Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Mendengar alasanmu


__ADS_3

Kevin menutup laptopnya, dia bersiap untuk kembali kerumahnya.


"Rey! aku akan menyetir mobilku sendiri, kamu pulang saja!" kata Kevin sambil menenteng tas kerjanya.


Kevin meninggalkan meja kerjanya dan ruangannya, sedangkan Rey masih berdiri menghadap meja kerja Kevin.


"kenapa dia pulang sendiri? bagaimana dengan makan malam ku?" gumam Rey.


setiap pulang kerja, Rey akan selalu dapat jatah makan malam dari Farah, jika Kevin tidak mengajaknya pulang berarti, malam ini dia harus mengocek kantongnya untuk membayar makan malam.


"malam ini nasibku kurang beruntung!" keluh Rey dengan menurunkan kedua sudut bibirnya.


tidak bisa menyantap makan malam buatan Farah membuat Rey kehilangan semangatnya.


*****


BIP BIP BIP


Kevin menekan tombol dan mobilnya terbuka, Kevin masuk kedalam mobilnya, dia memutar kunci lalu menstater mobilnya.


Kevin mengarahkan mobilnya menuju suatu tempat, dia ingin mengunjungi seseorang.


wajah Kevin terlihat sangat serius, dia juga mempercepat kecepatan mengumudinya, mobil Kevin melesat dengan cepat, hingga dia sampai disebuah tempat.


"selamat sore!" sapa salah satu petugas kepolisian.


"saya ingin berkunjung" kata Kevin

__ADS_1


"bapak ingin bertemu dengan siapa?" tanya polisi.


"Rudi, tersangka penusukan!" kata Kevin menyebutkan nama orang yang membuat dirinya mengalami hal tragis di hari bahagianya.


"mohon isi data pengunjung, lalu kami akan segera membawa anda keruang kunjungan" kata polisi sambil menyerahkan buku dan pulpennya.


Kevin mengikuti tata tertib kepolisian, dia menuliskan namanya di data daftar pengunjung.


"terima kasih pak, mari ikut saya." polisi itu mengantarkan Kevin ke ruang kunjungan.


setelah sampai diruang kunjungan, Kevin duduk di kursi dan polisi itu berbisik ke temannya, tak lama Rudi datang menemui Kevin.


"cih! untuk apa kamu kemari?" kesal Rudi


"duduklah dulu!" kata Kevin


"aku lihat, kondisimu sangatlah baik!" kata Kevin.


"tidak perlu basa basi! apa tujuanmu mengunjungiku?" tanya Rudi penasaran.


"aku kemari untuk tau, maksud dirimu melakukan hal itu kepadaku? kenapa kamu menusukku diacara resepsi pernikahan ku?" tanya Kevin sambil memperlihatkan wajah menyeramkanya.


kevin selain memiliki wajah yang tampan, tapi wajahnya bisa mematikan, ketika dia sudah terlihat kecewa, marah, wajah tampan itu berubah bagaikan sebuah pisau yang siap mencabik-cabik lawannya.


"alasanku adalah! aku tidak terima dengan kebahagiaanmu! sedangkan aku dan Santi hanya bisa hidup dalam kesengsaraan saja!" kata Rudi.


"hanya karena itu? bukan kah seharusnya kamu meminta pertolongan ku? tapi kamu malah menusukku!" kata Kevin dengan wajah meledek.

__ADS_1


"aku tidak perlu belas kasihan mu! atau bantuan berupa uang darimu!" tegas Rudi.


"Aku ingin kamu mati! aku tidak mau lagi Santi memikirkanmu! mendengar dia menyebutkan namamu saja sudah membuatku merasa muak, tapi wajahmu dan wanitamu beberapa hari lalu muncul di televisi seakan-akan tidak pernah terjadi apapun!" ujar Rudi menjelaskan duduk perkaranya.


"apa dia masih menginginkan ku?" tanya Kevin.


"jika dia masih menginginkanmu! apa kamu akan memberikannya kesempatan kedua?" tanya Rudi.


"Maaf! aku tidak suka dengan wanita yang mudah berganti-ganti pasangan! bagiku dalam hidup ini hanya ada rasa cinta untuk satu orang, cinta tidak boleh dipermainkan! jika kita bermain-main dengan cinta! maka cinta akan membakar mu! sama seperti yang kini dialami oleh Santi!"


selsai berbicara, Kevin langsung pergi meninggalkan Rudi tanpa berpamitan, Kevin sudah menemukan jawab mengapa Rudi melakukan hal buruk itu kepadanya, semua dia lakukan karena Santi terus menerus mengoceh tentang dirinya, dia puas kini melihat dua orang yang menghancurkan hidupnya itu kini hancur karena perbuatannya sendiri.


.


.


.


.


.


Hai kakak,,, baca karya teman ku.


Napen : Mom Al


judul. : Jerat cinta si kembar

__ADS_1



__ADS_2