
“Maksud tuan Muda?” Shu Liu Xin berbalik, wajahnya menampakkan kejengkelan.
“Ahhh kau benar benar tuli ya? Aku bilang,, Xiao Lu Metian ikut dengan ku” anak muda yang memiliki suara datang mendekat bersama tunggangan nya Harimau Putih bertaring Pedang yang tampak enggan engganan berjalan.
Bukan tanpa alasan, Xiao Ahnzi masih bermain main dengan orang orang ini, termasuk dengan kakak nya Xiao Lu Metian, dia merasa Pangeran dari Utara ini cukup baik, cerita tentang Xiao Lu Metian yang tidak memiliki teman di Akademi Tianqi membuat Xiao Ahnzi prihatin, saat ini kakaknya mulai mendapatkan teman, dia hanya ingin memastikan, sejauh mana orang ini ingin berhubungan dengan Xiao Lu Metian.
Menurut Xiao Ahnzi, jika orang orang ini hanya sekedar bersiasat dan memanfaatkan Kakaknya, tidak masalah membuat mereka sebagai musuh, tapi jika benar benar ingin bersahabat,dia pun tidak akan perhitungan.
Harimau Putih itu berhenti di jalur yang akan dilalui Shu Liu Xin dan kawan kawannya, lagaknya menghadang perjalanan orang orang ini.
“Kau jangan keterlaluan!! Tuan muda sudah menuruti keinginanmu,!!” seorang Pengawal Shu Liu Xin yang tampak paling tua menggenggam pedang di tangannya, tidak tahan dengan tingkah pemuda berambut putih tersebut, lagi pula apa yang mesti ditakutkan, praktik orang itu hanya di forging qi tingkat ketujuh, begitu pikirnya.
Shu Liu Xin menyayangkan tindakan pengawalnya tersebut, jujur saja Shu Liu Xin jerih terhadap pemuda berambut putih ini, dengan mata kepala nya sendiri, dia sudah melihat kemampuan pemuda itu, bahkan dengan mode pertarungan satu lawan lima, anak muda itu akan sangat sulit untuk dikalahkan, tapi semua nya sudah terlambat bagi Shu Liu Xin, jika tetap menahan pengawalnya,dan memilih untuk mengalah, maka wibawa nya sebagai seorang tuan akan jatuh pada titik terendah.
Shu Liu Xin ingin menegaskan kembali kata kata yang di ucapkan pengawalnya kepada pemuda yang menghadang jalan nya itu, Tapi sebelum bisa berkata apa apa, Xiao Lu Metian telah mendahului buka suara.
“Aku berterima kasih kau berniat membawa ku, tapi aku tidak mengenalmu, dan …. Lagi pula kami masih harus menyelesaikan tugas kami di pegunungan Raja Monster ini” Xiao Lu Metian berubah sangat hormat, entah kerasukan jin mana, bahkan gadis itu mulai menyatukan kedua tangan di depan dada, dan posisi tubuhnya sedikit membungkuk memberi hormat.
Pemuda yang menghadang langkah orang orang itu jelas saja merasa syok melihat sikap Xiao Lu Metian yang seperti ini, walau telah lama tak bersua, Xiao Ahnzi masih ingat betapa keras kepala dan arogannya Xiao Lu Metian yang tidak lain dan tidak bukan adalah kakak kandung nya sendiri.
“Aiisshh kenapa dia bicara dan bersikap seperti itu? Ah pengacau,,semua rencana ku jadi berantakan!!”
Meski syok, nyata nya Xiao Ahnzi tidak memiliki perubahan pada wajahnya, ide baru telah muncul di benak nya, Xiao Anzi lalu berkata, suara nya begitu pelan, seakan berbicara pada diri nya sendiri,
“Hmmp…sayang sekali,,padahal aku berniat menjodohkan mu dengan kucing ini,,”
Setelah mengeluarkan kata kata provokasi begitu, Xiao Ahnzi segera memutar arah Harimau Putih tunggangannya, sepertinya ia menyerah dan berniat meninggalkan Xiao Lu Metian dan Shu Liu Xin beserta kawanannya.
