
“Senior…..” Xiao Ahnzi menjura hormat begitu melihat pria yang keluar dari dalam lukisan itu sudah berdiri tidak jauh dari tempatnya duduk bersila.
“Mn..” ekspresi Chu Tian datar, tapi tidak bertahan lama,sampai terdengar suara nya yang tidak bisa menyembunyikan kepribadian nya yang menyenangkan dan bersahabat.
“Aisshhh,,aku sudah lama ingin menanyakan ini, dari mana kamu mempelajari teknik pernapasan hitam itu? Apa tua bangka itu yang mengirimmu kesini? Dimana tua bangka itu sekarang ? apa kamu murid nya? Berapa orang murid setan tua itu?”
“......” Xiao Ahnzi sampai menahan nafas mendengar pertanyaan yang bagai berondongan peluru tersebut,
“Apa setan tua itu berhasil memperbaiki nama buruknya dimasa lalu?” Chu Tian menambah lagi pertanyaan nya meski belum mendapat sebuah jawaban pun.
“.....” Xiao Ahnzi tidak tahu harus menjawab apa, meski mengerti arah pembicaraan orang, tapi sungguh mati Xiao Ahnzi bahkan tidak mengenal sosok yang di panggil dengan sebutan iblis penghancur ini,”melihat dari betapa antusiasnya orang ini,seperti nya mereka berkawan baik,,,” Xiao Ahnzi sedang mempertimbangkan untuk menunjukkan kitab pernapasan tanpa tanding
“I-itu,,,,” Xiao Ahnzi akhirnya memutuskan untuk menunjukkan kitab pernapasan tanpa tanding yang unik,karena hanya terdiri dari lembar,tapi apa yang tertulis di dalamnya membentuk beberapa halaman terpisah.
Chu Tian berjalan mendekat saat anak muda berambut putih itu mengeluarkan sebuah gulungan dari cincin spasialnya,Xiao Ahnzi menyerahkan gulungan tersebut ke tangan pria yang keluar dari dalam lukisan itu,
!
“Ini teknik pernapasan petir!” Chu Tian terkejut sedetik setelah membuka gulungan yang diberikan Xiao Ahnzi, wajah pria itu berubah seiring perubahan isi lembaran itu
!
__ADS_1
“Tidak mungkin!!” kepala Chu Tian berulang kali bergeleng, belum habis rasa kagum nya isi gulungan itu kembali berubah.ekspresinya semakin tidak menentu antara kaget atau kagum, “gulungan ini,,siapa yang menyalin semua teknik ini?”
Karena penasaran dengan gulungan ditangannya Chu Tian mencoba memeriksa lembaran kedua,tapi lembar itu kosong,Chu Tian tidak menemukan apa apa di halaman kedua.
“Kamu,,,mempelajari manual ini?” Chu Tian memberikan tatapan tidak percaya terhadap anak muda di depannya, menurut Chu Tian gulungan ini begitu luar biasa, tapi apa yang diperlihatkan anak muda ini lebih luar biasa lagi, bagaimana mungkin seorang awam bisa mempelajari kitab serumit ini? Bagaimana anak muda ini bisa memiliki manual teknik pernapasan legendaris ini, jujur saja, meski menjadi satu satu nya tokoh yang menguasai teknik pernapasan petir di masa lalu, Chu Tian tidak pernah menurunkan tekniknya kepada orang lain, Chu Tian tidak pernah mengangkat seorang murid pun seumur hidupnya,bagaimana mungkin sekarang ditangannya terdapat salinan teknik pernapasan petir? Dan masih ada tiga teknik pernapasan legendaris lainnya di gulungan yang sama.
Meski Xiao Ahnzi tidak mengatakan apa apa, Chu Tian segera mengerti, tidak soal siapa yang menyalin semua teknik pernapasan legendaris ini dengan cara yang begitu menakjubkan, belum tentu satu dari seribu orang bisa mempelajari manual ini, membacanya saja sudah membutuhkan iq jauh di atas rata rata,lalu bagaimana pengaplikasian nya kedalam latihan tentu lebih sulit lagi tanpa bimbingan langsung sang pemilik teknik.
“Hahaha “ suara tawa menggema di puncak pilar batu ketujuh, petir petir yang membuat bising itu telah lenyap tak bersisa karena di kuras Xiao Ahnzi,sehingga suara tawa Chu Tian seakan memenuhi dunia tersebut.
