Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
112.Gulungan Misterius bagian kedua


__ADS_3

Sudah tiga hari semenjak Xu Lian dibawa pergi oleh Paman Lan, selama itu yang di lakukan Xiao Ahnzi hanya bolak balik ke dalam dunia kecil, selain menjahili penghuni dunia kecil, Xiao Ahnzi sebenarnya juga berlatih beberapa teknik baru, hanya saja Bocah itu terkendala dengan tingkat praktik nya yang mentok di forging Qi tingkat sembilan, sedangkan seni bela diri terbaru yang ingin di pelajari nya berada beberapa tingkat di atas itu, bisa di kata seni beladiri ini mustahil dipelajari kultivator di tingkat forging Qi, 


“Setan Tua sialan!! Kenapa kepadatan aliran Qi di dunia ini sama sekali tidak berfaedah untuk aku?” Xiao Ahnzi merutuki mendiang Cakra,


jelas saja anak muda itu jengkel melihat pesatnya perkembangan demonic beast yang menghuni dunia kecil, dalam waktu yang terbilang singkat,makhluk makhluk unik itu telah tumbuh semakin kuat, tingkatan mereka sebagai demonic beast saat ini hampir menyamai tingkatan ular setengah langkah menjadi naga di Pegunungan Raja Monster dulu,


Tidak hanya demonic beast yang berkembang pesat, bahkan Serigala tua itu pun turut meningkat praktiknya,


Di usia senja sebagai manusia, Serigala berhasil melangkah ke Silver Master Foundation stage, hal ini terbilang mengagumkan, karena sejati nya Serigala adalah seorang pendekar, di usia delapan puluh tahun Serigala di perkenal kan jalan kultivasi oleh seorang pria bernama Alang,


dalam usia itu sudah sangat terlambat untuk memulai sesuatu hal yang baru seperti kultivasi, tapi entah keberuntungan macam apa, disini lah dia sekarang, menapaki jalan keabadian, bahkan tingkat praktiknya telah melampaui Xiao Ahnzi sekarang.


Anak muda itu sedang duduk uncang uncang kaki dibawah sebatang pohon di dalam dunia kecil, keisengan berfaedah dari Xiao Lu Metian beberapa waktu lalu, selama terkurung di dunia kecil menghasilkan sebuah ayunan yg terbuat dari jalinan Akar tumbuhan herbal, di sana lah Xiao Ahnzi sering menghabiskan waktu selama Xu Lian pergi.


Meski tampak rileks, sebenarnya Xiao Ahnzi tidak berhenti berpikir tentang kondisi dantian nya yang rakus tapi sangat sulit untuk meningkatkan praktik,


Saat ini di tangannya terdapat sebuah manual yang telah selesai dia baca, terdengar mulutnya berdesis,


"Ahhhh,, darah siapa yang harus ku hisap agar bisa melewati kondisi ini?"


karena Syarat untuk mempelajari seni beladiri yang di inginkannya adalah peningkatan praktik, Xiao Ahnzi mencari cara agar praktiknya cepat berkembang, anak muda itu menemukan Sebuah teknik terlarang, cara yang cepat bisa membantu Xiao Ahnzi, tapi dia enggan melakukannya,karena itu tidak keren menurutnya,


" Master Foundation,,,apa apa an persyaratan itu?” bocah itu bahkan mulai memukul kepala nya menggunakan gulungan beladiri di tangannya.


Serigala baru saja selesai dengan kegiatan hariannya, semenjak Xu Lian berada diluar, pria tua ini terpaksa membagi waktu antara merawat herbal dan berlatih menjinakkan binatang buas, sekarang pria itu sedang kembali ke pondok sederhana,


Melihat kondisi pemuda yang tengah bingung itu Serigala melangkah mendekat,


Serigala “ melihat kamu bisa bingung seperti ini aku ingin tertawa,,,hahaha”


Anak muda yang memiliki mata sehitam malam dengan taburan bintang didalamnya hanya melirik sesaat, lalu kembali asik mengelus perutnya tepat di posisi dantian berada,


“Apa yang kau pikirkan?” Serigala mengambil tempat duduk di sebelah Xiao Ahnzi, nada suara nya sekarang terdengar serius.


Xiao Ahnzi tidak memberikan  jawaban, tapi sesuatu tiba tiba muncul di genggaman tangan kiri nya, sebuah kitab,


Serigala mengambil kitab itu dari tangan Xiao Ahnzi, tapi baru saja membaca sampul nya, Serigala langsung syok,


Serigala “ ka -kau sssee rius?” sambil membalik halaman demi halaman dari kitab di tangannya.

__ADS_1


“Kau mau mencoba?” Xiao Ahnzi menatap pria tua itu tanpa berkedip


“Ini sesat,,anak muda,,aku tidak mungkin mempelajari teknik terlarang ini.” Serigala mengembalikan kitab ditangannya,


Xiao Ahnzi “Kau mau mencoba jadi korban nya?” 


Serigala sampai terlonjak dari duduk nya, wajahnya bahkan jadi pucat mendengar ucapan anak muda yang sama sekali tidak terdengar seperti candaan.


Memang kitab yang disodorkan Xiao Ahnzi sebelumnya adalah sebuah kitab teknik terlarang, cara cepat untuk meningkatkan kultivasi dengan mengorbankan manusia, kitab ini ditemukan Xiao Ahnzi di Padang Rembulan tempo hari, praktisi kitab itu harus menghisap darah kultivator lain, semakin tinggi tingkat praktik si korban, semakin cepat praktisi tersebut mencapai target yang di inginkan.


