Pangeran Ke Empat

Pangeran Ke Empat
057. Trigger


__ADS_3

Tebakan Xiao Ahnzi tentang sikap yang di perlihatkan binatang ini, yang seolah begitu melindungi orang yang terbaring di tanah, tidak sepenuhnya benar,


Sebenarnya yang terjadi adalah Harimau Putih itu merasa takut kepada anak muda yang baru datang ini, aura pembunuh yang merembes dari tubuh anak muda ini terasa sangat berbeda dibanding aura pembunuh yang dimiliki orang orang yang tadi siang menyerangnya,


seakan orang di depannya ini adalah spesialis pembantai Demonic beast, entah berapa banyak ia telah membunuh makhluk sebangsa nya.


Tidak mengherankan, semua itu adalah akibat dari banyak nya Xiao Ahnzi membunuh demonic beast semenjak keluar dari perpustakaan kerajaan, bahkan beberapa di antara nya tergolong ke dalam raja monster.


 Jarak Xiao Ahnzi dengan Harimau Putih itu tersisa kurang dari sepuluh meter, dan anak muda itu masih melangkah maju.


Merasa terpojok, demonic beast Harimau Putih itu akhirnya menerjang Xiao Ahnzi, kedua cakarnya membuat angin terbelah, tubuh besar nya datang dengan cepat mengincar Xiao Ahnzi,


 “Oh,, kau ingin membunuhku ? Kau belum mampu,,,”


 Xiao Ahnzi tampak sangat santai menghadapi tekanan yang dilepaskan Binatang buas itu,


Pangeran Ke empat cukup tertarik dengan Binatang Buas satu ini, jadi tidak tidak ingin membunuhnya,


terlebih jika memang orang itu adalah Xiao Lu Metian, kakaknya. Dan ternyata XIao Lu Metian benar benar seorang tamer,,, sayang sekali kalau harus kehilangan satu piaraan yang unik ini.


Lesatan tubuh Harimau Putih itu cepat, tapi ada yang lebih cepat,, respon Xiao Ahnzi.


Sebelum Cakar Harimau itu menyentuh tubuhnya, Xiao Ahnzi mengeluarkan Pusaran energi pemindah tahap dua.


Tubuh besar itu seperti di seret ke dalam pusaran energi, lalu menghilang, untuk beberapa detik setelahnya muncul kembali sejauh seratus meter, tepat di tempat tubuh tubuh dingin tidak bernyawa yang belum sempat di periksa lebih lanjut oleh Xiao Ahnzi.


Dengan cepat anak muda berambut seperti gundukan salju itu memeriksa tubuh yang terbaring di tanah, berada sangat dekat, Xiao Ahnzi sekarang yakin, orang ini benar benar Xiao Lu Metian adanya.


Xiao Ahnzi masih mengingat jelas aroma yang di tebarkan tubuh kakaknya.


“Xiao Lu!!,, Xiao Lu,,”


Xiao Ahnzi memanggil nama gadis itu beberapa kali, tapi orang itu masih belum membuka mata nya,


”Xiao Lu,, kakak,, “


Xiao Ahnzi biasa nya memanggil Kakak kepada Xiao Lu, tapi karena ingin menyembunyikan jati dirinya, pangeran ke empat memanggil nama Xiao Lu secara langsung. Dia masih ingin menjahili kakaknya yang cerewet ini.


Di lain sisi, Harimau Putih yang di kirim Xiao Ahnzi sejauh seratus meter mengaum keras, anak muda itu lolos dengan cara yang belum pernah diketahui nya, membuat Binatang buas ini melepaskan kecerdasannya. Demonic Beast itu benar benar marah,kalut, 


Dengan cepat makhluk itu kembali berlari memburu Xiao Ahnzi. penciumannya yang tajam segera menuntunnya ke tempat dia meninggalkan wanita yang menebarkan aroma wangi yang dia suka itu.

__ADS_1


Tanpa aba aba Harimau Putih langsung menerkam Xiao Ahnzi, melalui lompatan panjang yang melewati jarak sepuluh meter lebih, cakar tajamnya kembali memecah udara dingin malam itu, bahkan sebelum jangkauannya mencapai XIao Ahnzi, makhluk itu terlebih dahulu melepaskan energi kuat melalui auman


Groooaaarr


Xiao Ahnzi bergeming, Auman yang bisa menyebabkan ketulian itu tiba tiba tertelan kedalam Pusaran energi pemindah,


Xiao Ahnzi punya pikiran iseng, dia mampu membuat pusaran pemindah itu kemana saja, selama tempat itu pernah di kunjungi nya,


sebuah seringai menakutkan muncul diwajahnya,, kalau sudah begini, seseorang biasa nya akan jadi korban.


Jauh,,,


lebih seratus kilo meter dari sana, di dalam sebuah penghalang, tiba tiba muncul sebuah pusaran energi berwarna gelap, lokasi nya tepat pada sebatang pohon yang beberapa jam lalu digunakan Xiao Ahnzi untuk mengintai rombongan Xiao Khong Chun. 


jika tidak memiliki penglihatan super, seorang kultivator di tingkat grand master pun tidak akan mampu melihat pusaran energi tersebut di tengah gelap nya malam., 


Groooaaaar


Sekumpulan orang yang duduk berbaris mengelilingi api unggun tiba tiba saja berhamburan,


suara auman binatang buas itu terasa seperti berada di dalam daun telinga mereka sendiri, sangat keras dan mengejutkan.


