
Makhluk berpendar seperti kupu kupu itu terbang menjauhi Xiao Ahnzi,
"Makhluk apa itu?" Xiao Ahnzi berdesis
Makhluk kecil dengan sinar berpendar dari tubuhnya itu berusaha menjauh sambil melepaskan sengatan sengatan Listrik.
"........"
Xiao Ahnzi berusaha mendekat, anak muda itu mengulurkan tangan memberi isyarat agar makhluk itu mendekat,
Zzztt..
Makhluk itu mengirimkan petir lagi, petir yang mengandung energi besar, gumpalan awan hitam sampai tersibak.
Xiao Ahnzi bergeming, selama berbulan bulan tubuhnya telah menerima sengatan sengatan petir Padang Petir Abadi, bahkan sel sel didalam tubuhnya telah mengandung unsur petir ini.
Makhluk itu tampak panik, berusaha terbang menjauh. bagaimana pun ini pertama kali nya makhluk berpendar ini bertemu manusia yang berani memasuki domain nya.
"ayo lah kesini,, yang mulia ini akan memperlakukanmu dengan sangat baik!" Xiao Ahnzi melayang mendekat masih dengan pose mengulurkan tangan.
Agaknya anak muda ini begitu percaya diri makhluk berpendar itu akan mengikuti keinginannya.
Tapi pada kenyataan nya, makhluk kecil dengan cahaya berpendar itu yang awal nya jinak seperti merpati, sekarang mulai menampakkan watak asli nya,
Xiao Ahnzi yang tidak pernah menduga keadaan akan berkembang sampai sejauh ini, sampai terhempas menabrak tanah dari ketinggian.
"hoek!!!!"
Xiao Ahnzi memuntahkan seteguk darah,
"ngajak Ribut!!" anak muda itu meninju tanah, rasa jengkel karena merasa dipermainkan makhluk kecil berpendar itu benar benar membuat dada nya sesak.
*
*
*
suatu tempat, tidak begitu jauh dari jurang kematian.
Sekte Selaksa racun.
Persinggungan jalan antara Xiao Ahnzi dan dua orang komplotan pengantar tempo hari, nyata nya tidak membuat surut kegiatan tidak manusia Sekte Pengguna Racun tersebut.
Malah hal itu sebenarnya membuat tindak tanduk mereka semakin menggila.
Bagaimana tidak, dari delapan orang anak yang mereka perlukan, saat itu hanya tersedia tujuh orang anak,
Hal itu semakin bertambah runyam setelah pada minggu minggu selanjutnya tidak ada pengiriman anak anak sebagai kelinci percobaan.
Tiga Orang yang pernah ter-endus keberadaannya oleh Xiao Ahnzi di bibir jurang kematian, tiga orang yang muncul dari rekayasa mata ke tiga Xiao Ahnzi adalah benar belaka, tiga orang itu akhirnya memperluas wilayah operasi mereka dengan langsung mendatangi kota Teluk Berkabung.
Tujuan utama orang orang itu tentu saja sang penghubung sekaligus pengantar.
__ADS_1
Tiga Orang dari Sekte Selaksa Racun yang tidak menemukan penghubung mereka di kota teluk berkabung, mengamuk tanpa ada yang bisa menghalangi.
Dalam satu kali serangan itu
Tiga Ratus orang penghuni Kota Teluk Berkabung menjadi korban, tiga ratus orang itu mati dengan kondisi yang teramat sulit untuk di tuliskan,
Orang orang sekte selaksa Racun adalah maniak pembunuhan, segala metode ter kejam dalam membunuh dan menyiksa di daratan ini semua nya berkumpul di sekte selaksa racun.
Itu semua tentu tidak terlepas dari latar belakang benua ini sendiri, benua tempat Xiao Ahnzi menjalankan misi latihannya ini adalah benua persimpangan, jika di dunia mu kamu pernah mendengar Singapore dan malaka, seperti itu lah gambaran sekilas tentang benua ini.