“K kau jangan main main,,” Suara Serigala bergetar,


tapi hal itu hanya membuat Xiao Ahnzi semakin berniat mengerjai nya.


Tiba tiba saja anak muda itu melompat menyergap Serigala yang seketika berguling menghindar,


Serigala "anak setan, jangan main main!"


Xiao Ahnzi kembali menyergap, sambil memperlihatkan gigi nya.


Serigala semakin merinding, seakan Ia bisa melihat dua buah gigi taring itu menjadi lebih panjang seperti taring binatang,


"ja -jangan mendekat!!" Serigala bemar benar ngeri, anak muda ini tidak bisa di tebak, definisi orang gila yang sebenarnya.


Serigala akhirnya melompat menjauh, niat nya untuk kembali kedalam pondok sudah hilang, saat ini dia hanya ingin pergi jauh jauh dari Anak Setan ini, begitu lolos, orang tua itu segera berlari tanpa menoleh lagi.


Melihat reaksi Serigala yang sangat ketakutan, Xiao Ahnzi sampai memegangi perutnya yang terasa sakit karena tertawa, tapi anak muda itu tidak berniat mengejar,


Setelah Serigala menghilang di arah wilayah demonic beast, Xiao Ahnzi kembali duduk di ayunan, pemuda itu seperti melamun,


“Apa yang dilakukan Paman Lan dan si Ceking itu saat ini?”


Xiao Ahnzi teringat Xu Lian yang tidak diketahui pergi kemana bersama Paman Lan, bahkan setelah memeriksa beberapa tempat yang pernah di kunjungi nya di dunia bersalju ini, Xiao Ahnzi tidak dapat mengendus keberadaan kedua Orang tersebut,


“ahhh,,,aku benar benar bosan,,” 


Xiao Ahnzi akhirnya memutuskan kembali ke tubuh kasarnya, karena alam ini sama sekali tidak membantu anak muda itu menemukan jalan keluar dari masalahnya.


Pangeran ke empat sempat ingin mengunjungi aurora yang tempo hari pernah dikunjungi nya, tapi setelah berpikir lagi, tidak ada hal lain yang menarik disana kecuali benda dibalik aurora itu sendiri,

__ADS_1


Paman Lan sudah memperingatkannya untuk tidak mengambil sesuatu yang tidak berguna bagi nya, akhirnya Xiao Ahnzi membatalkan niatnya itu.


“Aahhh masalah kapiran ini,,” Xiao Ahnzi mengacak rambut putih nya,


Xiao Ahnzi teringat dengan alasannya menjadi kultivator, yaitu memasuki lantai ke empat perpustakaan kerajaan ufuk barat. kalau tidak ada masalah ini tentunya Xiao Ahnzi sudah memiliki hak untuk memasuki lantai keempat perpustakaan ufuk barat tersebut.


Xiao Ahnzi sangat penasaran dengan koleksi yang tersimpan di dalamnya, mengingat perpustakaan, Xiao Ahnzi teringat gulungan pernapasan tanpa tanding yang masih tersimpan didalam cincin spasialnya. 


Hanya dengan mengingat nama gulungan itu, gulungan tersebut muncul di tangannya,


Xiao Ahnzi lalu membalik gulungan unik tersebut, memang bentuk nya adalah gulungan, tapi di dalam nya terdapat dua bagian yang terpisah, terakhir kali lembaran kedua itu hanya kertas kosong, tapi Xiao Ahnzi yakin ada sesuatu pada lembaran tersebut,


Benar saja, Xiao Ahnzi mengingat dengan jelas halaman ini awalnya hanya halaman kosong, tapi sekarang terdapat beberapa simbol yang cukup dikenali Xiao Ahnzi


“ini…?”


tapi simbol simbol itu keburu menghilang dan tergantikan penampakan baru yang tidak dipahami XIao Ahnzi sama sekali, belum sempat terperhatikan dengan sempurna, halaman itu lalu berubah gelap,


“Mn?” Xiao Ahnzi menunggu,


Cukup lama sampai halaman itu kembali memunculkan simbol simbol yang terlihat di awal, Xiao Ahnzi melihat simbol petir dan sesuatu yang mirip pusaran angin, terdapat juga simbol api, selain itu terdapat titik hitam. Halaman itu kembali berubah ketika Xiao Ahnzi memikirkan titik hitam di halaman tersebut,


Halaman kedua muncul menggantikan halaman pertama, Xia Ahnzi meningkatkan fokusnya


“ini seperti sebuah peta” 


Ketika halaman itu menghilang dan berganti halaman gelap yang cukup lama, Xiao Ahnzi mencoba mengingat halaman yang di kira nya sebagai peta tersebut,


“peta,,tapi peta apa?”


Semua nya masih belum jelas, Xiao Ahnzi harus menunggu halaman tersebut dimunculkan kembali, Berkali kali Xiao Ahnzi harus mengulangi mengamati halaman demi halaman yang berganti tiap tiga puluh detik tersebut,


“ahhhh ini gila,,, aku tidak tahu apa maksudnya,,,”


Tapi bukan Xiao Ahnzi nama nya jika menyerah memikirkan hal hal misterius seperti itu, dia bahkan tidak akan bisa tidur nyenyak sebelum menemukan titik terang,


“Gulungan ini semakin membingungkan,,,”


Xiao Ahnzi merebahkan tubuh, membuat kedua tangan nya menjadi penopang dibelakang kepala, bagian belakang kepalanya terasa panas, mungkin karena otaknya bekerja ekstra,

__ADS_1


__ADS_2