“Demonic Beast!!!”


“Ada Monster!!”


Pecah keributan seketika, semua mata dalam kepanikan mencari cari sumber suara, bahkan beberapa orang mencoba menerobos penghalang untuk melarikan diri meski belum tahu demonic yang barusan mengagetkan mereka ada dimana.


Mereka hanya menebak, makhluk bersuara keras barusan sudah berada di dalam penghalang yang mereka pasang, karena terdengar begitu dekat.


Kembali ke tempat Xiao Ahnzi,


Setelah mengirim suara auman harimau putih menjauh, pusaran energi itu langsung menghilang,


sepersekian detik selanjutnya Xiao Ahnzi membuat pusaran energi baru, kali ini pusaran tingkat dua yang memiliki kekuatan menyedot, harimau putih itu kembali mengalami kejadian yang sama,


Xiao Ahnzi kembali mengirim nya ke tempat banyak tubuh dingin tanpa nyawa sejauh seratus meter.


Menunggu Harimau Putih itu kembali, Xiao Ahzi kembali mencoba membuat Xiao Lu terbangun, anak muda itu mulai menepuk pelan kedua Pipi Xiao Lu Metian,


Xiao Lu tampak tidak mengalami luka apapun, hanya pakaiannya yang tampak robek di beberapa bagian.

__ADS_1


Xiao Ahnzi berasumsi, kakak nya ini sampai tidak sadarkan diri hanya karena kelelahan, bahkan tidak ada kelainan dalam pernapasannya, bahkan Xiao Ahnzi menggunakan teknik mata ketiga untuk memeriksa lebih jauh, kesimpulan akhirnya tetap sama.


anak muda ini begitu sabar dan telaten membangunkan kakaknya,


Untuk membuat Xiao Lu mMetian bangun, Xiao Ahnzi bisa saja menggunakan cara seperti caranya membangun kan Beruang di masa lalu, tapi ia khawatir kakak nya ini tidak akan melepaskannya setelah melakukan itu, 


Di samping itu, Harimau Putih yang memancarkan cahaya biru di mata nya kembali datang, serangannya masih sama, bahkan beberapa kali lebih kuat dari sebelumnya,


Xiao Ahnzi juga masih melayani nya dengan cara yang sama. Kejadian yang sama akhirnya terulang berkali kali,


terakhir kali Harimau Putih itu datang lagi, tapi tampak sudah sangat kelelahan.


Dari sinar mata nya, makhluk ini tampak telah jerih dengan anak muda ini, entah berapa kali serangan yang dilakukannya dengan pengerahan tenaga yang besar itu menghilang begitu saja memasuki pusaran energi, kalau bukan serangannya yang menghilang,tubuhnya yang menghilang di telan pusaran energi tersebut, lalu saat sadar, tubuhnya telah kembali ke tempat tadi siang bertarung bersama gadis yang memiliki aroma yang membuatnya tidak bisa pergi jauh itu.


Binatang Buas, Harimau Putih bertaring Pedang itu akhirnya menjatuhkan diri lima meter di depan Xiao Ahnzi yang tampak masih berusaha membangunkan gadis itu,


Harimau Putih bertaring Pedang itu telah menyerah bila di lihat dari sikap nya.


Di depannya, Xiao Ahnzi tampak tersenyum, entah mengejek entah bagaimana, anak muda itu lalu berkata,


“Kawan,,kau tenang saja, aku tidak bermaksud buruk, terimakasih kau telah membantu kakak ku yang keras kepala ini.”


Harimau itu menggereng pelan, terlalu malas menanggapi perkataan anak muda tersebut, dia benar benar merasa di kerjai.


Sementara itu, diwaktu yang hampir bersamaan di tempat berkumpulnya gerombolan Xiao Khong Chun,


Setelah Xiao Khong Chun memerintahkan bawahannya untuk  memeriksa seluruh sisi yang di selubungi penghalang buatan kepala Akademi Tianqi,


Namun orang orang itu tidak menemukan kejanggalan atau pun kerusakan pada penghalang, 


Xiao Khong Chun yang juga mendengar sendiri suara auman yang keras itu, akhirnya turun tangan memeriksa ulang penghalang, nihil, tidak ada sesuatu pun kejanggalan. XIao Khong Chun bahkan mencoba menyerang penghalang dengan serangan terkuat nya, penghalang itu bahkan tidak bergeming.


Setelah merasa yakin, Xiao Khong Chun akhirnya beranggapan suara auman tadi berasal dari luar penghalang, setelah itu Xiao Khong Chun memerintahkan bawahannya kembali istirahat. 


Tapi kejahilan Xiao Ahnzi benar benar akan menjadi malapetaka bagi orang orang ini, semula Xiao Ahnzi telah membuat penghalang ini dapat diterobos dari luar, dapat di masuki, tapi apapun yang berada di dalamnya tidak bisa keluar.


Hanya saja,apa yang tidak direncanakan Pangeran ke Empat tadi adalah trigger, pemicu. 


Niatnya semula mengirim suara auman harimau Putih sekedar mengagetkan orang orang itu, diluar dugaan malah memicu monster monster kuat berdatangan, malang bagi orang orang itu, mereka lengah,,


saat itu petaka  itu datang.

__ADS_1


__ADS_2