Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
097.Pangeran Yang Tidak Populer


__ADS_3

Didalam dunia kecil di dalam cincin. 


Xiao Lu Metian sedang berlatih bersama harimau putih bertaring pedang, setelah satu bulan lebih bersama sama, tampaknya gadis itu tidak lagi takut dan membuat jarak dengan demonic beast legendaris tersebut, kedua nya nampak sangat akrab saat ini. 


Bahkan dalam beberapa kali kesempatan, Xiao Lu Metian bersama harimau putihnya terlibat latih tanding dengan Xu Lian atau pun Serigala. Selama bertarung bersama itu kemajuan beladiri nya meningkat pesat, kerjasama dan serangan kombinasi nya bahkan sempat membuat Serigala terpojok. 


Sementara itu pemuda pemuda lain, yakni Ye Minghao, Shu Liu Xin dan kedua pengawal pribadi nya, hampir sepanjang hari larut dalam meditasi, hanya sesekali murid akademi tianqi itu keluar dari gubuk, hal ini tentu saja karena aliran Qi yang sangat padat di dalam dunia kecil ini, mereka merasa sayang untuk melewatkan kesempatan ini dan berlomba lomba untuk meningkatkan praktik mereka, walau bagi Ye Minghao hasilnya nihil, tapi dia cukup puas karena luka luka dari pertarungan terakhirnya melawan Ular Hijau Raksasa telah sembuh, dan kondisi nya kembali prima.


Shu Liu Xin yang paling beruntung, pemuda ini sempat mendapat perawatan keras dari Xiao Ahnzi, semua susunan tulangnya di susun ulang berkat teknik pengobatan yang dilakukan Xiao Ahnzi, beberapa meridiannya yang masih terkunci, kini sudah  terbuka, tentu saja itu semua mempengaruhi kecepatan kultivasi pangeran dari utara tersebut, sekarang anak muda itu telah memasuki foundation establishment tingkat satu, melewati dua tingkatan dalam satu bulan terbilang jenius di daratan benua timur.


Saat pemuda pemuda yang dikemudian hari akan menjadi kebanggan akademi tianqi tersebut sedang larut dalam meditasi, ketika itu lah setiap orang merasa tubuhnya seperti disedot kekuatan besar, tubuh mereka terasa melayang dalam kecepatan tinggi di lambungkan, kemudian dijatuhkan dengan deras. saat membuka mata, sekilas Shu Liu Xin sempat melihat seorang pemuda berambut putih yang menghilang ketika memasuki pusaran energi.


Xiao Lu Metian sama sekali tidak mengetahui, kawan dan seniornya sudah tidak lagi berada di dalam gubuk, gadis itu masih asik bermain main dengan harimau putih bertaring pedang, setelah sempat beradu kemampuan dengan Xu Lian yang akhirnya menghentikan latih tanding diantara mereka, Xu Lian si perwujudan demonic beast rubah api berekor tiga beralasan harus merawat herbal, padahal sebenarnya si ceking itu mulai merasa terdesak menghadapi dua lawan yang memiliki kombinasi serangan luar biasa.


Xiao Lu Metian akhirnya menunggangi harimau putih berkeliling melihat lihat pemandangan yang semakin indah, karena herbal yang tumbuh subur, bahkan gadis itu dengan sadar mulai memasuki kawasan yang dilarang untuk dimasuki, wilayah tersebut menjadi otoritas Serigala, karena isi nya adalah demonic beast langka dan unik, Serigala melarang anak anak muda tersebut memasuki kawasan ini, karena dikhawatirkan demonic beast tersebut menyerang pengunjung yang tidak sengaja memasuki wilayah mereka.


Ketika harimau putih akhirnya memasuki wilayah demonic beast, dengan segera keberadaan mereka menjadi pusat perhatian, aneka rupa demonic beast yang belum pernah di temui Xiao Lu Metian bergerak bersamaan dari segala arah mengurung gadis itu bersama tunggangannya di tengah tengah.


***********


Setelah memberikan kematian paling menyakitkan bagi algojo algojo manusia ular, Xiao Ahnzi di antara semangat petualangan nya yang menggebu gebu masih terpikirkan tentang Xiao Lu Metian dan kawan kawan yang saat ini masih berada di dalam dunia kecil di dalam cincin nya, 


Jika menurutkan jiwa petualang yang bergejolak di dalam dada nya, Xiao Ahnzi tentu akan mengacak acak Pegunungan Raja Monster untuk melepaskan Rasa hausnya akan hal hal baru.


Tapi sebuah perasaan yang sangat sulit untuk di jelaskan memaksa anak muda ini untuk mendahulukan prioritasnya dikirim ke pegunungan Raja Monster, membawa kakaknya kembali dengan selamat.


Firasat Xiao Ahnzi mengatakan telah terjadi sesuatu yang buruk karena dia gagal membawa Xiao Lu Metian kembali sesuai waktu nya, ketika masih mempertimbangkan antara kembali atau melanjutkan perjalanan memeriksa tempat tempat yang di tandai penting di dalam gulungan informasi milik manusia ular, saat itu lah She Annchi, si putri ular yang sempat menjabat sebagai Ratu Ular, memasuki ruang perpustakaan dengan wajah riang 


She Annchi yang minim pengalaman, dengan tanpa curiga terhadap ibunya  dan manusia ular lainnya, langsung saja menyeret tangan Xiao Ahnzi tanpa meminta persetujuan.

__ADS_1


Gadis itu tidak pernah menduga, ibu nya  akan memperlakukan kawan nya ini sebagai musuh, bahkan berniat menyiksa sampai membunuhnya. 


