
Xiao Ahnzi yang membawa Ratu Ular yang asli dengan cara mengendongnya di depan mulai melangkah keluar dari lorong, She Annchi siRatu Ular muda mengikuti di belakang,karena tidak mmungkin berjalan berdampingan di lorong yang cuma cukup di lewati satu orang.
Xiao Ahnzi lalu memasuki lorong lain yang telah di masuki nya sebelum nya, tidak terdapat satu jebakan apapun di sepanjang lorong yang dipiih Xiao Ahnzi, di ujung lorong tersebut juga tidak ada hal hal menarik perhatian, tidak ada pola pada lantai, kosong. Dan buntu
“Dimana jalan keluarnya?” She Annchi sudah berdiri dengan mengapit lengan anak muda itu di samping tubuhnya, gadis itu menyelidik seluruh ruangan dengan pandangan mata nya,
Xiao Ahnzi tidak memberi jawaban,tapi langsung melangkah ke arah satu satu nya benda di dalam ruangan, sebelumnya memang tidak ada benda apa apa di ruangan ini, tapi pada satu ruangan lain Xiao Ahnzi menemukan sebuah lukisan setinggi hampir dua meter dengan pemandangan air terjun, tapi tidak ada hal unik yang menarik perhatiannya pada lukisan tersebut, hanya saja ketika teringat janji nya untuk mencari jalan keluar kepada She Annchi, pemuda itu terpikirkan jalan keluar yang tidak akan membuatnya kerepotan mencari, Xiao Ahnzi menempatkan pusaran energinya pada lukisan,dengan sedikit trik pusaran energi tersebut tidak akan bisa dilihat oleh orang lain.
“Lukisan itu jalan keluarnya” Xiao Ahnzi menoleh setelah setengah jalan memberitahu gadis yang menggelayut manja di lengannya.
“........” She Anci menatap dalam bola mata hitam si anak muda,tapi tidak mengucapkan apa apa, langkahnya terus mengiringi Langkah Xiao Ahnzi.
Tubuh ketiga orang itu seperti akan menabrak lukisan asal jadi setinggi dua meter tersebut, tidak lama tubuh ke tiga nya masuk kedalam Lukisan dan saat ini di hadapan Xiao Ahnzi tampak tirai besar yang terbuat dari air terjun,suara air yang jatuh ke dalam telaga setinggi lima puluh meter dibawah sana tidak pernah putus terdengar.
“Pemilik tempat aneh itu memiliki pilhan yang cukup bagus untuk jalan keluarnya.” komentar She Annchi.
“Mn…”
“Kau Ini Kenapa?” akhirnya She Ancchi tidak tahan lagi dengan sikap si anak muda yang tiba tiba berubah dingin semenjak kembali dari mencari jalan keluar dari tempat yang disebutnya aneh itu,
“.......” Xiao Ahnzi
“Hmmpp!” gadis itu melepaskan rangkulan pada lengan Xiao Ahnzi dan berpaling,seperti nya merajuk.
“Aisshh bisa gawat,,aku bisa kehilangan keperjakaan bila menuruti gadis ini” Xiao Ahnzi ngeri dengan sikap She Annchi.
“Ayo kembali ke rumah mu,,,” Xiao Ahnzi
__ADS_1
Berkata datar.
Perjalanan menuju ke istana Ular memakan waktu setengah hari, Xiao Ahnzi mulai mengumpulkan informasi informasi penting seputar pegunungan Raja Monster bagian terdalam ini.
She Annchi pada kenyataan nya memanglah Ratu yang tidak kompeten seperti yang di singgung Xiao Ahnzi tempo hari, pengetahuan nya terlalu cetek untuk ukuran penghuni asli pegunungan Raja Monster, gadis itu menyarankan Xiao Ahnzi dapat bersabar dan menunggu Ibu nya, Ratu Ular yang sebenarnya siuman dan meminta petunjuk setelah wanita itu pulih kondisi nya.
Xiao Ahnzi manggut manggut, sepertinya tidak memiliki pilihan lain, Gadis ular itu jadi sangat bersemangat dan menempel makin erat pada sang pemuda, bahkan Xiao Ahnzi di tempat kan pada kamar khusus yang posisi nya bersebelahan dengan kamar putri ular tersebut.
