Penyesalan Suami : Air Mata Istriku

Penyesalan Suami : Air Mata Istriku
Episode 96 : Honeymoon ala Tasya


__ADS_3

Tasya dan Byan sudah bersiap-siap akan berangkat ke Bali. Mereka hendak bulan madu ke pulau tersebut. Dan semua itu berkat Nathan dan Michelle yang memberikan tiket secara cuma-cuma sebagai kado pernikahan.


Byan menitipkan Amira kepada Ibunya, dan gadis kecil itu sangat menurut. Karena memang sejak kecil, Amira sudah dirawat oleh sang nenek. Membuatnya menjadi gadis kecil yang mandiri.


"Dah, Pah, Mah! Pulang bawa Dede bayi ya!" ujarnya sangat menggemaskan. Tentu Tasya terkekeh geli.


"Iya, Sayang. Doakan Papa dan Mama ya!" ucap Byan.


"Tentu, Pa, Ma!" senyumnya mampu mengalihkan perhatian Tasya.


____


____


Tasya merasa nggak tega harus meninggalkan gadis kecil itu. Padahal dia sudah berjanji tidak akan pernah meninggalkannya. Tapi jika dia tidak pergi, sayang juga tiket yang sudah Nathan dan Michelle berikan.


"Sudah, Sana kalian berangkat! Nanti kalian bisa ketinggalan pesawat!" suruh Ibu mertuanya.


"Iya sudah, Bu! Kami berangkat ya! Ibu langsung pulang aja ke rumah Byan! Di sana sudah ada Mbok Yem!" ucap putra semata wayangnya.


"Iya. Dari hotel, ibu langsung pulang!"


Memang selesai acara resepsi, Mereka langsung menginap di hotel yang bersebelahan dengan Restaurant Fabyan. Jadi mereka nggak perlu bolak-balik pulang ke rumah karena hanya akan memakan tenaga dan waktu.


Byan dan istrinya melambaikan tangan ke Ibu dan Amira. Ada segurat kesedihan di wajah Tasya. Namun Fabyan berhasil menghilangkan kesedihan itu menjadi kebahagiaan. Pria berperawakan tinggi itu mencium jari-jari lentik istrinya. Membuat hatinya sedikit menghangat.


Taksi yang mereka tumpangi akhirnya sampai di Bandara. Byan menggamit tangan istrinya memasuki pintu masuk, dan check in terlebih dulu. Setelah semua pemeriksaan lolos, barulah mereka masuk ke pintu pemberangkatan. Mereka duduk sebentar. Setelah ada konfirmasi bahwa pesawat akan berangkat mereka pun langsung masuk ke pesawat.


Perjalanan kali ini bagi Tasya sangatlah mendebarkan. Biasanya Tasya berlibur ke Bali hanya seorang diri, namun kedatangannya kali ini, dia datang bersama sang suami. Dan ini adalah momen yang sangat penting baginya.


Sekitar 1 jam 56 menit mereka sampai di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bali. Tasya terlihat begitu bahagia setelah keluar dari Bandara. Rasanya tidak sabar ingin langsung jalan-jalan berkeliling Bali.


"Semuanya sudah lengkap kan?" tanya Byan.


"Sudah, Mas!"

__ADS_1


"Ayo kita langsung ke penginapan!" ajak suaminya.


"Ayo, Mas!"


Taksi yang mereka tumpangi berjalan menuju kawasan Kuta bagian utara. Sesuai dengan tiket honeymoon yang diberikan sahabatnya untuk pasangan pengantin baru itu.


Michelle memilih Rimba Jimbaran Bali sebagai tempat menarik untuk mereka menikmati bulan madu. Bukan hanya nyaman dan mewah, hotel itu memiliki kolam renang yang begitu luas dan pemandangan alam pepohonan hijau dan laut biru.


Pasangan pengantin baru itu juga bisa menikmati makan di tebing yang mengarah langsung ke laut. Bersantap makan ditemani deru ombak pantai Kuta. Mereka juga bisa berjalan-jalan di pantai sembari bercanda dan bermain pasir. 


"Ini indah banget, Mas! Michelle benar-benar tahu apa yang aku inginkan!"


"Iya, Kau benar, Sayang! Tempatnya luar biasa indah!" Byan mengerlingkan mata nakal, "Kita bisa bersenang-senang, Sayang!"


Tasya tersipu malu, "Ih, Mas!"


"Ayo kita masuk!"


____


____



Kamar khusus untuk pasangan pengantin baru. Kamar yang sangat luas dengan pemandangan yang sangat indah. Tasya langsung membuka balkon kamar melihat pemandangan diluar. Pemandangan yang mengarah langsung ke laut. Sungguh mahakarya Tuhan yang luar biasa indah.


Tasya berjalan ke tempat tidur, dia merebahkan tubuhnya yang sangat letih karena menempuh perjalanan yang cukup melelahkan. Sementara Byan, dia menaruh tas disudut ruangan.


"Sayang, aku bersih-bersih dulu!"


"Iya, Mas!"


Sambil menunggu suaminya mandi, Tasya menghubungi Michelle. Dia ingin mengucapkan terimakasih kepada sahabatnya itu. Dia merasa Michelle sudah memberikan kado terindah untuknya.


Dret ... Dret ... Dret

__ADS_1


"Assalamualaikum!"


"Walaikumsalam,"


"Michelle, Aku dan Mas Byan sudah sampai di Bali! Terimakasih banyak atas kado terindahnya!" ucap Tasya kepada sahabatnya.


"Alhamdulillah kalau kalian suka! Aku turut senang! Semoga menjadi honeymoon terindah untuk kalian berdua!" ujar Michelle.


"Iya, sudah. Aku tutup teleponnya ya! Nanti aku hubungi lagi!"


"Okey, Sya! Selamat bersenang-senang ya! Selamat membuat calon keponakan buat aku!" goda Michelle.


"Ah, Jadi malu aku!"


Hehehehe ...


"Oya, Jangan lupa pakai bajunya ya! Itu baju kesukaan para suami! Kau harus memakainya untuk menenangkan suami!" gelak Michelle.


"Apa harus?"


"Iya dong! Jika kamu membuat suami senang, kamu akan mendapat pahala berlipat ganda! Tapi jika kamu menolak ajakan suami, kamu bisa mendapat dosa!" tutur Michelle.


"Tapi aku takut?"


"Jangan takut! Baca doa sebelum melakukan hubungan! Dan ucapkan Alhamdulillah setelah melakukannya! Tujuannya supaya saat melakukan sunah, terhindar dari gangguan setan! Melafalkan doa berhubungan juga bertujuan agar calon keturunan dijauhkan dari gangguan setan yang terkutuk!" tutur Michelle.


"Oke, Oke! Aku akan ingat pesan kamu, Beb! Sudah dulu ya, nanti kita sambung lagi!"


"Assalamualaikum!


"Walaikumsalam,"


Kok aku jadi deg-degan ya!


To be continued ...

__ADS_1


__ADS_2