Penyesalan Suami : Air Mata Istriku

Penyesalan Suami : Air Mata Istriku
Episode 80 : Melahirkan Dalam Gudang


__ADS_3

Michelle memegangi perutnya. Cairan bening merembes di bagian pangkal pahanya. Dia merasakan sakit yang luar biasa di dalam perutnya. Antara hidup dan mati, Michelle berusaha untuk kuat.


Sekujur tubuhnya berkeringat. Dia meremas apapun, menahan rasa sakit itu. Cairan bening itu, terus mengalir di area pangakal pahanya.


Apakah ini yang namanya ketuban?


Ya Allah, Selamatkan kami!


Michelle melangkahkan kakinya mendekati pintu. Menggedor pintu tersebut, supaya penjaga yang sedang duduk di bangku depan mendengar.


"Tolong, Saya mau melahirkan! Tolong bukaaaaaaa!" teriak Michelle menggedor pintu itu dengan kuat.


"Dewiiiiiiiiiiii! Buka pintunya!" teriaknya lagi.


"Bukaaaaaaaa! Tolong, Saya mau melahirkan!"


BRAKK ...


BRAKK ...


BRAKK ...


"Dewiiiiiiiiiii! Tolong buka pintunya!"


Huft ... Huft ... Huft


Michelle berusaha untuk mengatur nafasnya. Menghirup udara lewat hidung, dan mengeluarkannya lewat mulut.


"Tenang, Nak! Kita harus kuat!" ujarnya sambil mengusap-usap lembut perutnya.


"Dewiiiiiiiii! Tolong Buka! Aku mau melahirkan, Wi!"


"Bukaaaaaa pintunya! Tolong!"


"Tolong, Dewi! Jangan perlakukan aku seperti ini!"


"Dewiiiiiiiiiiiiiii!" rasanya sia-sia saja membuang tenaganya untuk berteriak. Dewi tidak akan pernah mau membukakan pintu itu. Hatinya sudah ditutupi dengan rasa benci dan dendam. Juga rasa dengki yang luar biasa.


BRAKK ...


BRAKK ...


BRAKK ...


"Bagaimana ini?" tanya pengawal satu.


"Apa kita laporkan saja ke Bu Dewi!"


"Iya, Laporkan saja! Takutnya terjadi sesuatu dengan wanita itu!"


"Cepatlah, Telfon, Bu Dewi!"


Dret ... Dret ... Dret


"Hallo!"


"Bu, Ini saya! Saya mau mengabarkan pada Ibu. Wanita itu teriak-teriak terus, Bu! Dia meminta tolong buat dibukakan pintunya! Katanya mau melahirkan!"


"Biarkan saja! Biar dia mati membusuk di sana!"


"Tapi, Bu ... !"


"Sudah jangan telepon saya lagi! Saya sedang sibuk!"


Tut ... Tut ... Tut


____


____

__ADS_1


"Duh, Bagaimana ini?" cemas pengawal dua.


"Wanita itu bisa mati!"


"Kau benar!"


"Sudahlah, Sebaiknya biarkan saja! Aku takut Bos marah!"


"Baiklah!"


____


____


"Tolooooooooong! Saya mau melahirkan!" isak Michelle.


"Ya Allah, perutku sakit sekali! Tolong hamba Ya Allah!" isaknya.


Seketika Michelle teringat, bagaimana caranya melahirkan. Dia sering melihatnya di channel YouTube. Divideo itu, Michelle memperhatikan bagaimana caranya melahirkan.


Michelle mengumpulkan kardus-kardus bekas. Juga ember berisi air. Di kamar mandi, ada ember kecil. Dia sengaja meletakkan ember itu di lantai, agar airnya terkena langsung dengan sinar matahari. Dengan begitu airnya sedikit hangat.


Michelle duduk di lantai dengan beralaskan kardus. Dia menangis, merasakan sedih yang luar biasa. Hanya doa yang bisa ia lantunkan di bibir manisnya.


