Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
126. yang tidak diketahui


__ADS_3

Sudah tiga bulan semenjak Xiao Ahnzi duduk diam bermeditasi dibawah hujan petir di pilar batu pertama, selama itu tidak sekalipun pria gagah yang keluar dari dalam lukisan melepaskan pengawasannya dari apa apa yang dilakukan anak muda itu,


Pria itu sempat menggerutu ketika pertama kali Xiao Ahnzi berhasil naik ke puncak pilar batu, anak muda itu dengan santainya mengeluarkan peralatan memasak dan memulai demo nya di atas sana, kali itu Xiao Ahnzi mengeluarkan peralatan non logam dari dunia kecil, anak muda itu terkesan terlalu santai dimata pria tampan itu.


Setelah menyantap makan malamnya malam itu,sampai saat ini sudah tiga bulan lamanya Xiao Ahnzi tenggelam dalam meditasi,menyerap setiap sambaran petir, tetapi memang sangat berbeda dengan petir yang pernah di serapnya di padang petir abadi,  meski telah berbilang bulan terus diserap Xiao Ahnzi, intensitas petir di menara batu ini tidak menurun sedikitpun.


Pada hari itu Xiao Ahnzi membuka mata dan berhenti dari meditasinya,menatap langit yang selalu berwarna emas karena sambaran petir yang tiada henti “ lambat sekali,,,aku harus menemukan cara lain untuk membuatmu kekenyangan,," Xiao Ahnzi berbicara pada dantian lubang hitam.


Xiao Ahnzi tengah berpikir ketika sebuah suara mengiang di telinganya


“ tiga bulan,, dan kau tidak mendapatkan apa apa? Ahhhh betapa sayang para dewa kepada ku? Menunggu ratusan tahun dan akhirnya bertemu calon pewaris yang begitu payah,,,”


Xiao Ahnzi hanya bisa menghembuskan nafas tertahan mendengar perundungan dari kepingan jiwa itu,siapa di dunia ini kultivator yang tidak menginginkan kekuatan? Bahkan Xiao Ahnzi sempat berada di persimpangan jalan yang membuatnya nyaris tersesat ke jalur kiri untuk sesuatu yang bernama kekuatan itu.


“Ahhh apa yang aku katakan?” suara itu terdengar sangat dekat,bukan pesan suara jarak jauh lagi,Xiao Ahnzi yakin orang itu berada di puncak pilar batu bersamanya,dan segera mengedarkan pandangan mencari sumber suara.


Tidak lama sampai Xiao Ahnzi menemukan subjek itu di antara sambaran petir, tidak seperti yang di alami Xiao Ahnzi,tidak satu pun lidah petir yang berhasil menyentuh tubuh subjek tersebut,ada perisai udara kecil yang menyelubungi tubuhnya, Xiao Ahnzi terkejut,pria itu pun tidak kalah terkejut ketika tubuh anak muda itu dijilat lidah petir. 


“Gila! Jadi selama ini kau membiarkan tubuhmu dijilati petir?” pria itu takjub, dalam pikirannya Xiao Ahnzi menggunakan teknik pernapasan petir untuk memblokir sambaran sambaran petir seperti yang ia lakukan saat ini,bukannya menerima petir petir itu secara langsung,


“Iya,,” Xiao Ahnzi menggaruk kepalanya yang tidak gatal,karena pertanyaan ini seakan membuat anak muda itu bodoh tidak tertolong,


“Aisshh entah tubuhmu itu terbuat dari apa? Orang lain bahkan tidak akan tersisa tulang belulangnya sekali saja terkena sambaran petir di menara batu ini!” pria itu memberikan tatapan tidak percaya dengan hal yang terpampang didepan matanya.


“Hmmm,,,senior, bukankah cara nya memang seperti itu?” Xiao Ahnzi bingung sekarang, bahkan wajahnya timbul rona merah karena malu telah melakukan metode yang salah.

__ADS_1


“.......” Pria yang keluar dari dalam lukisan itu menundukkan kepala, tidak tahu harus berkomentar apa, jelas apa yang di lakukan anak muda ini adalah hal paling gila yang pernah di lakukan kultivator selama ribuan tahun,


“a-aku tidak bisa mengatakan cara seperti itu adalah cara yang benar,tapi kamu mampu bertahan setelah tiga bulan,,a-apa lagi yang harus ku katakan heh?”


pria dari dalam lukisan mengusap tengkuknya ketika tubuh anak muda di depannya kembali disambar petir besar, sedangkan anak muda itu tidak bergeming.


