
hari bahagia yang ditunggu oleh para dan Kevin akhirnya datang, hari ini tanggal sepuluh april, mereka berdua sudah berada di dalam hotel besar dan megah, mereka didandani dengan sangat cantik dan tampan memakai gaun berwarna peach, begitu juga dengan Kevin yang memakai jas setelan berwarna peach, dengan warna yang senada dengan gaun yang dipakai oleh istrinya.
Kevin menunggu Farah di depan ruang ganti, dia tidak sabar untuk melihat kecantikan istrinya. pintu ruangan Farah terbuka, Kevin langsung bersiap menyambut istrinya, tidak disangka dia benar-benar terpesona dengan kecantikan istrinya yang begitu sempurna, Farah bagaikan seorang bidadari yang turun dari kahyangan.
Kevin menggandeng tangan Farah dan berjalan menuju ballroom di mana mereka menyelenggarakan acara resepsi pernikahan ,semua para tamu undangan sudah menantikan kedatangan mereka berdua, ketika mereka datang sorak-sorai terdengar beserta tepuk tangan yang begitu meriah seakan-akan menggambarkan betapa bahagianya mereka, betapa senangnya mereka dan betapa mendukungnya mereka dengan hubungan Kevin dan Farah.
sebelum naik ke atas pelaminan, Kevin dan Farah saling berpandangan dan saling mengulas senyum terlihat dan terpancar dari wajah mereka aura kebahagiaan.
kini raja dan ratu sehari itu duduk di bangku pelaminan, para tamu berusaha mengambil beberapa Potret keduanya untuk disebarkan di berbagai media sosial, begitu pula dengan para wartawan mereka berusaha mengambil gambar dan memotret untuk mereka jadikan berita utama hari ini.
Farah dan Kevin melangsungkan resepsi pernikahan, mereka berpesta bersama keluarga, sanak saudara, sahabat, rekan bisnis mereka semua datang menghadiri resepsi pernikahan, mereka bersuka cita.
"selamat Pak Kevin, selamat Bu Farah," seorang rekan bisnis Kevin menjabat tangan dan memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua.
para tamu undangan itu sangat antusias memberikan selamat kepada pengantin lama tapi rasa baru, karena memang setelah acara Ijab Qobul mereka tidak mengadakan resepsi Karena Kevin Menolak adanya resepsi pernikahan dan pernikahan mereka tidak ingin diumumkan di khalayak umum satu tahun lalu.
semua para tamu menikmati pesta yang disuguhkan oleh Kevin dan Farah pesta bernuansa kental Indonesia karena memang Kevin dan Farah ingin melestarikan budaya Bahkan mereka berdua memilih sebuah souvenir pernikahan dari kerajinan tangan berbagai macam daerah sesuai dengan ciri khasnya.
*****
"Aku kesal ... kesal! Seharusnya aku yang berada di atas pelaminan itu!" rengek Santi terus-menerus sambil memukul-mukul sofa yang dia duduki.
lihat kekesalan Santi Rudi merasa menjadi kesal juga lalu Rudi keluar dari apartemen yang mereka tinggali.
"mau ke mana dia? Dasar pria tidak tidak berguna! sehari-harinya hanya bisa pergi ke klub malam, apa yang dia harapkan dari bekerja di sana? kenapa tidak mencari pekerjaan lain untuk kesejahterakan aku dan anaknya? apa dia tidak tau, biaya persalinan sangat mahal?" makinya setelah melihat Rudi keluar dari apartemen.
*****
__ADS_1
pesta masih berlangsung bahkan kemeriahan ini seakan tak ada habisnya, mereka semua terhanyut dalam kemegahan pesta ini, beberapa artis papan atas membawakan lagu-lagunya di pernikahan Kevin dan Farah membuat para tamu semakin enggan untuk meninggalkan acara.
"para tamu sekalian, saya minta perhatiannya sebenar, apakah kalian setuju, jika sang pengantin berdansa?" tanya MC kepada para tamu.
"setuju!" teriaknya.
"baiklah, kita Panggil raja dan ratu kita, Kevin dan Farah untuk maju ke depan, mari kita akan berdansa bersama mereka berdua," MC meminta Farah dan Kevin untuk berdansa bersama para tamu
dengan senang hati Kevin dan Farah turun dari atas pelaminan dan berdansa mengikuti alunan musik bersama para tamu undangan.
