Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
130.lembah berkabut (2)


__ADS_3

“Apa yang dilakukan orang orang iini di lembah berkabut?” Xiao Ahnzi mengalihkan pandangannya,menelusuri satu persatu kelompok kultivator yang masih bertahan di luar lembah, dan tidak perlu mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk segera mengetahui alasan orang orang ini datang ke tempat berbahaya ini. Xiao Ahnzi langsung menyimak pembicaraan yang terjadi di antara mereka.


“Ahhh ini benar benar gila,, siapa yang menyebarkan berita bahwa buronan itu lari ke lembah sialan ini?” seorang kultivator yang memiliki rambut berwarna merah dan tangannya dipenuhi gelang logam sampai kesiku mengeluhkan keadaan dan mulai menyalahkan siapa dalang dibalik misi mereka.


“Daripada itu, aku lebih penasaran dengan buronan itu,,orang seperti apa yang membuat para tetua menelurkan perintah penangkapan hidup hidup?” seorang kultivator lain yang berwajah pucat seperti mmayat ikut menyuarakan pemikirannya


“Bukan kah sudah jelas? Orang di dalam lukisan itu adalah penyebab hancur nya kerajaan ufuk barat!” pria dengan gelang logam memenuhi kedua tangannya menanggapi.


“Kau tidak merasa itu aneh?” pria pucat itu menatap kawan bicara nya,tatapannya seperti ikan mati. kawan bicaranya itu menggeser duduknya karena risih.


“Seharusnya orang itu ditangkap hidup atau mati,, kenapa harus hidup hidup? Seorang pria lain masuk ke dalam pembicaraan, ada yang menarik dari pria satu ini, wajahnya tampak polos dan lugu,tubuhnya paling kecil di antara sekelompok orang tersebut, terlebih lagi pakaian mewah yang di pakainya sangat mencolok, dengan warna warni cerah yang membuat sakit mata.


“Apa maksudmu?” pria dengan gelang logam itu menatap tidak mengerti,


“Jika benar kesalahannya adalah menghancurkan istana ufuk barat sendirian, kau pikir kita semua mampu menangkap orang itu hidup hidup?” pria mencolok itu tersnyum di ujung kalimatnya.


“Itu masuk akal..” pria dengan wajah pucat dan tatapannya seperti mata ikan mati berkata datar.


“Dan lagi pula,, coba kalian perhatikan,,,” pria berpakaian mencolok itu menatap ke dalam lembah kabut, membuat kawan kawannya ikut mengalihkan pandangan, “sudah seminggu,,, berapa banyak kawan kawan kita yang tidak kembali setelah memasuki kabut pekat itu? Apa kalian pernah mendengar suara atau pernah melihat sesuatu di dalam sana?”


“.....”


Tidak ada yang menjawab,tapi semua orang seperti sepakat untuk menelan ludah karena menyadari sesuatu yang sangat serius ada di dalam hamparan kabut misterius itu.


“Aku meragukan tuduhan terhadap buronan itu,,,” satu satu nya wanita dalam kelompok itu buka suara,suaranya memang tidak terdengar keras,tapi bisa didengar sebagian besar orang di perbatasan lembah berkabut, seketika wanita itu menjadi pusat perhatian.


“Hati hati dengan mulutmu yun’er! “ seorang kultivator bertubuh besar dan memiliki bekas luka di pipi nya bersuara dingin, orang itu dari semula hanya duduk diam bersandarkan sebatang pohon,selama ini matanya selalu terpejam,tapi ketika mendengar suara sang gadis yang bisa mengundang maut itu.


“....” wajah gadis yang di panggil Yun’er itu berubah pucat saat menyadari semua mata menatap tajam kepadanya, 


Keadaan tegang yang tiba tiba itu membuat lembah berkabut menjadi hening, tapi pria dengan wajah polos dan berpenampilan mencolok segera membuat suasana tegang itu mencairr dengan kata katanya,

__ADS_1


“Jangan terlalu serius begitu,, aku yakin kalian semua memiliki pemikiran masing masing  tentang masalah ini,,lagian tidak pernah ada larangan bersuara selama ini,,,” 


Tampaknya sosok mencolok ini memiliki suara cukup berpengaruh, orang orang itu kembali pada kesibukan masing masing,


“Saudari Yun,, tenang saja, kau bisa mengatakan semua yang kau ingin katakan, kita semua setara disini!” Pria berpakaian Mencolok itu memegang bahu gadis She Yun itu,


“Terima kasih senior Wong” gadis itu mengangguk dan berusaha menghindari tangan pria bermarga Wong itu, 


“Hmm,, apa yang saudari Yun pikirkan juga menjadi pertimbangan ku, orang itu masih terlalu muda, dan rasanya sangat mustahil memiliki kemampuan sebegitu tinggi nya, apalagi jika kabar angin itu terbukti benar,,akan semakin mustahil.” Wong Fei Liong, pria berpakaian mencolok menggeleng keras.