Chu Tian tertawa begitu lepas dan bebas,seakan pria itu tidak lagi memiliki setitik beban pun di hatinya, memang begitu lah keadaan Chu Tian saat ini, penantian nya tidak sia sia, begitu tawa nya reda,Chu Tian mengembalikan gulungan di tangannya kepada Xiao Ahnzi, pemuda itu menerima kembali gulungannya dan langsung menyimpannya ke dalam cincin spasial.
?
Xiao Ahnzi menatap lurus sosok di depannya,seperti nya kata kata barusan seperti sebuah perpisahan, “senior?”
Chu Tian mengangkat sebelah tangannya,meminta Xiao Ahnzi mendengarkan, “Eksistensi ku selama ini ditunjang formasi petir ini, saat satu formasi nya menghilang kekuatan ku juga ikut melemah dan saat semua formasi hancur, kepingan jiwa ini juga akan menghilang setelahnya,”
!
Xiao Ahnzi tersentak,sekarang pangeran ke Empat dari kerajaan ufuk barat itu mengerti mengapa hari ke hari aura pria di depannya ini kian menurun,ternyata karena formasi petir yang di serap Xiao Ahnzi,
__ADS_1
“Aku sebenarnya masih ingin mengetahui lebih banyak hal tentangmu,anak muda,, tapi waktu ku telah habis,,sebagai hadiah perpisahan aku akan menyempurnakan teknik pernapasan petir milikmu.” di ujung kalimatnya Chu Tian mulai membentuk mantra tangan,fluktuasi energi yang besar segera memenuhi puncak pilar ketujuh, energi spiriual yang seperti akan meledak setiap saat itu menyerbu masuk melalui ubun ubun Xiao Ahnzi, tubuh pemuda enam belas tahun itu bergetar menerima limpahan energi spiritual tersebut, hal yang sebaliknya terjadi pada tubuh Chu Tian, pria tampan yang keluar dari dalam lukisan tersebut keberadaannya berubah seperti bayang bayang dan kian memudar detik demi detik berikut nya,
“Berjalanlah di jalan kebaikan!”
Seiring tubuh Chu Tian menghilang, pilar batu mulai runtuh, Sedangkan XIao Ahnzi masih berusaha menyerap sepenuhnya hadiah perpisahan dari Chu Tian, tidak hanya pilar batu yang runtuh, tapi lembah membara dibawahnya yang telah padam dengan cepat terbelah dan hancur berkeping keping,
Xiao Ahnzi berpacu dengan waktu,meski sekujur tubuhnya bergetar dan seakan siap meledak kapan saja akibat energi yang masuk terlalu besar,anak muda itu masih memiliki ketenangan, sebuah pusaran energi lain muncul di bawah kakinya, tubuhnya perlahan jatuh kedalam pusaran energi.di detik terakhir Xiao Ahnzi berhasil menyerap energi spiritual yang diberikan Chu Tian, tubuhnya menghilang bersama dunia yang ikut runtuh.
******
Puluhan orang memenuhi bibir lembah berkabut, perbatasan antara lembah itu dengan pegunungan dibelakangnya memang dipenuhi kultivator yang ditugaskan untuk memburu seorang anak muda berambut putih seperti salju,
Tapi sampai saat ini sudah tidak terhitung berapa banyak kultivator yang menghilang setelah memasuki kabut tebal di depan mata mereka itu, karena tidak ada yang berhasil keluar setelah memasuki kabut putih yang bergumpal gumpal itu,kultivator yang lain nya tidak ada lagi yang berani memasuki lembah berkabut,tapi untuk kembali dan meninggalkan tempat itu dengan tangan kosong juga tidak akan berakhir baik bagi mereka,jadilah orang orang itu hanya menunggu. Menunggu sesuatu yang tidak pasti.
Xiao Ahnzi muncul di bibir jurang di dalam lebah berkabut, anak muda itu tidak terpengaruh kabut ilusi buatan Chu Tian, pemandangan pertama yang dilihat Xiao Ahnzi setelah keluar dari pusaran energi pemindahnya adalah belasan tubuh yang terbaring bergetar, dari mulut nya belasan orang itu terdengar jerit-jeritan menyayat hati,
“Mereka sepertinya terkena ilusi,,” Xiao Ahnzi berdiri di samping seorang kultivator yang matanya berwarna putih pertanda jiwanya sedang mengalami ilusi yang menakutkan.
“Murid akademi Tianqi?” Xiao Ahnzi menajamkan matanya ketika menangkap sebuah lambang di dada pakaian yang dikenakan kultivator tersebut,
“Apa yang mereka lakukan di tempat ini?”
__ADS_1