Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
125. bisa karena biasa


__ADS_3

“Payah!”


Xiao Ahnzi melengos karena sangat mengenal pemilik suara itu,orang yang tidak diketahui identitasnya ini adalah satu satunya kawan bicara Xiao Ahnzi selama dua puluh empat jam terakhir,


“Kamu butuh saran?” suara itu kembali mengiang,meski pemiliknya berada cukup jauh,


“Mohon bimbingan senior!” Xiao Ahnzi kali ini menyadari, jika ingin lebih kuat secepatnya,maka ia butuh pertolongan orang ini, 


“Hahaha,kamu sudah membuang jauh jauh rasa malu mu?”


“.....” Xiao Ahnzi tidak mempermasalahkan apapun ucapan pria tampan yang keluar dari lukisan tersebut,tujuannya jauh lebih besar dari sekedar harga diri,lagian selama ini Xiao Ahnzi tidak pernah memikirkan hal hal remeh begitu.selama masih ada nyawa di badan segala macam harga diri dan sejenisnya bisa di raih belakangan.


Pria dari dalam lukisan itu masih tertawa di atas tebing yang berbatasan langsung dengan lembah terbakar ini, lalu terdengar suara mengiang kembali ditelinga Xiao Ahnzi.


“Aku akan memberikanmu sebuah hadiah yang setara dua puluh tahun kultivasi, setelah ini semua terserah padamu!”


Selepas ucapan pria dari dalam lukisan, dibawah kaki Xiao Ahnzi muncul berlapis lapis simbol yang terus berputar,perlahan simbol itu naik dan mengurung Xiao Ahnzi didalamnya, sesaat tubuh anak muda berambut putih itu menghilang dari pandangann dan digantikan kabut putih yang bergulung gulung, 

__ADS_1


Begitu simbol simbol itu merasuk sepenuhnya ke tubuh Xiao Ahnzi, kabut putih itu menghilang, pangeran ke empat tampak duduk bersila di atas tanah yang membara. Kilatan kilatan petir memenuhi tubuhnya.


“Apa? Naik tiga tingkat sekaligus?” Xiao Ahnzi bersorak di dalam hati, hadiah dari pria itu bisa membuat praktiknya meningkat tiga tingkatan dalam waktu kurang dari setengah jam, sekarang praktiknya berada di legendary master foundation stage.


“Jangan terlalu bersenang hati,,,praktikmu itu masih seperti belalang sembah dimataku, asal kau tahu,aku hanya terlalu bosan menunggu lebih lama lagi pewaris yang tepat!” suara mengiang itu kembali mengucapkan kata kata yang menohok tepat ke dalam jantung si anak muda.


“......” Xiao Ahnzi tidak tahu harus berkata kata apa lagi untuk membalas kata kata berduri 


Yang dilontarkan kepingan jiwa spiritual itu,yang pasti hati nya bagai diremas remas, memanglah dihadapan kekuatan absolut kadangkala kau hanya harus menundukkan kepala tanpa pernah berkesempatan untuk konfrontasi. Tapi bagi Xiao Ahnzi semua yang dilakukannya hari ini bukan karena tunduk atas kekuatan tapi ini semua demi merangkul kekuatan itu untuk dirinya sendiri, terbukti dalam setengah jam praktiknya bisa meningkat tiga tingkatan tanpa terlalu bekerja keras.


Pria gagah yang keluar dari dalam lukisan itu tidak terdengar lagi beberapa lama setelah itu, Xiao Ahnzi kembali mencoba peruntungan  nya dengan pilar batu membara ini, sebenarnya Xiao Ahnzi sempat terpikirkan cara instan untuk  menggembosi volume petir dengan teknik pernapasan hitam, tapi saat berpikir kembali tentang teknik pernapasan petir yang diberikan pria dari dalam lukisan, Xiao Ahnzi mengurungkan niatnya itu. Ini adalah kesempatan emas untuk menyempurnakan teknik pernapasan petir miliknya.


