Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
043. Bahaya???


__ADS_3

Srett...


suara seperti robekan yang panjang memaksa Xiao Ahnzi membuka mata nya, tanah di bawah kaki nya terbelah, semakin lama semakin jauh, dan membuat jarak yang lebar di antara ke du belah an nya.


Dari tanah yang terbelah memisah itu lalu naik satu permukaan yang baru, qi yang terbawa bersama dataran baru itu sangat pekat, bahkan energi hitam juga bercampur di dalamnya,


sebuah kasti yang sangat kuno menjadi pusat dari semua hal baru tersebut, dinding dinding batu yang menghitam masih menyisakan jejak jejak darah. jarak dari tempat Xiao Ahnzi berdiri ke istana kuno tidak kurang dua kilo meter,


Tembok besar yang tersusun dari batu batu alam mengelilingi istana kuno, di sepanjang tembok batu yang jadi pagar, tepatnya dibawah tembok sisi luar, ribuan mayat kering bergelimpangan. Saling tumpang tindih,


Bahkan di satu bagian dinding yang agak rendah, tampak pemandangan tumpukan mayat yang menggunung, Xiao Ahnzi menduga mayat mayat itu di akhir hidup mereka sering berebut menaiki dinding, sehingga menjadikan orang lain sebagai pijakan.


Di bagian selekoh ( dalam bahasa lain di sebut juga bastion, yaitu bagian datar yang ada di atas dinding, dalam beberapa film kolosal biasa nya bagian ini digunakan untuk tempat barisan pemanah/balista atau peralatan tempur jarak jauh) tampak banyak mayat juga yang terjuntai dalam posisi kaki tersangkut dan kepala mengarah kebawah. Seperti nya sesuatu menahan mayat itu agar tidak jatuh.


Xiao Ahnzi bahkan sampai lupa berkedip menyaksikan sisa perang ini, "luar biasa,, dari mana kastil kuno ini berasal?" anak muda itu berjalan mendekat, qi yang masuk ke dantian lubang hitam semakin besar jumlahnya. Bahkan terjadi fluktuasi di dalam dantian lubang hitam, hal ini memaksa anak muda itu untuk segera mengambil sikap lotus,


Sebelum memasuki mode meditasi,Xiao Ahnzi menarik Xu Lian, Beruang, Serigala dan Penebas dari dunia dalam cincin.


Orang orang yang semula sedang bercengkerama di dalam dunia dalam cincin, tiba tiba merasa energi yang kuat menarik tubuh mereka. Mereka telah cukup terbiasa dengan sensasi itu.


Xu Lian si Rubah Api berekor tiga,Beruang,Penebas dan Serigala tidak mampu berkedip melihat penampakan di hadapan mereka.


Sebuah bayangan juga melesat dari dalam cincin, Cakra memang bisa keluar masuk sesuka hati nya kedalam dunia di dalam cincin. Bahkan orang tua ini mengeluarkan decak kagum dari bibirnya.


"Dari mana datangnya kastil megah ini?" pandangannya mencari cari Xiao Ahnzi, orang itu tidak menyadari padahal Xiao Ahnzi tepat di belakangnya.


Xiao Ahnzi telah selesai dengan meditasi nya,dia tidak butuh waktu yang lama, Xiao Ahnzi hanya mencegah agar tidak terjadi penyimpangan qi sewaktu menerobos tingkat kultivasi.


Dantian lubang hitam yang rakus tetap menarik qi yang tersebar di alam, anak muda ini tidak perlu meditasi untuk menarik qi, dantian lubang hitam yang melakukannya.


"ini rahasia yang tersembunyi di gurun kematian!!??,, ahhh aku harap ada kasur empuk di dalam sana, aku benar benar ingin tidur!" Xiao Ahnzi melangkah menuju gerbang kastil.


Xu Lian mengikuti langkah tuan muda Xiao nya, demonic beast rubah api merasa bergidik semakin mendekati dinding besar tersebut.


berjarak beberapa langkah, Penebas dan kawan kawan mengikuti dari belakang.

__ADS_1


Xiao Ahnzi mengedarkan pandangan, tidak ada ciri ciri kehadiran makhluk hidup lain di tempat ini.


sebuah segel membuat gerbang kastil tidak bisa di tembus, gerbang itu dipenuhi simbol simbol yang rumit,


"...." Xiao Ahnzi tampak mengangguk angguk sendiri,


"......." Serigala yang melihat dari belakang ingin bertanya, apa yang berhasil di temukan anak muda tersebut.


Tapi dengan gelengan kepala,si tua Cakra mencegah Serigala untuk meneruskan niat nya.