Di benua ini berkumpul orang orang dari segala penjuru, mulai dari yang bermata sipit dengan nama nama marga atau klan, sampai dengan orang orang berkulit hitam dengan rambut keriting, belum lagi penduduk asli benua ini. Komplit.
kembali pada kisah....
setelah kejadian penyerangan pertama terhadap kota teluk berkabung, Tiga Orang Sekte Selaksa Racun,
Yang Berbadan besar didalam rekayasa mata ketiga Xiao Ahnzi adalah seorang lelaki berkulit hitam legam, nama orang itu Burka, sedangkan dua temannya bernama Xuan Lei Ting dan Osasa.
Xuan Lei Ting adalah wanita yang melepaskan Kelabang berwarna merah menyala kedalam kereta.
Hari Burka menculik tiga orang Perempuan dewasa secara terang terangan, ironis nya, warga kota teluk berkabung, kali itu mengalami hal yang sama seperti yang di alami Xiao Ahnzi tempo hari, hari itu mereka terpaksa berbuat seperti tidak melihat kejadian istri istri mereka diculik ditengah keramaian.
Penyerangan terhadap kota teluk berkabung hanyalah sebuah awal, selepas itu,tidak ada lagi kota yang benar benar terlepas dari kekejaman sekte selaksa racun. Bahkan mereka telah menancapkan kuku kukunya sampai ke negeri paling ujung di timur.
*
*
*
Boooomm
Entah yang ke berapa kali Xiao Ahnzi terbanting dan terhempas akibat serangan makhluk kecil dengan cahaya berpendar itu.
Pengerahan teknik pernapasan angin membantu Xiao Ahnzi untuk bergerak cepat dan melayang, walaupun disebut awan, nyata nya awan hitam yang memuntahkan petir petir tak berkeputusan itu bahkan melayang sampai dua meter di atas permukaan tanah,
Bagi Xiao Ahnzi sendiri pertarungan menghadapi makhluk kecil dengan cahaya berpendar ini tak ubahnya pertarungan hidup mati.
Berkali kali anak muda ini terpaksa memuntahkan darah segar dari mulutnya.
Xiao Ahnzi sebenarnya melakukan beberapa kesalahan yang mendasar dalam melatih teknik pernapasan petir ini, bukan dari segi pelatihan,tapi dari armour yang dikenakannya sebelumnya,
Bahan baku armour itu sendiri adalah logam yang sangat kuat dan langka, tapi pada dasarnya semua logam adalah pengantar arus listrik.
Sifat logam yang mengantar energi listrik itu benar benar membuat tubuh Xiao Ahnzi sebagai daging panggang di dalam balutan armour itu. Sayangnya anak muda ini tidak pernah menyadari itu semua.
Walaupun begitu, anak muda ini terselamatkan berkat esensi air yang telah melekat ditubuhnya melalui latihan teknik pernapasan air.regenerasi tubuhnya memang luar biasa dan menakjubkan setelah memahami hakikat air sebagai sumber kehidupan.
Xiao Ahnzi kembali berusaha menangkap makhluk kecil berpendar itu, Xiao Ahnzi benar benar buntu, semua seni beladiri yang dipelajarinya ternyata tidak mampu mengatasi musuh kecilnya ini.
Setelah Berhari hari bertarung tanpa ada kemajuan,Xiao Ahnzi mulai merasa semua ini tidak dapat dilanjutkan. Xiao Ahnzi keluar dari padang petir abadi dengan wajah yang tertunduk dalam kekalahan.
Orang tua yang cuma berupa bayangan,yang selama ini menunggu di perbatasan padang petir abadi dan Padang Rembulan tidak menyangka anak muda didepannya ini akan pernah tampak begitu menyedihkan.