Pada ketinggian seratus meter ini terdapat Sedikit cekungan pada dinding batu yang lalu  dimanfaatkan Xiao Ahnzi untuk mengumpulkan kembali energi nya yang terkuras bagai gentong yang bocor.


Pakaian yang di kenakan Xiao Ahnzi langsung terbakar habis ketika ratusan petir menyayat tubuhnya yang diam tidak bergerak, dibalik pakaian itu seketika muncul seperangkat armor yang selama ini terlindung dibalik pakaiannya. Armor ini adalah peninggalan si setan tua Cakra yang diberikan kepada si anak muda dari ufuk barat ini ketika di jurang kematian.


Meski armor ini memiliki daya tahan yang tinggi,tapi musuh alami dari logam adalah petir, seperti melempar sepotong daging ke tengah tengah kumpulan predator, armor itu segera menarik ribuan petir untuk menyambarnya,

__ADS_1


Beruntung Xiao Ahnzi segera menyadarinya, dan langsung melepas armor tersebut dan mengirimnya kedalam dunia kecil. Sementara kedua cincin Xiao Ahnzi yang terbuat dari benda non logam tidak menerima dampak apa apa akibat sambaran petir. “Nyaris saja aku menjadi daging panggang didalam armor itu” Xiao Ahnzi menghembuskan nafas yang sempat tercekat di kerongkongannya.


Dengan teknik pernapasan petir,meski tetap menjadi sasaran setiap energi liar yang memenuhi pilar batu, Xiao Ahnzi masih sanggup bertahan,bahkan daya tahan tubuhnya perlahan meningkat, ini merupakan salah satu keistimewaan tubuh Xiao Ahnzi yang sudah dimanfaatkannya semenjak usia dini. Xiao Ahnzi membiarkan tubuhnya terbiasa, tubuhnya ditempa ulang oleh keadaan dan bertambah kuat dari waktu ke waktu.


Dari perbatasan, di atas tebing yang seakan terisolasi dari lembah tandus dan membara itu, seorang pria tampan memperhatikan dari waktu ke waktu apa yang tengah dilakukan anak muda berambut putih itu.


“Sudah sangat lama,, berapa tahun yang terlewati dalam penantian panjang ini? Awalnya aku tidak terlalu berharap banyak pada pemuda ini, dantiannya itu seperti sampah di tengah kultivator, jika dimasa lalu aku yang memilki dantian jenis itu,tentu aku akan lebih memilih membentuk ulang dantian itu ketimbang membesarkannya.”


“Berapa banyak sumber daya yang dihabiskannya untuk mencapai level itu? Bahkan kekuatan yang ku berikan waktu itu seharusnya mampu menciptakan seorang bintang dunia beladiri secara instan.tapi anak muda itu cuma meningkat tiga tingkatan ke legendary master foundation.” pria itu tenggelam dalam perenungannya, eh tunggu!!” 


Pria itu berdiri dari duduknya, sekelebat kenangan muncul di benaknya, “ setan tua dengan teknik pernapasan hitam itu,,,seharusnya bisa menjadi solusi untuk anak muda ini,"


"*tapi sudah berapa ratus tahun berlalu? Dimana setan tua itu sekarang? Apa dia meninggalkan sesuatu untuk generasi mendatang?"


"mencari setan tua itu pun bukan pekerjaan yang mudah,,lagipula ia bukan orang yang akan berubah sebaik itu untuk memikirkan orang lain*,," sebuah senyum kecut muncul dibibir pria itu saat menyadari tidak ada jalan lain untuk membantu pemuda yang tengah berjuang di menara petir sana.


Andai saja ia tahu, bahwa Xiao Ahnzi sebenarnya memiliki teknik pernapasan hitam, dan bahkan anak muda itu menguasai empat teknik pernapasan pilih tanding, tentu penantiannya akan berakhir seketika itu juga.

__ADS_1


 


__ADS_2