mengenali cincin Tuan Muda Xiao nya, tapi Xu Lian tidak mengatakan apa apa,
“Anak ini benar benar dicintai langit,,bahkan ia dipertemukan dengan tua bangka pemilik Cincin Zhi Wu Yuan “*
\**botanical garden*/
*kebun tumbuhan*
“Meski yang kau ucapkan itu benar,, kita tidak akan bisa melakukan apa pun,, cincin ini tidak akan mengizinkan siapa pun menyentuhnya kecuali sang pemilik,” suara Alang terdengar sedikit putus asa.
“...Maksud saya yang satu nya,,” Xu Lian menunjuk cincin lain di jari manis Xiao Ahnzi,
“Cincin butut ini?,, “ Alang terkejut melihat cincin alakadarnya milik Xiao Ahnzi, yang mana cincin tersebut di minta paksa dari Xiao Mei Mei tempo hari,
“ tidak mungkin,,, anak ini benar benar bodoh bila menyimpan nya di cincin butut ini”
meski mulutnya berkata begitu, nyata nya Alang tetap memperhatikan cincin spasial pasaran yang melekat di jari Xiao Ahnzi, hati nya benar benar berharap Kitab yang dimiliki bocah itu adalah kitab yang akan di cari nya,
__ADS_1
Kristal es yang membungkus jasad Xiao Ahnzi mencair saat Alang atau Paman Lan mengarahkan jari nya ke jari tangan Xiao Ahnzi, dengan energi spiritualnya pria tua itu menyelidiki isi cincin penyimpanan tersebut,
!
tapi tidak berlangsung lama, bahkan Alang belum sempat melakukan apa apa,
Tidak di duga, Alang merasa energi spiritualnya disedot dengan cepat, membuat guru Pangeran ke Empat itu nyaris tersungkur, beruntung Alang menghentikan aliran energi spiritualnya sebelum ia lepas kendali,
Melihat Alang yang berwajah pucat dan nafasnya ngos ngosan, Xu Lian mengerutkan dahi, tengkuk nya terasa dingin,
” orang ini benar benar berbahaya, bahkan dalam keadaan sekarat begini masih memiliki perlindungan diri sehebat itu, bahkan Pria Tua ini,,, aku tidak yakin akan mampu bertahan lebih dari dua jurus jika harus berhadapan dengannya,, masih bisa dibikin terkejut”
“”Berapa lama kau mengikuti bocah ini?’ tiba tiba saja Alang bertanya kepada Xu Lian,
“Empat,, hmmm,,kurasa empat tahun,,,”
“Apa dia menyelesaikan perjalanannya?”
“Saya rasa sudah,,” Xu Lian tidak tahu perjalanan yang dimaksud pria tua di depannya, tapi terakhir kali Xiao Ahnzi membahas masalah pulang, kejadian itu sewaktu Tuan Muda Xiao nya berada di kota terapung. Xu Lian menilai dari karakternya Xiao Ahnzi bukanlah orang yang nyaman berada dirumah tapi lebih menyukai petualangan,
“...... mn…” Alang mengangguk puas,
“besar kemungkinan kitab tersebut benar benar berada ditangan bocah ini..”
Alang lalu memberi kode agar demonic beast rubah api itu mendekat,
Xu Lian sudah berdiri di samping meja kristal es berwarna hijau tersebut ketika Alang mulai memberi instruksi
“ kau alirkan energi spiritualmu, aku akan melepaskan cincin nya”
Xu Lian tidak membantah pemuda ceking itu langsung bersiap, tapi tiba tiba Alang menahan tangannya,
“Tunggu!”
Mata Alang lalu terpejam, pria tua itu menerima sebuah pesan bathin dari tuan nya,
“Apapun yang kau lakukan,jangan kembali ke Ufuk Barat, musuh Kuat menyerang! Selamatkan cucu ku!”
__ADS_1