Xiao Ahnzi yang sedang dalam keadaan jengkel karena memikirkan tugas utama nya yang bisa dikatakan gagal, akhirnya menghajar Ratu Ular dan bawahannya, hal ini sekaligus membulatkan niat dan tekad Xiao Ahnzi untuk kembali ke kerajaan ufuk barat mengantar Xiao Lu Metian dan kawan kawannya keluar dari pegunungan Raja Monster terlebih dahulu.


menurut perkiraan Pangeran Keempat, keadaan di kerajaan ufuk barat pasti telah banyak berubah saat ini, karena Xiao Lu Metian belum juga kembali, bukan tidak mungkin ibu nya, Permaisuri Ling Xue kembali jatuh sakit karena beban batinnya.


Xiao Ahnzi memunculkan pusaran energi di depannya,di hadapan Ratu Ular dan seluruh rakyatnya,lalu menghilang dari pandangan mereka.


Tapi alih alih kembali ke kerajaan ufuk barat, Xiao Ahnzi malah keluar di halaman Akademi Tianqi, disaat terakhir ia teringat tentang penumpang lain di dalam dunia kecil.


Sebuah pusaran energi tiba tiba muncul di depan sebuah altar yang tempo hari digunakan sebagai portal untuk memasuki pegunungan Raja monster. Portal tersebut sedang tidak aktif, karena memang hanya bisa di aktifkan sekali dalam tujuh tahun, tidak ada penjaga di tempat tersebut,


Xiao Ahnzi keluar dari pusaran energi pemindah miliknya, tidak ada orang lain di sekitar, akademi Tianqi dalam keadaan sepi meski hari baru beranjak petang saat ini.


Tidak ingin berlama lama, Xiao Ahnzi segera saja menarik semua penumpang di dalam cincin nya, kecuali Xiao Lu Metian.


Empat orang muncul begitu saja dari kekosongan,semuanya dalam kondisi duduk posisi lotus.


****


Istana ufuk barat dalam keadaan sunyi sewaktu Xiao Ahnzi melangkah keluar dari pusaran energi pemindah, perbedaan waktu antara tempat ini dan akademi Tianqi mencapai lima jam, jika sebelumnya Xiao Ahnzi tiba di akademi Tianqi waktu senja telah datang, tapi di kerajaan ufuk barat ini masih sangat siang, matahari masih bersinar terik, baru terlewat sedikit dari titik tertinggi nya.


"Bukankah ini terlalu sunyi?" Xiao Ahnzi tidak melihat rombongan prajurit yang biasanya pada jam jam tertentu duduk bersama di depan gerbang istana kerajaan, gerbang itu dalam keadaan terbuka lebar dan di kedua sisi nya tampak lima pengawal yang berbaris tanpa berpaling, 


Xiao Ahnzi tidak mengganggu prajurit yang sedang bertugas itu, dia terus melangkah menuju bangunan utama istana, di sana tampak dua orang memegang tombak di tangan mereka yang saling bersilang di depan pintu istana. 


Kedua penjaga itu tersentak ketika Xiao Ahnzi yang tidak populer itu sudah berada tepat di depan mereka. Dengan gugup salah satu nya lalu berkata. 


"Maaf, tuan muda, istana sedang tidak menerima tamu, paduka Raja sedang tidak dapat di temui" Pengawal itu berkata sopan. 

__ADS_1


"...... " Xiao Ahnzi.


Lalu terdengar bisik bisik di antara dua pengawal tersebut. 


"Kenapa mereka tidak menghentikan orang ini? "


"Aku tidak tahu, mereka benar benar membuat kita dalam masalah"


Karena Xiao Ahnzi hanya diam dan tidak mengatakan apa apa, pengawal itu kembali berucap, 


"Harap tuan muda mau mengerti, dan silahkan datang lagi lain kali, saat paduka Raja bersedia di temui. "


"Apa aku begitu asing? Bahkan mereka tidak mengenali aku? "


Xiao Ahnzi tidak pernah memikirkan ini sebelumnya, entah kenapa sekarang dia merasa kesal dengan keadaan ini. Tapi ia tak bergeming, masih berdiri seakan tidak mendengar ucapan kedua pengawal barusan. 


"Tuan Muda,, silahkan kembali! " Suara pengawal itu sengaja di keraskan, membuat Xiao Ahnzi melongo. 


Sedikit nada tinggi tersebut mengundang pengawal lain berdatangan, bahkan penjaga gerbang yang berjumlah sepuluh orang tersebut juga terkejut dan berlari menuju pintu bangunan utama. 


Wajah kesepuluh pengawal gerbang tersebut berubah pucat, bagaimana pun jika ada yang berhasil melewati gerbang tanpa sepengetahuan mereka, jelas karir dan nyawa mereka jadi terancam.


Tidak lama sampai tempat itu jadi ramai dengan para prajurit penjaga yang menggenggam senjata terhunus ditangan mereka. 


"Eh..? "


Xiao Ahnzi semakin serba salah, bagaimana menjelaskan keadaan ini, "hmm,, biar kakak saja,, " Akhirnya pangeran keempat menemukan jalan keluar. 


Segera saja Xiao Lu Metian di keluarkan secara paksa dari dunia kecil di dalam cincin. Untungnya gadis itu bukan dalam keadaan sedang mandi atau ganti pakaian,,

__ADS_1


Entah kebetulan semacam apa, Xiao Lu Metian keluar dari dunia kecil bersama seekor Harimau putih yang taringnya panjang seperti sepasang pedang, tiba tiba harimau putih tersebut mengeluarkan suara auman yang mengguncang istana. 


Roarr


__ADS_2