"Ya Allah, Andainya saja, umurku cukup sekian. Tolong ampuni segala dosa dan kesalahan ku, Ya Allah! Hamba memang bukan yang terbaik, tapi, Hamba berusaha menjadi lebih baik! Hamba mohon berikanlah kesempatan hidup untuk anak hamba. Menghirup udara segar kehidupan!"


"Bismillahirrahmanirrahim!"


Michelle berusaha mengatur nafasnya supaya normal dan rileks. Menarik nafasnya, dan menghembuskannya secara perlahan. Menarik nafasnya kembali dan menghembuskannya lagi. Dia berusaha untuk rileks dan tenang.


Setelah sedikit tenang, Michelle menghitung mundur. Dia mengejan dengan kuat, supaya sang jabang bayi keluar dengan selamat. Dia mengejan lagi, dan lagi. Mengeluarkan seluruh sisa tenaga yang dia miliki.


..."Bismillahirrahmanirrahim. Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta'khudzuhuu sinatuw walaa naum."...


..."La ilaha illallahul 'adszimul halim. La ilaha illallahu Rabbul 'arsyil 'adzim. La ilaha illallahu Rabbus samawati wal ardu wa Robbul 'arsyil 'adzim."...


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa."


Dengan deraian air mata, dia menangis dan bersyukur. Anaknya telah lahir ke dunia ini dengan selamat. Dia bisa menjaga amanah yang diberikan Allah kepadanya. Dengan hijabnya, dia membungkus buah hatinya.


Michelle sudah tidak mampu untuk membuka matanya. Dia terlalu mengantuk untuk membuka matanya. Tenaganya sudah terkuras habis. Kepalanya terasa sangat pusing. Dia masih mendekap buah hatinya supaya tetap hangat, tapi, dia sudah kehilangan kesadarannya.


____


____


Bertepatan dengan itu, Polisi berhasil menemukan titik lokasi terakhir para penculik itu. Dari CCTV jalan, dengan mudah Polisi meringkus pelakunya. Mereka tidak berkutik, setelah tempat mereka dikepung.


Polisi satu mendobrak ruangan yang digunakan untuk menyekap korban. Betapa terkejutnya polisi, mengetahui banyak darah bercecer dilantai keramik. Dan menemukan seorang wanita yang baru melahirkan sendiri di dalam gudang.


Bisa terlihat dengan jelas, darahnya masih sangat segar. Plasenta bayi juga sudah keluar. Namun tali pusat bayinya belum sempat dipotong. Polisi memeriksa keadaan Michelle, Dan syukurlah Michelle dan bayinya masih hidup. Bayi itu menangis kencang didekapan sang ibu. Segera Polisi memanggil ambulans.


Di dalam ambulans, Michelle dan bayinya mendapat pertolongan pertama. Seorang Dokter berusaha menolong Michelle dan bayinya. Bayi Michelle sempat kejang, tubuhnya membiru. Namun Dokter berhasil untuk menyelamatkannya.


°°°°°


Polisi langsung mengabarkan perihal ini kepada keluarga korban. Nathan nampak terkejut, dan juga senang. Dia pun bergegas pergi ke Rumah Sakit.


"Apakah itu benar istri saya?" tanya Nathan kepada Polisi.


"Iya, Pak. Bapak bisa langsung datang ke Rumah Sakit! Dan melihat sendiri keadaan istri Anda!"


"Apakah dia baik-baik saja?"


"Saya tidak bisa menjelaskan di telepon. Lebih baik Bapak melihatnya sendiri!"


"Baik, Baik. Saya akan langsung ke sana!"


____

__ADS_1


____


"Ada apa, Nak?" tanya Abah memperhatikan Nathan berbicara di telepon.


"Polisi berhasil menemukan Michelle."


"Benarkah?" senang Abah.


