
Menyadari tamu yang datang,Tetua yang bertugas di gerbang Akademi segera menjura hormat. “Selamat datang yang mulia baginda Raja Xiao Tian” orang ini terdengar begitu tulus,
“Tetua Fei terlalu sungkan, Saya datang sebagai murid akademi Tianqi,ya… meski.. Tadi saya buru buru begitu mengetahui musibah yang menimpa Xiao Jin Tian, Putra saya yang juga menjadi murid di Akademi” Raja Xiao Tian baru menyadari pakaian yang dipakainya saat ini masih Pakaian kebesaran Raja Ufuk Barat.
Tetua Fei Long, tetua yang bertugas menjaga gerbang akademi, pada masa nya adalah teman baik Xiao Tian sewaktu masih di Akademi Tianqi, wajah orang yang berpenampilan tua itu jadi murung, Tetua Fei Long ini tentu saja mengetahui kejadian yang menimpa Putra Xiao Tian, sebagai seorang sahabat dirinya merasa bersalah tidak dapat melindungi Putra sahabatnya itu.
“Xiao Tian,,,, aku,,,minta maaf” pelan suara orang tua di depan nya masih terdengar oleh Xiao Ahnzi,
“Bukan salah mu Fei Long, aku faham situasi mu,,” Raja Xiao Tian tahu arah pembicaraan Tetua Fei Long, jadi tidak ingin membuang waktu terlalu lama mendengar curhat teman lama nya ini, lalu Raja Xiao Tian melanjutkan “ bisa kah aku menjenguk Xiao Jin Tian sejenak?” Raja Xiao Tian sebenarnya sangat menghargai temannya ini, tapi waktu telah berlalu terlalu lama, Xiao Tian tidak tahu di pihak mana Fei Long saat ini, yang jelas,bila orang tua ini menghalangi maksudnya dia tidak akan menahan diri,
“Ohh tentu,,, aku sendiri yang akan mengantarmu ke kediaman Murid bagian dalam!” wajah Tetua Fei Long jadi bersemangat,tapi sejenak mata tua nya melirik Pemuda berambut Putih di sebelah Raja Xiao Tian.
Raja Xiao Tian mengerti maksud tatapan Fei Long, “Nanti aku jelaskan sambil jalan”
Tetua Fei tidak mempermasalahkan lagi keikutsertaan anak muda berambut putih seperti salju itu,
Tetua Fei Long lalu memberi beberapa perintah kepada beberapa orang kultivator yang dibawahinya dalam tugas sebagai Penjaga Gerbang, lalu mengantar Raja Xiao Tian ke kediaman Xiao Jin Tian.
Raja Xiao Tian tidak menyebutkan Xiao Ahnzi sebagai Pangeran ke Empat, Putra nya. Kepada tetua Fei Long anak muda ini di perkenalkan sebagai sahabat dari wilayah utara Benua Timur,
__ADS_1
Tetua Fei Long melihat penampilan anak muda yang memiliki Rambut tidak biasa, berwarna Putih seperti salju,dan memiliki mata yang luar biasa, segera merasa yakin dengan keterangan Raja Xiao Tian.
Hal ini memang sesuai permintaan Xiao Ahnzi sebelum berangkat menuju Akademi Tianqi, menurut anak muda itu, lebih mudah meng-evakuasi Xiao Lu Metian saat tidak ada yang tahu bahwa diri nya adalah Putra Raja Xiao Tian.
Kita flashback dulu sejenak kejadian di Perpustakaan Kerajaan Ufuk Barat.
Anak muda berambut putih seperti salju itu dalam keadaan berlutut ternyata masih bisa menghindari tebasan mematikan yang dilancarkan Permaisuri Ling Xue,
Semua mata yang menyaksikan kejadian itu seperti habis dihipnotis, tidak terkecuali Raja Xiao Tian sendiri, sekejab setelah lolos dari serangan Permaisuri Ling Xue, anak muda yang di anggap sebagai penyusup itu melesat menyerang Permaisuri Ling Xue.
Permaisuri Ling Xue yang memiliki perasaan yang sangat peka, menebak dengan benar bahwa sosok di depannya adalah Putra nya sendiri, tapi karena emosi dan juga ingin mengikuti gaya permainan Xiao Ahnzi, permaisuri melepaskan serangan, setelah serangan nya menderu mengincar nyawa putra nya sendiri, konflik batin melanda. Antara menyesal dan bahagia, Permaisuri Ling Xue terpaku di tempat,
Xiao Ahnzi berlutut, lalu kepala nya mulai menyentuh ujung kaki Permaisuri Ling Xue, dengan suara yang bergetar anak muda itu mulai berkata “ Xiao Ahnzi pulang,,ibu…” bahkan ada genangan air di sudut mata anak muda tiga belas tahun itu.