Tapi kata kata beracun itu sungguh telak meracuni hati Xiao Lu Metian, dirinya akan dijodohkan dengan Binatang Buas? Penghinaan macam apa ini?
Tanpa tedeng aling aling, Xiao Lu Metian mencabut pedang, langsung melancarkan serangan kuat pada pemuda berambut putih yang sangat kurang ajar itu.
Suuuut
__ADS_1
Swoosh
Bunyi pedangnya berkesiutan membelah udara, gadis itu tidak main main, niatnya benar benar melukai, kalau nasib orang itu malang, dia akan mati. Xiao Lu Metian tidak peduli,
Xiao Ahnzi yang tengah menjauh dengan tunggangan nya telah menduga Xiao Lu Metian akan menyerang, sikapnya acuh saja, seperti tidak mengetahui serangan yang datang, toh jika serangan itu datang, Xiao Ahnzi cukup yakin dengan kemampuan nya dalam menghindari serangan.
Hanya saja,,sesuatu yang tidak di duga, di luar rencana Xiao Ahnzi, yang lebih dahulu merespon serangan Xiao Lu Metian ternyata sosok Harimau Putih yang dia jadikan tunggangan,
Harimau Putih ini seumur umur tidak pernah di tunggangi siapa pun, dia adalah sosok yang agung, yang mulia dan terhormat, yang berdiri di kaki nya sendiri, begitu merasakan angin serangan di bagian belakang punggungnya, binatang itu segera melompat menghindar. Bahkan lompatannya terlalu cepat, hingga Xiao Ahnzi yang semula duduk di punggungnya terhempas jatuh dengan pantat menghujam tanah lebih dulu
Duar!
“Kucing Sialan!,Kucing Bodoh! Cebong! Anak Setan!” serentetan kata kata tidak sedap ditulis dan tidak sedap bagi pembaca meluncur tanpa rem, untungnya dia jatuh cukup berjarak dari serangan Xiao Lu Metian yang akhirnya menghantam tanah tepat dibawah kaki Harimau Putih sebelum binatang itu melompat. Serangan itu yang menyebabkan ledakan barusan.
Xiao Lu Metian semakin jengkel karena serangan nya berhasil dihindari dengan cara yang sangat tidak manusiawi oleh pemuda itu, musuh yang dalam keadaan terduduk di tanah, sayang sekali untuk dilewatkan, gadis itu kembali menyerang pemuda yang masih seperti pedagang kaki lima ditengah pasar,yang tidak berhenti berteriak.mencaci maki harimau putih yang tampak mengkerut.
Sambil menggerutu, Xiao Ahnzi menghindari setiap serangan Xiao Lu Metian, ajaib,,tidak satu pun serangan Pedang gadis itu mampu mengenai tubuhnya, bahkan baju nya pun tidak, pada satu kesempatan Xiao Ahnzi melompat menerjang.
XIao Lu Metian yang dongkol karena serangannya tidak pernah berhasil melukai lawan, tiba tiba menarik pedangnya, ia berpikir pemuda itu akan balas menyerang, pedang Xiao Lu Metian di tarik sejajar dada bersiap menahan serangan balasan.
Dengan begini, kalau pun terjadi benturan, Xiao Lu Metian yakin akan mampu bertahan dan membuat lawan terluka dalam.
Sayang nya apa yang direncakan Xiao Lu Metian sia sia, lawan tidak membenturkan tenaga atau pun menyerang, tubuhnya yang seperti akan menerjang itu ternyata lewat di atas kepala nya begitu saja, tubuh pemuda itu terus meluncur sampai kepada Harimau Putih yang terkesima melihat pertarungan Xiao Lu Metian.
Harimau Putih bertaring Pedang itu melenguh saat sesuatu menimpa kepala nya, bahkan kepala itu terpaksa mencium tanah karena berat nya beban yang datang tiba tiba itu. Harimau Putih ini benar benar sial sejak bertemu anak setan berambut putih ini.
