
hasil meeting kemarin sepakat bahwa Kevin akan mulai terjun langsung ikut mengelola hotel dikarenakan perusahaan Kevin ditunjuk sebagai majalah yang akan mempromosikan hotel terbaru keluarga Praga.
"kamu mau ke hotel?" tanya Kevin pada Farah yang sedang menikmati sarapannya
"hmm" jawab Farah
"bareng ajah" ajak Kevin.
"enggak bisa" tolak Farah.
"kenapa enggak bisa?" tanya Kevin kesal karena ditolak ajakannya
"nanti orang di hotel akan tau kalau kamu suami ku dan mereka mulai bergosip tentang kita" jelas Farah
"oooh jadi kamu lebih suka digosipkan dengan si Hans dari pada digosipkan dengan ku?" kesal Kevin.
"stop kalian kenapa sih?" kesal Santi yang seperti tak dianggap.
"kita berangkat sendiri-sendiri saja" tegas Farah dan tak ada lagi paksaan dari Kevin.
dikamar Santi
"sayang kamu kenapa sih sama dia?" omel santi.
"enggak apa-apa sayang, aku cuma kesel ajah dia tuh sok gak anggap aku di hotel" jelas Kevin.
"sayang selama ini juga kalian bersikap seperti itu kan dirumah? tidak saling menganggap satu sama lain, kenapa sekarang kamu peduli?" omel santi lagi
"masalahnya ini bukan dirumah tapi dihotel banyak orang dan kalau semua tau hubungan ku dan dia pasti akan tercium kalau rumah tangga kami tidak baik-baik saja" ujar Kevin.
"bagus dong dengan begitu kamu bisa mulai memperkenalkan ku kepada keluarga mu tentang status kita" ujar Santi penuh kelicikan.
"itu tidak mungkin aku harus pertahankan rumah tangga ini sampai kapan pun" ujar Kevin
"terus apa aku harus tanpa status seperti ini terus?" ujar Santi semakin kesal.
"kamu sabar ya aku akan berusaha yang terbaik untuk hubungan kita" ujar Kevin sambil mengecup kening Santi sebelum berangkat bekerja.
__ADS_1
"aku pergi kerja dulu" pamit Kevin
Kevin meninggalkan Santi yang masih penuh dengan rasa kesal
"bagaimana aku bisa menjadi nyonya Kevin kalau si Farah itu masih terus menjadi istri sahnya" kesal Santi dalam hati.
Farah dan Kevin berangkat kerja ke hotel dengan mobil masing-masing dan saat dihotel mereka akan menjadi seseorang yang tidak saling kenal.
"selamat pagi Bu Farah" sapa staff kepada Farah
"pagi pak Kevin" sapa staff kepada Kevin juga.
"eh mereka keliatan kaya orang musuhan ya?" bisik seorang staff kepada staff lainnya.
"shuuut jangan bikin gosip nanti kalian kena SP gosipin anak boss" ujar Bu Lia kepada housekeeping yang tak sengaja mendengar percakapan mereka.
"maaf Bu" staff tersebut langsung tertunduk.
"kerja kerja jangan ngegosip ajah" kata Bu Lia yang kemudian pergi meninggalkan mereka.
Lia adalah kepala housekeeping yang sudah cukup berusia dan sudah sangat lama bekerja di hotel milik keluarga Farah.
"baik saya akan kesana sebentar lagi" Farah masuk ruangannya dan bersiap menuju ruang kakaknya.
diruang Devan
"pagi kak Devan" Farah menyapa kakak tersayangnya itu.
"dek duduk" Devan mempersilahkan Farah duduk.
"kok Kevin ada disini juga kak?" tanya Farah yang melihat Kevin duduk di sofa ruangan kakaknya.
"kakak yang mengundang Kevin kesini untuk membicarakan Project kita kedepannya" jelas Devan.
Devan, Farah dan Kevin berdiskusi tentang Project yang akan mereka jalan kan bersama.
"apa aku dan Kevin yang jadi brand ambassador?" Farah terkejut.
__ADS_1
"Iyah omma dan papa sudah sepakat kalian yang akan menjadi brand ambassador hotel" jelas Devan.
"kita kenapa enggak pilih model atau artis ajah ka?" tanya Farah.
"kakak sudah usulkan tapi omma dan papa menolak lagi pula para memegang saham lain juga setuju kalian menjadi brand ambassador hotel mengingat kalian adalah suami istri dan anak dari para pemegang saham terbesar hotel" Devan menjelaskan secara rinci.
"huft" Farah tak bisa lagi menolak.
"okeh meeting selesai aku akan kembali bekerja" Kevin berusaha pamit.
"Kevin" panggil Devan
"ya" jawab Kevin
"tolong jaga Farah dan kerja sama lah yang baik jangan mengecewakan kita semua" tegas Devan
"tenang ajah aku orang yang profesional" Kevin meyakinkan.
Kevin keluar dari ruangan Devan meninggalkan Devan dan Farah.
"kak kenapa sih harus dia?" tanya Farah lagi
"dek papa dan omma Kevin sudah agak curiga dengan hubungan kalian, mereka merasa pernikahan kalian tidak sehat saat ini" jelas Devan
"memang sejak awal sudah tidak sangat sehat" Farah berkata pada dirinya sendiri dalam hati.
"dek kalian saling mencintai kan?" tanya Devan dengan nada harap-harap cemas.
"kak tenang ajah kami baik-baik saja" Farah memegang tangan Devan.
"baiklah aku kembali bekerja, banyak yang harus diurus" Farah pamit kembali keruangannya.
diclub
"beib hari ini anter aku kesalon yuk" ajak Santi pada pacar gelap nya.
"dengan senang hati baby" jawab Rudi
__ADS_1
cekrek cekrek
seseorang memoto Santi dan Rudi, sejak beberapa hari yang lalu Santi dan Rudi selalu ada yang mengawasi.