“Bisakah kau gunakan teknik yang ku ajarkan seperti aku menggunakannya?” pemandangan manusia disambar petir itu sungguh mengganggu mata,


Xiao Ahnzi tampak berpikir, lalu mencoba mengendalikan energi spiritualnya membentuk perisai tak kasat mata yang mencegah petir petir itu terus menjilati tubuh kekarnya. Pada percobaan pertama gelembung itu cuma bertahan beberapa detik sebelum akhirnya meledak disambar petir,


Blup


Xiao Ahnzi mengulang lagi beberapa kali sampai perisai nya bertahan cukup lama, kedua orang itu sekarang duduk beralaskan permukaan batu merah menyala, setelah terdiam cukup lama,akhirnya pria yang berasal dari dalam lukisan itu buka suara, suaranya pelan seperti tengah bergumam


“......” Xiao Ahnzi tersentak,baginya tudingan ini tidak beralasan, “hmmm senior,,aku tidak menyembunyikan apapun,” Xiao Ahnzi menjawab tanpa nada.


“......”


Setelah menghembuskan nafas berkali kali pria itu akhirnya mulai buka suara,kali ini nadanya serius,


“Baik,dengarkan,,aku meninggalkan kepingan jiwa ini ditempat ini memang dengan maksud menunggu pewaris yang berjodoh, di awal kamu memasuki rungan ku,aku sangat berharap pewaris yang ku tunggu setidaknya adalah jenius beladiri, tapi praktikmu itu membuatku hampir membenturkan kepala ke lantai sampai pecah.,” pria itu diam sejenak, membuat anak muda yang membeku di depannya berkali kali menelan ludah.


“Tapi lalu aku sadar, untuk sampai ketempat ini, siapa pun itu butuh lebih dari sekedar keberuntungan, kabut ilusi itu bahkan bukan sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata oleh seorang immortal early stage, tapi belalang sembah seperti mu sampai ketempat ini tanpa segores luka pun di tubuh,,,” pria itu kembali menghembuskan nafas sebelum melanjutkan “aku bukan hanya merasa ditampar berkali kali, kepala ku seperti dibenturkan ke lantai.kau tahu?” di ujung kalimat suara pria itu meninggi seakan ada kemarahan dan kegetiran didalamnya.


“......”

__ADS_1


“Lalu kau  bilang tidak menyembunyikan apa pun?, kau pikir aku akan percaya melihat petir menjilati tubuhmu sepanjang waktu dengan mata kepalaku sendiri? Hah? Siapa kau sebenarnya?” Pria itu jadi emosional, bahkan permukaan batu dibawah kaki nya melesak,membenamkan kakinya sampai sebatas mata kaki.


“...., a-aku tidak menyembunyikan apa apa,” Xiao Ahnzi lalu menceritakan kebiasaannya dalam melatih beladiri, anak muda itu tidak berbohong sepatah kata pun.


“Apa?” kening pria itu berkerut, “jadi kamu belajar sendiri berdasarkan pemahaman terhadap kitab kitab yang kau baca? Tanpa guru yang mengajarkan secara langsung?” ia bergerak mendekat dan merapat ke arah Xiao Ahnzi, anak muda itu mengangguk kan kepala meng iyakan.


“Huffttt…., aku akan mengajari mu beberapa teknik beladiri, tapi aku tidak bisa membantu soal praktikmu,,,”


“Terimakasih senior..” Xiao Ahnzi merasa bersyukur,orang ini bersedia mengajarinya,setidaknya hal ini akan memperbaiki pemahamannya tentang seni beladiri. Meski tidak semua yang dipelajari Xiao Ahnzi salah atau melenceng dari teknik sebenarnya, anak muda ini tetap melakukan evaluasi secara mendalam.


“Lakukan saja seperti yang telah kau lakukan,,” pria dari dalam lukisan itu lalu membeku dalam pikirannya sendiri “apa anak muda ini masih harus melewati ujian petir surgawi ke depannya? Petir seperti apa yang mampu menghentikan makhluk mengerikan ini? Tiga bulan terus menerus disambar petir dan dia masih tegak berdiri,, para dewa di tanah surgawi benar benar harus menemukan metode terbaru untuk menghalangi laju anak setan ini dimasa depan,,”


Tiba tiba pria itu menatap tajam ke arah pemuda berambut putih seperti salju di depannya, “kamu tidak ingin membentuk ulang dantian mu itu?”


“......” Xiao Ahnzi mengerutkan kening,tapi tidak mengatakan sepatah kata pun,


“Dantian itu akan membuatmu gila setengah mati,dantian berakar jelas lebih baik dibanding punya mu yang sekarang,,,” 


“......” Xiao Ahnzi tampak berpikir,ia memikirkan kata kata orang di depannya dengan serius,


“Ahhh,,,andai saja teknik pernapasan itu masih ada didunia ini,,,” pria itu teringat kembali dengan teknik pernapasan hitam, “tentu bebanmu akan sedikit berkurang,meski masih tidak mudah,,”


“.....,” Xiao Ahnzi tertarik, “teknik pernapasan apa yang senior maksud?”


“Teknik pernapasan milik seorang tokoh jahat dimasa lalu,iblis penghancur, teknik pernapasan hitam!”

__ADS_1


__ADS_2