Xiao Ahnzi masih terus mempelajari simbol simbol pembentuk segel pada gerbang, telah berlalu beberapa lama, anak muda itu tidak juga melakukan apa apa,


Beruang yang memang jarang berpikir, mulai kehilangan kesabaran, dengan satu hentakan lembut, tubuhnya melayang,


Beruang berniat memasuki kasti tersebut dengan cara melompati dinding batu setinggi lima meter,


Dalam keadaan normal, tinggi dinding tembok itu bahkan dapat di lompati seorang pemula di tingkat forging qi. Tidak alasan untuk menunggu gerbang terbuka, lompati saja!!


Walau tampak fokus mempelajari simbol simbol pembentuk segel pada gerbang, mata ke tiga Xiao Ahnzi masih dapat menangkap gerakan yang di buat si Beruang.


Xiao Ahnzi membiarkan saja apa yang di kerjakan si Beruang, "malahan ini bagus!!" sebuah senyum samar tampak di bibir nya.


hanya satu orang yang berpikiran berbeda, orang itu malah merasa kasihan dengan beruang...


Si tua Cakra tanpa sadar mengusap tengkuknya, dia membayangkan hal hal buruk yang akan terjadi pada Beruang.


Shwooosssshh


Bruk!!


Swoooooooossshhh.


Brak!!


Satu sosok terbenam di dalam pasir, bahkan angin benturannya membuat pasir berterbangan.

__ADS_1


Suara benturan yang keras dalam waktu yang nyaris bersamaan membuat semua orang memalingkan kepala.


Dari kepulan pasir lalu terdengar sebuah suara yang penuh kata kata sumpah serapah.


"....."


"....."


Si tua Cakra mendekat,suara nya terdengar "kau tidak mati, bukan? Beruang??"


" astaga!!! " Serigala tidak percaya dengan pertanyaan yang barusan di dengar nya, "apa benar tua bangka ini adalah orang yang sama, yang berasal dari benua beradab Minanka Bao?"


"uhuk.... Aku masih hidup!!" suara Beruang seperti orang tersedak makanan.


Sementara orang orang itu sibuk meledek si Beruang, bahkan ledekan itu berakhir dengan petang mulut. Xiao Ahnzi telah memahami sepenuhnya segel pada gerbang,


Ternyata cukup mudah bagi Xiao Ahnzi untuk melepas segel, bahkan tanpa perlu di dorong pintu besar itu terbuka dengan sendiri nya,


Xiao Ahnzi tanpa kata kata menghambur masuk pekarangan kastil. Bahkan anak muda itu tidak melirik sedikitpun pada rekan rekan nya yang tengah perang mulut di luar sana.


Pemandangan di dalam kastil tidak jaih berbeda dibandingkan dengan penampakan kastil dari luar,


Mayat mayat kering ada di mana mana, mayat kering di sini maksudnya tinggal kerangka,aneh nya kerangka kerangka itu masih memakai pakaian lengkap meski pakaian itu memang telah rusak di makan waktu.


Xiao Ahnzi tidak mencoba menyelidiki kejadian masa lampau menggunakan teknik mata ke tiga, tempat ini terlalu ramai, akan sangat menguras energi, bahkan waktu yang dibutuhkan akan sangat lama untuk mendapat sepotong informasi.


Xiao Ahnzi terus melangkah, jarak dari gerbang ke kastil utama cukup jauh, Xiao Ahnzi memperkirakan jarak nya mungkin mencapai lima ratus meter, kastil tua itu berdiri gagah di tengah tengah.


Rekan rekan nya telah menyusul masuk setelah menyadari anak muda itu telah berhasil memecahkan segel pada gerbang,


Semua orang nampak memasang wajah tegang melihat kondisi di dalam kastil, Xiao Ahnzi telah cukup jauh berjalan di depan mereka.


Xu Lian melesat menggunakan peringan tubuh untuk menyusul tuan nya. Insting nya mengatakan bahaya, tapi Xu Lian belum tahu apa dan dari mana bahaya itu akan datang.


"Xu Lian, kau merasakannya?" Xiao Ahnzi hanya sekedar basa basi, anak muda itu tahu,Rubah Api ini memiliki insting yang kuat.

__ADS_1


"iya!" Xu Lian tampak waspada. Dia mengangguk sedikit. Dan memandang berkeliling.


Xiao Ahnzi merasakan sesuatu yang janggal, sama seperti yang di rasakan si Rubah Api,bahaya ini sangat dekat, tapi jelas berbeda dengan di rasa kan nya terhadap Xu Lian.


__ADS_2