“Kabar apa yang kau maksud? Apa yang sudah aku lewatkan?” Pria dengan tangan dipenuhi gelang logam penasaran.


“......”


“......”


Wong Fei Liong mengamati satu persatu wajah rekan rekannya,setelah beberapa lama, dengan suara bergetar Wong Fei Liong melanjutkan kata katanya.


?


!


!


Semua orang terkejut


“Tidak mungkin!” Pria dengan tatapan seperti ikan mati itu menggeleng, berita ini benar benar tidak masuk akal bagi nya,atau bahkan mungkin bagi setiap individu di tempat itu.


Tapi latar belakang Wong Fei Liong yang tidak biasa membuat berita ini layak dipertimbangkan kebenarannya. 


Siapa yang bisa meragukan berita yang disampaikan salah seorang dari keluarga Wong? Keluarga Wong adalah pemilik asosiasi dagang terbesar dan terpercaya di benua daratan timur, belum sekalipun nama besar keluarga wong tercoreng akibat berita tidak valid yang disebarkan, meski kali ini Wong Fei Liong tidak berbicara sebagai utusan asosiasi yang sedang memperdagangkan informasi, tapi kata katanya layak menjadi acuan kebenaran.

__ADS_1


“......”


She Yun yang semula berwajah pucat karena kelepasan bicara,kali ini semakin pucat setelah mendengar penuturan Wong Fei Liong, hatinya semakin gentar.


“Itu belum sepenuhnya terbukti,ini informasi internal kami,,” Wong Fei Liong yang menyadari kekeliruannya segera menengahi ketegangan,” jadi tolong jangan disebarkan!”


“Lalu informasi tentang orang yang sama yang membawa Ye Minghao kembali dari pegunungan Raja Monster? Apa dia orang yang sama?” Pria yang bersandar di pohon dan memiliki bekas luka di pipi nya berinisiatif bersuara, membuat semua kepala berpaling kepadanya.


!


“....”


“.....”


“Ini informasi apa lagi?” pria dengan tangan dipenuhi gelang logam menggaruk kepala nya yang tidak gatal,ia memang terkenal jarang berpikir selama ini,hal ini terlalu berat baginya.


“Benar,,orang itu yang dilukis di dalam poster ini!” Wong Fei Liong menjawab dengan suara yang di tekan serendah mungkin,


!



“Sialan!!,, kabut ini tidak pernah berkurang!” sebuah suara membuat perbincangan itu terhenti, seorang kultivator yang mulai bosan setelah berhari hari menunggu, mulai melepaskan serangan jarak jauh ke dalam kabut pekat di depannya.


Tapi serangan itu tidak memperlihatkan dampak apa apa,seperti menghilang begitu saja di dalam kabut.


Xiao Ahnzi yang mengamati dari dalam kabut ilusi menghindar ketika serangan acak itu ternyata mengarah tepat ke tempat pemuda itu berdiri, naas bagi kultivator yang tergeletak di belakangnya, kultivator itu sedang terjebak di dalam ilusi, serangan ngasal itu tepat mengenai bagian kepalanya. Kepala itu langsung meledak,mengakhiri penderitaan nya.


“Sial!! Aku melupakan orang itu,,,” Xiao Ahnzi baru ingat ada orang lain di belakangnya saat itu. “Kau lakukan lagi,,kau rasakan sendiri jurusmu!”


Sementara itu di luar kungkungan kabut tidak terjadi hal hal yang menandakan terjadinya kecelakaan tersebut. Kultivator itu kembali melesatkan beberapa serangan ke dalam kabut. Seperti yang di niatkan Xiao Ahnzi sebelumnya, anak muda itu benar benar membuktikan kata katanya, begitu sebuah serangan acak itu kembali menerjang ke arahnya, Xiao Ahnzi memunculkan sebuah pusaran pemindah, dengan cepat serangan itu dilontarkan kembali kepada pemiliknya.

__ADS_1


“awas!”


__ADS_2