Penyesalan Suami : Air Mata Istriku

Penyesalan Suami : Air Mata Istriku
Episode 73 : Merancang Acara 7 bulanan


__ADS_3

"Assalamualaikum!"


"Walaikumsalam!"


"Eh, sudah pulang!"


"Iya nih, Bu!" jawab Nathan seraya menyalami ibunya.


"Ayo sini duduk!" Ibu menggamit lengan Michelle. Ia penasaran dengan hasil USG-nya.


"Eh, Kalian sudah pulang?"


"Iya, Yah!" mereka juga menyalami ayahnya.


"Sini Yah, duduk! Ibu penasaran banget, pengen tahu hasil USG-nya!"


"Iya, Ayah juga!"


"Gimana Michelle? Apa hasil USG-nya?"


Nathan dan istrinya terkekeh geli. Ternyata sebegitu antusiasnya mereka ingin mengetahui hasil USG-nya.


"Yah, Bu. Sebentar lagi kalian akan mendapatkan cucu laki-laki!"


"Apa? Benarkah?"


"Alhamdulillah," ucap Ayah.


"Alhamdulillah, Yah. Kita akan memiliki cucu laki-laki!" senang Ibu.


"Iya, Bu. Ayah seneng banget! Apakah keluargamu sudah tahu, Nak?"


"Belum, Yah. Mungkin setelah sholat Maghrib, Michie akan memberitahu keluarga di Bogor!"


"Ah, senangnya!" Ibu tidak berhenti berdo'a untuk keselamatan calon cucunya.


"Pokoknya kalau sudah tepat tujuh bulan. Kita harus buat syukuran, Nak?" tutur Ibu.


"Memangnya harus ya, Bu?" tanya putranya.

__ADS_1


"Kalau kata orang Jawa yang harus! Prosesi tujuh bulanan ini bertujuan meminta doa agar kelak bayi yang dilahirkan sehat dan memiliki pribadi baik serta berbakti pada orangtuanya!" tutur Ibu, "Apalagi ini kan anak pertama kalian. Acara ini ya harus dilakukan!"


"Bukankah di dalam Islam tidak dianjurkan, Bu?" tanya Nathan lagi.


"Setahu aku memang nggak dianjurkan sih, Mas! Tapi, jika kegiatan yang dilakukan positif, seperti membaca Al-Quran, zikir bersama, atau menyantuni anak yatim, maka acara selamatan saat hamil 7 bulan, mitoni atau nujubulan boleh-boleh saja dilakukan!"


"Semua itu adalah sunnah Rasulullah SAW. Kalau berdasarkan itu, tradisi tersebut termasuk kepada tradisi yang baik. Hukum diperbolehkannya melakukan tradisi baik, kata Ustaz Arrazy, juga tertuang dalam hadits yang bersumber dari sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Ibnu Mas'ud!" jelas Michelle.


"Abdullah bin Mas’ud berkata, Tradisi yang dianggap baik oleh umat Islam, adalah baik pula menurut Allah. Tradisi yang dianggap jelek oleh umat Islam, maka jelek pula menurut Allah.” (HR. Ahmad, Abu Ya’la dan al-Hakim).”


"Jadi kesimpulannya, acara syukuran 7 bulan boleh-boleh saja dilakukan!"


"Oh, begitu. Kalau begitu, Bagaimana kita adakan acara 7 bulanan dengan pengajian dan membagikan santunan untuk anak yatim-piatu, Sayang?"


"Boleh, Mas. Aku setuju banget!"


"Iya, nggak usah meriah. Yang penting adalah do'anya!" tutur Ibu.


"Iya, Bu!"


"Sudah Maghrib, Sana sholat dulu!"



Lantunan puja akan keindahan ciptaan Tuhan yang mereka lihat membuat irama indah menyatu dalam tiap nafas. Seolah langit tersenyum dengan cerianya, angin tertawa dengan desirnya, daun bersorak sorai, melambai dengan indahnya. Melihat dua jiwa saling merindu. Bersatu dalam selimut kalbu.



Rona merah jambu menghias wajah ayu perempuan itu. Sedangkan seorang laki-laki bagaikan kumbang yang haus akan dahaga. Sentuhan jari lentik menyusuri wajah yang terpejam. Tak peduli lagi dengan helaian kain-kain yang terlepas dari peraduan.



Berbagi selimut satu sama lain, saling memuja dan memuji. Menghilangkan rasa malu yang luar biasa. Menjadikan rasa yang indah bagaikan madu.



"Kamu sangat cantik, Sayang!" ucapnya sangat lembut. Michelle tersipu malu.


__ADS_1


Satu persatu kelopak mahkota berjatuhan dari peraduannya. Menandakan ada aktivitas halal diantara mereka. Semuanya telah terjadi, menunggu harapan akan jiwa-jiwa baru.



Diperutnya adalah bukti akan Kuasa-Nya. Sebuah jiwa yang akan menjadi cikal bakal turunan terbaik. Dengan doa-doa yang selalu terukir di setiap hembusan nafas, detak jantung dan lantunan dzikir.



"Terimakasih, Sayang!" Nathan mengecup kening istrinya dengan sayang.



"Akan kita beri nama apa putra kita, Mas?" tanya Michelle seraya menyenderkan kepalanya di dada bidang sang suami.



"AGAM ABDULLAH PRATAMA." ujar suaminya.



"Wah, namanya bagus banget ya, Mas! Apa artinya Mas?"



"Hamba Allah yang kuat, tampan dan besar dan anak pertama dari kita, Sayang!"



"Bagus, Mas. Aku suka!" Michelle semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh sang suami. Nathan semakin erat memeluknya. Hanya ada rasa cinta dan sayang untuk sang istri dan calon sang buah hati.



To be continued ....



☄️☄️☄️☄️☄️☄️


__ADS_1


Minta dukungannya dong????


__ADS_2