
keesokan hari nya Kevin menjemput Santi dari apartemen, Santi sangat senang bisa kembali kerumah Kevin karena disana ia bisa mencegah hal yang tak diinginkan.
Santi melenggang masuk kerumah layaknya seorang nyonya yang baru pulang berlibur.
"selamat datang dirumah" kata Kevin yang seperti sedang melayani ratu.
Santi langsung masuk ke dalam kamarnya bersama Kevin.
Farah yang sedang berada di luar rumah bersama Rani sahabatnya tak tau jika Kevin membawa Santi kembali pulang.
"far gua punya ide buat si cewe itu" Rani membisikkan sesuatu ketelinga Farah.
Farah mengerti maksud Rani dan mereka mulai menyusun rencana.
"okeh kita siap" ujar beberapa anak buah Farah yang selama ini menjadi mata-mata.
Farah kembali kerumah setelah urusannya selesai.
glek glek glek
Farah minum dengan sangat banyak ia merasa sangat haus karena cuaca diluar yang panas.
"sayaaang" terdengar suara rintihan.
"ternyata sudah pulang" bisik Farah dan tidak memperdulikan mereka.
Farah naik ke kamarnya dan merasa sangat pusing, tiba-tiba Farah merasa sekelilingnya berputar.
"nyonya nyonya" terdengar seseorang berteriak.
__ADS_1
Kevin yang mendengar teriakan dari luar langsung mengenakan pakaiannya dan berlari keluar kamar, dilihatnya Farah yang pingsan dipelukan salah seorang penjaga.
"ada apa ini?" teriak Kevin
"tuan nyonya pingsan, tadi saya mau buat kopi dan melihat nyonya seperti orang yang pusing tidak lama nyonya terjatuh" cerita Riza salah satu penjaga dirumah Kevin.
"aku akan membawanya ke rumah sakit" Kevin langsung menggendong Farah dan masuk ke dalam mobil.
Kevin terlihat panik melihat Farah pingsan, entah kenapa Farah bisa pingsan.
dokter memeriksa keadaan Farah dan menjelaskan semua kondisi Farah kepada Kevin.
"jadi harus dirawat beberapa hari di rumah sakit dok?" tanya Kevin.
"Iyah pak Kevin kondisinya serius, sepertinya selain dehidrasi Bu Farah juga suka terlambat makan malam" jelas dokter.
"mohon lebih diperhatikan lagi ya pak" dokter meminta Kevin lebih memperhatikan Farah.
Kevin akhirnya mau tak mau menjaga Farah dirumah sakit karena anggota keluarga Farah sedang berada di luar negeri, sedangkan kakak Farah marchel memiliki bayi jadi tidak bisa meninggalkan istrinya.
kriiing kriiiing
"halo sayang" jawab Kevin
"kamu dimana?" tanya Santi
"aku dirumah sakit Farah harus dirawat dan aku harus menjaganya jadi kamu dirumah dulu ya sendiri, tolong siapkan baju ku untuk dibawa oleh supir" Kevin menutup teleponnya.
Santi kembali kesal semua sekarang terasa Kevin sangat peduli dengan Farah, biasanya Farah juga tidak pernah sakit dan kalau pun sakit selalu berobat sendiri kedokter.
__ADS_1
"Kevin" panggil Farah dengan suara yang lemah
"kamu udah bangun" kevin memastikan.
"aku dimana?"
"kamu dirumah sakit, pingsan dan aku bawa kamu kesini" jelas Kevin dengan perasaan kesal
"aku sakit apa?" tanya Farah
"kamu dehidrasi dan asam lambung naik karena telat makan malam" Kevin menjelaskan semua yang ia dengar dari dokter
"pasti ini karena saus wijen itu, efek sampingnya membuat aku selalu kehausan dan tidak mau makan malam" jelas Farah
"apa benar seperti itu?" tanya ke in penasaran.
"Iyah aku selalu seperti itu, sudah hampir dua Minggu aku merasakannya minum tapi tetap lemas dan haus" Farah menjalankan kondisinya
Kevin menjadi merasa bersalah kepada Farah, karena ulah Santi yang memakai sendok salad untuk mengaduk saus wijen membuat Farah harus mengalami alergi dan menjadi seperti sekarang ini.
.
.
.
.
.
__ADS_1
hai mampir juga ke novel karya uma_bhie