"Iya, Bah!" jawab Nathan, "Ayo kita ke Rumah Sakit!"


"Rumah Sakit!" Abah bingung.


"Kata Polisi, Michelle berada di Rumah Sakit. Kita disuruh datang ke sana!"


"Ya Allah, Apa yang terjadi padanya?" isak Abah.


"Umi!" panggil Abah.


"Iya, Bah!"


"Ayo ke Rumah Sakit! Michelle sudah ditemukan!"


"Alhamdulillah, Ya Allah!" senang Umi dan Ibu.


"Alhamdulillah," ucap mereka berbarengan.


"Kok di Rumah Sakit, Bah!"


"Sudah kita ke Rumah Sakit dulu! Kita disuruh Pak Polisi! Nanti baru tahu apa yang terjadi dengan Michelle!"


"Iya, Iya, Bah! Umi siap-siap dulu!" Umi Kulsum bergegas mengganti pakaiannya. Ibu juga melakukan hal yang sama.


"Siti, Ratna! Kalian di rumah dulu! Biar kami yang ke sana!"


"Baik, Bah!"


"Iya, Kalian tunggu rumah saja sama Mba Retno! Kalau kondisinya memungkinkan untuk dijenguk barulah kalian datang!" ucap Umi.


"Baik, Umi!"


Dengan menggunakan dua mobil mereka berangkat ke Rumah Sakit. Mobil yang pertama ada Abah dan Umi. Sedangkan mobil yang ke dua ada Nathan yang duduk di belakang kemudi, dan Ayah duduk di samping putranya, sedangkan Ibu di kursi penumpang.


Dengan kecepatan maksimum, Nathan mengendarai mobilnya. Hatinya sangat gelisah juga khawatir. Karena Polisi mengatakan, saat ini isterinya sedang di rawat di Rumah Sakit. Bukankah berarti, istrinya sedang tidak baik-baik saja!


Atau mungkin ada sesuatu dengan buah hatinya. Nathan hanya bisa berdo'a dalam hati.


"Ya Allah. Selamatkan keduanya! Aku tidak mau kehilangan mereka berdua, Ya Robbi! Bahkan aku rela menjadi penggantinya, Ya Rabb!" isak Nathan dalam hati.


To be continued ...


°°°°°°°°


...Hey-hey kakak-kakak semua!!😁😁...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari ya! Insyaallah. Tapi updatenya tidak pasti. Karena Author nya harus mengutamakan kepentingan pekerjaan the real life 🙏🙏...


...Maka dari itu, mohon dukungannya 🤗🤗...


...Jangan lupa tinggalkan Like, komentar, favorit, rate bintang lima, gitfnya bisa berupa bunga ataupun kopi, vote juga Author bersyukur banget...😂😂...


...Kasih bintang juga di novel ini ⭐⭐⭐⭐⭐, biar novel ini semakin bersinar seperti Michelle dan Nathan!!!!🤗🤗...


...Novel ini hanya akan ada di aplikasi Novel toon dan Manga toon saja. Bila ada di Aplikasi lain berarti itu cuma plagiat, dan Plagiat tidak dibenarkan dalam kepenulisan!!!!😱😱...


...Jadi, jika ditemukan para pembaca setia Cahyaning Fitri menemukan adanya Plagiat, mohon dilaporkan ya!!!!🙏🤗...


...Dukung terus novel ini, tambahkan di rak baca kalian. Nikmati alurnya, dan selamat membaca.....🥰🥰🥰🥰...


...Dilarang boomlike, karena jika itu sampai terjadi, akan menurunkan performa novel Author..🤗🤗...

__ADS_1


...Sehat-sehat buat kalian yang sudah setia hingga beberapa Bab, Semoga novel ini bisa menjadi penghibur di waktu senggang kalian....🥰🥰...


...Selamat membaca dan beraktivitas....🙏🙏...


__ADS_2