“Kenapa kau melemparkan aku, Bodoh?”
“kau memang menyukai gadis itu bukan? Kenapa kau protes? "
"Seharusnya kau biarkan dia membelai mu memakai pedangnya"
Xiao Ahnzi sangat sibuk dengan binatang buas ini, bahkan tangan anak muda itu mulai memelintir telinga makhluk yang di sebut nya kucing itu.
__ADS_1
Benar-benar pemandangan yang entahlah, Xiao Lu Metian jadi kehilangan semangat untuk melanjutkan serangan. Sekarang putri tunggal Raja Xiao Tian itu berdiri diam tanpa bisa berkata kata.
Lain lagi yang dipikirkan Shu Liu Xin dan pengawalnya, mereka dengan jelas melihat kesungguhan Xiao Lu Metian dalam melancarkan serangan, tapi tidak satu pun yang berhasil melukai pemuda berambut putih itu,
Terlebih lagi setelah sebuah kondisi menguntungkan Xiao Lu Metian, dimana lawan jatuh dalam kondisi keras menghujam tanah dengan pantat lebih dahulu, lawan tidak langsung berdiri, tapi mampu menghindar dalam keadaan terduduk di tanah..
"Tontonan macam apa ini? " Pengawal Shu Liu Xin berdesis, tanpa sadar mengusap tengkuknya.
Shu Liu Xin sendiri terpaksa menelan ludah, rasanya sesuatu menyangkut di kerongkongan nya, membuat ia sulit bernafas,
"Walau praktik nya rendah,,, kami benar benar tidak punya kesempatan,,, "
Shu Liu Xin perlahan melangkah ke depan Xiao Ahnzi yang sepertinya menganggap mereka tidak ada, pemuda itu sibuk mengurusi tunggangannya dengan cara yang tidak biasa, Harimau Putih bertaring Pedang yang garang itu benar benar dibuat Seperti Kucing dapur,
Begitu tiba di hadapan Pemuda berambut putih yang sampai saat ini tidak dia ketahui nama dan asal usulnya Shu Liu Xin kembali menjura hormat, lalu berkata dengan sangat hormat
“Tuan Muda,, mohon maaf kami yang buta, tidak melihat tinggi nya gunung di depan mata, tapi kami harus melanjutkan perjalanan kami,,tolong tuan muda memberi jalan..”
“........”
Xiao Ahnzi yang sedang berusaha menarik lidah harimau putih keluar dari moncongnya sejenak melirik pemuda yang amat sopan di depannya, lalu tanpa nada bertanya,
“Ada hubungan apa di antara kalian?”
Shu Liu Xin tergeragap, pertanyaan seperti ini benar benar di luar dugaan, pemuda yang bertanya ini tidak dia ketahui latar belakangnya, setiap jawaban memiliki resiko nya sendiri, tapi Shu Liu Xin telah siap dengan resiko apapun dari jawabannya,
“Kami tidak memiliki hubungan yang spesial, bahkan saya yang rendah ini tidak pantas untuk berhubungan dengan tuan Putri Xiao Lu Metian, hanya saja saya berhutang nyawa kepada Nona Xiao, hutang yang bahkan jika saya memberikan jiwa saya tidak akan sanggup sebagai bayarannya.”
Xiao Lu Metian yang berdiri tidak begitu jauh, dapat mendengar jawaban Shu Liu Xin, wajahnya timbul rona rona merah, padahal tidak ada kata kata sanjungan di dalam nya, entah apa yang membuat perasaannya berbunga bunga.
“Jawaban Klise!,, baiklah,, aku harus jujur, aku punya hubungan yang spesial dengan Putri Xiao Lu Metian,” Xiao Ahnzi menatap sinis lalu melanjutkan propaganda nya,
“kau telah kalah selangkah, jadi dia lebih baik ikut denganku."
__ADS_1
"Apa?!!!"