__ADS_1
"anak setan!! Kau.... Menelan kotoran?" orang tua itu sebenarnya ingin bersimpati, tapi kebiasaan bersama anak setan ini membuatnya seolah lupa bagaimana mengungkapkan rasa simpati. Jadi yang keluar dari mulutnya malahan kata kata penuh hinaan.
"..........."
"........."
Orang tua itu benar benar menyesal dengan kata kata yang keluar dari mulutnya, tapi penyesalan itu agaknya tidak lagi diperlukan setelah menerima jawaban anak muda di depannya.
"tua bangka!! Bagian mana dari pangeran ini menurutmu yang se menyedihkan itu? Kau jangan meng ada ada."
Anak muda itu seperti mendapat pencerahan, langkahnya yang semula hampir meninggalkan padang petir abadi segera kembali ke arah dia bertarung dengan makhluk berpendar.
Sebuah seringai masih sempat terlihat disudut bibirnya saat anak setan itu membalikkan tubuh.
"menelan!!??"
"tentu saja!!! Hahaha" suara tawa membahana disela sambaran petir padang petir abadi.
Kali ini Xiao Ahnzi tidak lagi akan berusaha menyerang makhluk kecil itu, anak muda itu memutuskan untuk menyerap sebanyak mungkin energi spiritual di dalam wilayah padang petir abadi, kalau perlu sampai kering. Begitu tekadnya.
Di sisi lain, makhluk kecil berpendar yang melihat musuh besarnya kembali, jadi semakin liar, tidak ada lagi kesan jinak jinak merpati seperti awal pertemuan mereka dulu.
Hujan Petir dengan kekuatan berkali lipat dari keadaan normal menghantam Xiao Ahnzi, hantaman yang terus menerus tak berkesudahan. Tapi anak muda itu bergeming.
Xiao Ahnzi telah larut dalam meditasi, menyerap sebanyak banyak nya qi dari padang petir abadi. Ia mencoba membanjiri dantian lubang hitam dengan qi.
Xiao Ahnzi tidak lagi peduli dengan apa apa, bahkan makhluk berpendar itu beberapa kali menabrakkan tubuhnya ke anak muda itu, anak muda itu tetap fokus.
Dua minggu menyerap qi secara gila gilaan, benar benar berdampak terhadap padang petir abadi, sambaran petir mulai berkurang drastis.
sampai akhirnya yang diserap dantian lubang hitam adalah energi yang terpancar dari makhluk berpendar itu sendiri,
Makhluk kecil dengan energi besar itu mulai panik merasakan kebocoran energi ditubuhnya.
Tapi semakin berusaha melarikan diri,semakin keras daya hisap yang keluar dari tubuh Xiao Ahnzi.
Hingga akhirnya makhluk itu benar benar merasa mustahil untuk melarikan diri,
dalam rasa putus asa,pendar di tubuhnya mulai melemah, akhurnya makhluk kecil itu menyerahkan diri,
Xiao Ahnzi benar benar membuat dantian lubang hitam berhasil 'menelan' makhluk itu.
Dantian lubang hitam mengalami fluktuasi, energi yang berhasil diserap kali ini beserta sumber energinya benar benar tak terkatakan besarnya. Dua kali dantian lubang hitam mengalami goncangan, itu sepertinya kenaikan level praktik,
Setelah berhasil menelan makhluk berpendar itu,Xiao Ahnzi mencoba melihat kedalam dirinya,kedalam dantian lubang hitam,,
Itu bukan lagi lubang hitam yang kelam seperti tanpa dasar, tapi didalam lubang itu sekarang ada kilatan kilatan petir.
dan hal yang paling menggembirakan ada lah, resonansi antara kedua nya benar benar menciptakan sebuah kekuatan baru di tubuh Xiao Ahnzi.
Xiao Ahnzi membuka mata dengan binar yang terang di matanya yang seperti langit malam berbintang itu.
"sekte selaksa racun,, aku datang menagih hutang!!"
__ADS_1