Permaisuri Ling Xue mengusap pelan Rambut Putra nya, “ Kamu Masih Nakal juga Xiao Er” tangannya masih bermain dirambut Xiao Ahnzi, Permaisuri Ling tidak pernah menduga, rambut putra nya yang putih seperti salju benar benar terasa dingin.
Saat Xiao Ahnzi terdiam meresapi belaian jari jari ibunya pada rambut putihnya, Raja Xiao Tian memasuki lantai tiga perpustakaan, Raja Xiao Tian bahkan kehabisan kata kata melihat adegan di depan mata nya., Lelaki itu terpaku diam, hanya pandangan mata nya yang mencoba menyampaikan perasaan nya saat ini.
Xiao Ahnzi masih dalam posisi berlutut beringsut kehadapan Raja Xiao Tian, lalu memberi penghormatan layaknya seorang anak, air mata Raja Xiao Tian tumpah mendapati fakta anak nya benar benar telah kembali,” Xiao Er….” pertemuan itu terjadi dalam suasana haru biru.
__ADS_1
Xiao Mei Mei yang ikut naik ke lantai tiga juga tidak dapat
menahan tangisnya, wanita setengah baya itu begitu bahagia melihat perkembangan Xiao Ahnzi, selain Xiao Lu Metian, Xiao Mei Mei lebih akrab dan menyayangi pemuda berambut putih ini.
Dalam kesempatan itu Permaisuri Ling Xue menceritakan tentang surat yang dikirim Xiao Jin Tian, Raja Xiao Tian juga menceritakan kondisi terkini klan Xiao.
Xiao Ahnzi mengemukakan beberapa pendapat, lalu menyusun rencana penyelamatan Xiao Lu Metian, dan meminta seseorang untuk mengantarnya ke Akademi Tianqi,
“Tidak akan sempat lagi, saat sampai disana,acara perburuan Naga dan Phoenix itu pasti telah selesai” Raja Xiao Tian tampak masyigul. Dengan menunggangi spirit beast paling cepat di daratan timur sekalipun tidak akan bisa sampai tepat waktu, waktu tersingkat yang pernah ditempuh kultivator dari kerajaan Ufuk Barat menuju Akademi Tianqi adalah dua hari terbang tanpa istirahat menggunakan spirit beast elang cahaya. Sementara spirit beast sejenis itu tidak tersedia di Kerajaan Ufuk Barat.
Pangeran ke empat lalu menunjukkan sedikit kemampuan dari pusaran pemindah miliknya, Xiao Ahnzi tidak bisa pergi sendiri karena dia belum pernah menginjakkan kaki di akademi Tianqi, harapan semua jadi semakin besar untuk menyelamatkan Xiao Lu Metian setelah melihat sedikit kemampuan yang dimiliki Xiao Ahnzi, bahkan Raja Xiao Tian sendiri yang mengantar Xiao Ahnzi, sekalian Beliau ingin memastikan keadaan Xiao Jin Tian Pangeran ke dua.
*****
Dalam perjalanan menuju kediaman Xiao Jin Tian di bagian dalam Akademi,Raja Xiao Tian menceritakan maksud nya membawa anak muda dari wilayah utara itu ke akademi Tianqi, tetua Fei Long lalu menghubungi beberapa tetua yang bertugas menjaga portal, beruntung orang orang itu adalah orang sendiri, mereka setuju menyusupkan Xiao Ahnzi kedalam arena perburuan Naga dan Phoenix di Pegunungan Raja Monster, taoi mereka harus menunggu gelap agar tidak ada pihak lain yang melihat dan menghalangi.
“ tempat ini telah banyak berubah….” Raja Xiao Tian merangkai ulang ingatannya tentang Akademi Tianqi bertahun tahun silam, bayangan bayangan indah tentang pertemuan dan perpisahan,, semua itu berakhir saat tetua Fei Long menunjukkan sebuah bangunan yang menjadi tempat perawatan Pangeran ke Dua.
Xiao Ahnzi yang telah mengetahui keadaan Xiao Jin Tian tidak dalam bahaya menghembuskan napas lega,Anak muda berambut putih itu telah mengetahui posisi portal menuju lokasi perburuan Naga dan Phoenix melalui penerapan teknik mata ketiga,Xiao Ahnzi keberatan jika harus menunggu gelap datang,itu masih enam jam lebih, dalam waktu enam jam itu sesuatu yang buruk mungkinsudah menimpa Xiao Lu Metian, kakak nya.
__ADS_1
Tanpa sepengetahuan Tetua Fei, Xiao Ahnzi menggunakan pusaran energi miliknya, ujung portal satunya di tempatkan Xiao Ahnzi tepat di depan portal menuju Pegunungan Raja Monster, hanya satu langkah, Xiao Ahnzi telah berhasil memasuki portal Pegunungan Raja Monster.