
Terhitung sudah satu bulan semenjak Paman Lan bersama Xu Lian meninggalkan bangunan berbentuk kubus yang terbuat dari kristal es,
Selama itu Xiao Ahnzi benar benar di dera kesepian di dalam dunia bersalju, meski sebenarnya ada serigala di dalam dunia kecil, tapi Serigala tidak pernah meninggalkan dunia kecil Zhi Wu Yuan*
Xiao Ahnzi tidak ingin Serigala tua itu dipergoki Paman Lan bila tiba tiba sang guru kembali, bagi Xiao Ahnzi sampai saat ini belum jelas apakah benar Paman Lan adalah sosok si Alang yang di anggap guru oleh Serigala, atau itu hanya akan menimbulkan masalah baru.
mungkin akan lain hal nya bila saat itu Xiao Ahnzi tidak terluka parah sampai tidak sadarkan diri ketika Xiao Ho Dong dengan jelas memanggil nama Alang.
Sementara itu, subjek yang selama puluhan hari ditunggu Xiao Ahnzi di dunia bersalju sedang menghadapi keadaan genting di sebuah kota yang terletak paling dekat dengan pegunungan Raja Monster,
Tepatnya di bagian barat Akademi Tianqi, sebuah kota yang ramai, dengan populasi penduduk sekitar dua ratus juta jiwa, nama kota itu 天气真好。 Tiānqì zhēn hǎo. (cuaca yang bagus)
Kota ini sangat ramai dan banyak dikunjungi karena memiliki empat musim seperti halnya di wilayah Akademi Tianqi, kota ini adalah sentral perdagangan di daratan benua timur,
karena tidak termasuk kedalam empat pembagian wilayah, kota ini berada dibawah perlindungan dan Otoritas Akademi Tianqi secara langsung.
Tapi di lain sisi kota ini bukan tidak memiliki kelemahan dan kekurangan, Karena posisinya paling dekat dengan pegunungan Raja Monster, akses keluar masuk kota ini rawan bahaya, beberapa kali masih terjadi serangan demonic beast terhadap pengunjung sebelum berhasil memasuki gerbang kota, maupun ketika di dalam perjalan keluar dari kota Tiānqì zhēn hǎo.
Berbeda dengan kota itu sendiri, kota ini dibangun dengan sistem pertahanan yang sangat baik, kota yang memiliki luas seratus kilo meter persegi ini di sekelilingnya dibangun tembok besar dan tebal, selain itu diluar tembok terdapat parit selebar seratus meter. Benar benar cukup untuk menahan gempuran dari apapun atau siapapun yang ingin mencoba menduduki kota ini.
Hari itu,matahari bersinar terang, karena memang saat ini telah memasuki musim panas di kota 天气真好。 Tiānqì zhēn hǎo.
Xu Lian yang ahli dalam membaur tampak sedang dikerumuni banyak pemirsah yang mendengarkan bualan nya di dalam sebuah rumah makan yang ramai pengunjung, tidak jauh dari kerumunan, Paman Lan tampak khidmat menyeruput teh hangat dari gelas tembikar, pria setengah tua itu sesekali menggeleng masam mendengar pandai nya Xu Lian dalam menarik perhatian orang orang yang ingin mendengar cerita nya.
Awalnya Paman Lan tidak berniat untuk meninggalkan Xiao Ahnzi di dunia bersalju sendirian untuk waktu yang lama, Paman Lan hanya mengajak Xu Lian keluar agar Pangeran ke empat itu fokus memulihkan diri dari cederanya, tapi tidak berapa lama setelah keluar dari bangunan kubus, Paman Lan menerima pesan batin dari sang tuan,
“temukan seorang pria dengan rajah bulan sabit di keningnya!,”
Paman Lan yang kadung membawa Xu Lian Keluar dari dunia bersalju akhirnya kembali ke bekas istana ufuk barat, tapi yang ditemuinya di sana hanyalah bekas tanah yang terbakar dan sebuah lubang seukuran tubuh manusia dewasa,
saat kebingungan memulai pencarian ke arah mana, Xu Lian yang memiliki penciuman sangat handal mengendus aroma yang tersisa di tempat tersebut,
__ADS_1
Dari aroma yang disebutkan Xu Lian, Paman Lan memperkirakan siapa siapa saja yang berada ditempat ini sebelumnya, begitu Xu Lian menunjuk arah yang di tuju orang terakhir, menurut Xu Lian orang tersebut adalah orang yang meminjaminya Karpet terbang, paman Lan menduga orang terakhir maksud Xu Lian Adalah Tuan nya Xiao Ho Dong,
Paman Lan lega, berarti Tuan nya selamat, tapi Xu Lian memberitahukan terdapat aroma lain di tempat itu, tapi pada ciri ciri terakhir yang disebutkan Xu Lian, Paman Lan terkejut, karena aroma terakhir itu bergerak kearah yang sama yang di tempuh Xiao Ho Dong,
Dalam ketidak jelasan dan hanya menduga duga, Paman Lan menjadikan aroma terakhir itu sebagai tersangka Rajah Bulan sabit yang di cari nya,
Dengan menyinggahi setiap dusun yang di lalui nya Paman Lan menanyakan orang dengan ciri ciri Tato bulan sabit di keningnya, tapi sampai mereka tiba di kota Tiānqì zhēn hǎo tidak satu pun orang yang mengaku pernah melihat pria dengan ciri ciri tersebut.