*****
Hans yang kini masih berada di Singapura, tidak bisa menghadiri acara pernikahan Farah dan Kevin yang digelar di Indonesia karena begitu banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan, dia kini harus menghandle perusahaannya sendiri karena kakeknya Sudah menyerahkan segalanya kepada Hans.
"Aku berharap kali ini kalian menemukan kebahagiaan, Aku tidak ingin lagi melihat air mata menetes ke pipimu Farah," kata Hans yang melihat acara resepsi pernikahan Farah dan Kevin melalui ponselnya
seorang pria yang gentleman memang harus bisa mengikhlaskan perasaannya ketika tidak terbalaskan, Hans sosok pria yang begitu bijaksana dan dia mampu menghilangkan rasa dendam di hatinya kala cintanya tak terbalaskan, pria sejati memang tidak akan menyakiti, bagi Hans kini perasaannya untuk Farah akan dia ubah dari cinta menjadi kasih sayang seorang kakak, karena dia tidak mau hatinya terus-terusan memendam perasaan yang begitu menyesakkan dan dia akan berusaha sekuat tenaga melupakan Farah, di dalam hatinya dan memulai mencoba untuk menjalani kencan dengan beberapa wanita pilihan kakeknya karena itu akan lebih baik untuknya menerima kenyataan.
*****
"Lihat menantuku begitu tampan dan gagah"kata kusumo kepada rekan bisnisnya.
"kamu memang pintar Kusumo mencari menantu idaman, Bahkan jika ada yang seperti Kevin, Mungkin aku akan menikahkannya dengan putriku," ujar rekannya dan mereka pun tertawa bersama.
saat acara masih berlangsung dengan para tamu undangan yang masih berada di ruangan ini, tiba-tiba seorang masuk ke dalam ruangan, para tamu memperhatikan pria itu dari jauh, pria itu memakai masker petugas keamanan berfikir itu adalah pelayan kebersihan, namun ternyata pria itu berjalan menghampiri Kevin, mereka kini berhadapan dan pria itu menancapkan sebilah pisau ke perut Kevin, Kevin memegang perutnya dan beberapa teman yang melihat menjadi panik melihat kejadian itu.
Farah yang juga melihatnya, meski dari kejauhan tetap dia melihat dengan jelas pria itu menusuk suaminya dengan cepat, Farah berlari ke arah Kevin, Kevin meringis kesakitan dan seketika tumbang dipelukan Farah, wanita yang kini berada disampingnya menangis melihat suaminya bersimbah darah dan kini gaun cantik miliknya pun terkena noda darah suaminya.
__ADS_1
Farah meminta pertolongan agar segera dipanggilkan ambulans untuk membawa Kevin, Kevin menyentuh pipi Farah.
"aku baik-baik saja,"kata Kevin dan Farah menggeleng dia tahu suaminya tidaklah baik-baik saja, karena darah dari perut yang tertusuk terus mengalir membuat Farah semakin panik dan ketakutan.
"tolong ... tolong ... segera Panggil ambulans" kata Farah berteriak
orang tua Kevin Ayah Farah dan juga neneknya langsung menghampiri Farah dan Kevin.
mereka semakin panik ketika sampai melihat Kevin dengan darah yang sudah bersimbah di pakaian Kevin dan pakaian Farah, hampir saja membuat Ratih tak sadarkan diri melihat putranya mengalami hal yang tragis di hari bahagia mereka.
"Bertahanlah ... bertahanlah ... Kevin ambulans segera datang, kita akan ke rumah sakit tetap sadar dan tetap bersamaku," pinta Farah sambil memeluk Kevin dan menangis.
kini kecemasan Farah benar-benar terjadi, acara resepsi pernikahan yang mereka gelar bukan hanya ada kebahagiaan namun terselip juga sebuah duka.
.
.
.
.
.bestie, jangan lupa ya, aku ada giveaway buat pembaca setia ku yang membaca karya ini sampai tamat. diundi 2bulan sekali sesuai dengan author yang gajiannya dua bulan sekali dari NT...
catatan: minimal nama akun harus ada di laporan mingguan selama 6minggu berturut-turut, maximal 8 Minggu berturut-turut.
pembaca teraktif Minggu ini...
__ADS_1
1 poin untuk kak Iffanah dan Putri Santi Sitompul...