Xiao Ahnzi menghembuskan nafas lega ketika gadis itu akhirnya keluar dari kamarnya,
"Huffftt benar benar horror,,bahkan aku tidak diberi kesempatan bernafas, untung saja ular ku masih bisa di kendalikan, tidak terbayangkan ular yang mulia ini tidur di lobang sembarangan."
Xiao Ahnzi mengunci pintu, lalu melangkah ke arah ruang bersekat kecil, di dalamnya tampak sebuah gentong air yang terisi penuh, pemuda kita benar benar gerah setelah berjalan setengah harian dan menggendong Ratu Ular, setelah itu semua ternyata harus dilanjutkan lagi dengan setengah hari lain nya meladeni tingkah nakal Putri Ular, saat ini yang ada di pikiran nya adalah mandi dan menyegarkan diri.
lebih satu jam Xiao Ahnzi berendam di dalam gentong yang di jadikan bak mandi, air nya yang dingin membuat Xiao Ahnzi betah berlama lama, disamping alasan lain tentu nya,
jenis tulisan dan bahasa yang di tuliskan di dalam kitab masih asing bagi Xiao Ajnzi, tapi untungnya tidak hanya tulisan,di dalamnya juga dimuat gambar gambar yang bisa di mengerti oleh anak muda itu,juga sebagian simbol yang cukup di mengerti Xiao Ahnzi.
secara garis besar Xiao Ahnzi menyimpulkan kitab tersebut bukan kitab beladiri, tapi lebih ke arah mekanisme pembangunan dan tata ruang.
Xiao Ahnzi tidak segera keluar dari kamar mewah nya, tapi pemuda itu mengambil sikap lotus dan bersiap masuk ke dalam dunia kecil, cukup lama anak muda itu tidak melihat taman herbal nya, sekalian melihat kondisi murid murid Akademi Tianqi yang secara tak sengaja ikut terkuring di pegunungan Raja Monster bersama nya.
Xu Lian seperti biasa, semenjak warna langit dunia kecil kembali seperti sedia kala telah tenggelam kembali dalam kesibukannya, pemuda itu sedang merawat tanaman ketika tiba tiba secara ajaib seorang anak muda muncul dari kehampaan, subjek tersebut berdiri dengan sikap lotus mengambang di atas serumpun tanaman yang baru saja di bersihkannya.
"tuan Muda Xiao,," Xu Lian membungkuk hormat, wajahnya berseri karena tuan nya akhirnya kembali ke dunia kecil untuk pertama kali setelah terasa berbulan bulan di dalam dunia kecil.
"bagaimana kabar mu? apa mereka merepotkan kamu?" Xiao Ahnzi tidak beranjak dari posisi nya, gaya nya sudah seperti seorang petapa tuayang bijaksana sedang berbicara dengan rakyat jelata.
__ADS_1
"...... tidak terlalu," Xu Lian tampak berpikir sebelum menjawab,
"kenapa kau berbohong?" Xiao Ahnzi langsung melihat ada yang di sembunyikan si ceking.
".... tidak, hanya saja…"
"ahh kau menyebalkan! kata kan saja!" Sifat asli nya muncul,
"sepertinya saya menimbulkan masalah untuk tuan,," Xu Lian tidak berani menatap mata tuan muda nya.
"......?"
"itu…Nona Xiao Lu…" Xu Lian berusaha mencari kata kata yang tepat
"....! ya ampun,, gadis itu memang merepotkan,, apa yang dilakukannya pada mu? kau,,, tidak di buat macam macam,bukan?"
"eh.. bukan,, tampak nya Nona Xiao Sangat marah saat mengetahui identitas tuan muda ,,"
?
"saya tidak sengaja memberitahu nya…" Xu Lian menelan ludah berharap tidak kena semprot lagi.
"aiiyaaa… begitu,,,? itu memang gawat,, aku lupa memberitahukannya,,," Xiao Ahnzi bahkan sampai terjatuh dari posisi mengambang nya, pemuda itu kehilangan keseimbangan.
"tuan muda,, anda okay?" Xu Lian heran juga melihat reaksi Xiao Ahnzi yang berlebihan, ini pertama kali tuan muda nya gagal tampil mempesona di mata nya.
"aiiiyya,, aku tidak tahu harus kabur kemana lagi, diluar sana aku dikejar kejar ular, ternyata masalah di dunia ini juga sangat besar,,,," tubuh Xiao Ahnzi lalu memudar, pemuda itu memutuskan keluar dari dunia kecil sebelum Xiao Lu Metian mengendus keberadaannya.
__ADS_1