Hari ini hari ke tiga puluh Paman Lan meninggalkan Xiao Ahnzi di dunia bersalju, Xu Lian berinisiatif mencari informasi.
"Kalian tidak akan percaya bagaimana ketakutannya aku saat itu,,," Xu Lian menahan ceritanya,,
Seorang pria yang memakai pakaian pengelana mengajukan pertanyaan
"memang nya apa yang kau lihat?"
Xu Lian yang pandai memainkan ekspresi menelan ludahnya sebelum melanjutkan,
"Apa?" Beberapa orang serempak terkejut dengan perkataan Xu Lian.
"Tidak mungkin," orang yang berpakaian pengelana itu tampak tidak percaya, karena berita tentang peralihan kekuasaan di wilayah selatan Utara dan timur sudah beredar luas,
"Tentu saja kalian tidak akan percaya, tapi apa kalian lupa? Semua kerajaan lain di timur Utara dan Selatan diambil alih dengan mudah oleh orang orang itu, kenapa mereka harus melenyapkan kerajaan ufuk barat yang lemah itu? " Xu Lian mengajukan pertanyaan balik yang membuat para pendengar berpikir tentang jawabannya.
"Ma…mana aku tahu,," orang itu menjawab ragu ragu
"Mn..karena memang bukan mereka pelaku nya, aku beruntung,, saat itu aku berada cukup jauh dari istana ufuk barat, petir menyambar tanpa henti dan melenyapkan kota kerajaan itu dalam waktu kurang dari lima menit,, bahkan ku kira wilayah sejauh lima kilometer di sekeliling istana lenyap, coba kalian bayangkan! Lima menit!" Xu Lian menunjukkan kelima jari nya.
"Hmp,,lalu siapa pelaku nya?" Seorang wanita yang menyandang pedang di punggung nya berkata ketus,
Xu Lian melirik wanita berpakaian biru langit dengan pedang berhulu kepala burung itu sesaat sebelum melanjutkan propaganda nya.
__ADS_1
"Pelaku nya hanya satu orang,,," Suara Xu Lian dibuat bergetar.
"Omong kosong!!" Wanita itu menampar meja di depannya, jelas dia tidak percaya. Siapa pun tidak akan percaya.
"Bagaimana kau tahu cuma satu orang?" Pria pengelana tadi tidak mengacuhkan emosi wanita tersebut.
Xu Lian bersorak dalam hati pancingannya mengena, lalu melanjutkan cerita nya,
" Setelah petir itu berhenti, aku dengan lutut gemetar berlari mendekati bekas berdirinya istana ufuk barat, bagaimana pun aku memiliki seorang paman yang tinggal di kompleks padat penduduk tersebut, Paman ku seorang pedagang di sana, tapi tempat itu telah rata dengan tanah,, tanahnya bahkan masih terbakar di beberapa tempat" Xu Lian bergidik, mengusap tengkuknya.
Dari ekspresi nya orang orang ini sedikit mempercayai cerita Xu Lian, tidak nampak celah dalam kebohongan yang disampaikannya.
"Lalu…lalu? " Ramai pertanyaan memburu Xu Lian,
Xu Lian menarik nafas menahannya di dada beberapa saat,
"Orang itu,,sangat sakti,, dia bahkan bisa terbang tanpa menggunakan pedang terbang,,"
"aku merasa jantungku berhenti berdetak saat orang itu melihat ke arahku,, tapi untungnya aku bersembunyi di tempat yang sangat baik,, aku... melihat tanda bulan sabit di keningnya,,"
!
Orang orang ini baru akan memburu Xu Lian dengan pertanyaan pertanyaan lain, tapi seketika pecah kekacauan di luar rumah makan,
Jerit pekik terdengar dari kejauhan, bahkan suara suara asing juga terdengar memenuhi langit.
"tolong!!"
"ada monster!"
"Tolong anakku"
__ADS_1
ROAR!!!