Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Black Noodle


__ADS_3

Farah yang gemar memasak mulai berinovasi didapur restoran.


"Bu boss lagi buat apa?" tanya Maria ketika melihat Farah asik dengan beberapa cumi dan tintanya.


"aku mau membuat mie hitam dari tinta cumi ini" ujar Farah.


"waw mie hitam? aku baru dengar" kata Maria.


"jika berhasil kita akan membuat dia atau tiga menu untuk di promokan" kata Farah sambil terus memisahkan tinta cumi dari badan cumi.


Maria meninggalkan Farah sendiri didalam dapur yang memang khusus dibangun untuk membuat menu baru agar tidak menganggu aktivitas dapur utama.


******


"selamat siang pak" sapa beberapa staff yang melihat Hans memasuki restoran.


"siang" Hans membalas sapaan mereka.


Hans terus berjalan dan ia tak sengaja menoleh ke kanan, terlihat wanita yang mencuri hatinya selama bertahun-tahun sedang sibuk di dapur khusus.


Hans tersenyum melihat Farah yang sangat cantik sedang memainkan jari-jarinya untuk membuat masakan.


"selamat siang ibu direktur" sapa Hans saat membuka pintu dapur.


"hai kak, pas banget, masakan aku selesai, yuks kita makan siang bareng" Farah menghidangkan dua mangkok mie buatannya yang sudah tertata sangat cantik.


"hmmmm ... wanginya emang benar-benar menggoda, tampilannya juga secantik yang membuat" puji Hans yang membuat Farah menjadi tersipu.


mereka berdua duduk di meja yang terletak di sudut ruangan dapur.


"gimana kak? apa rasanya enak?" tanya Farah penasaran dengan penilaian Hans tentang rasa masakannya.


"hmmm...ini mie terenak yang pernah aku makan" Hans mengacungkan jempolnya untuk rasa masakan Farah.

__ADS_1


"serius?" kata Farah tidak yakin.


"serius, dari tekstur mie yang kenyal dan lembut membuatnya lumer di mulut saat dikunyah" sambung Hans sambil terus menikmati mie buatan Farah.


"aku akan memberikan beberapa untuk para staff agar mendapatkan penilaian yang objektif" Farah beranjak dari duduknya.


"jadi kau tidak percaya dengan kemampuan lidah ku dalam menilai masakan?" tanya Hans.


"bukan, aku hanya takut saja pengagum ku memberikan penilaian yang kurang objektif" senyum Farah.


*******


"waaaw bau apa ini? sangat sedap" kata beberapa staff yang mencium aroma masakan dari jarak yang tak terlalu dekat.


Farah meletakkan nampan yang berisi beberapa mangkok yang telah diisi mie buatannya di meja kasir.


"kalian cobalah dan berikan penilaian untuk masakan ku" Farah mempersilahkan staff nya mencoba mie buatannya.


"hmmm" para staff saling berpandangan dan mengisyaratkan bahwa mie ini sangat enak.


"kalau kita jadikan menu di restoran apa kalia setuju?" tanya Farah


"sangat setuju" serentak mereka memberikan jawaban.


mereka semua kembali menikmati mie yang super enak buatan Farah.


Hans yang melihat Farah begitu dekat dengan para staff benar-benar kagum, wanita yang memiliki kedudukan, harta, dan martabat itu tak pernah berlaku sombong apalagi kasar dengan orang lain tak memandang status mereka Farah selalu berbuat baik dan memberikan keceriaan.


"bagaimana, sekarang kamu sudah percaya dengan kemampuan ku mencicipi makanan? tanya Hans yang mengikuti Farah dari belakang.


"kak Hans memang the best" Farah mengacungkan kedua jempol nya dan Hans tersenyum senang.


mereka berdua kembali kedalam ruangan masing-masing dan kembali bekerja.

__ADS_1


******


"kamu memang benar-benar istimewa Farah, aku akan menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan hati mu" kata Hans saat sudah berada di ruangannya.


*****


"dokter saya mau bertanya tentang kehamilan Santi" kata Kevin kepada dokter kandungan yang ada didepannya.


"maaf nama lengkapnya siapa ya pak?" tanya sang dokter.


"Santi Bega" kata Kevin


"sebentar saya cari dulu datanya"


dokter mencari data Santi dan memberitahukan informasi seputar kehamilan Santi kepada Kevin.


"saya mau tes DNA" kata Kevin.


"tes DNA diusia kandungan yang masih muda sangatlah beresiko pak, bapak bisa melakukannya yang lebih aman saat bayi dilahirkan" jelas dokter.


"terlalu lama menunggu melahirkan!"


"apa ada cara lain?" tanya Kevin


"maaf pak saya tidak bisa menyarankan melakukan tes DNA saat janin masih didalam kandungan" dokter tetap menolak karena takut dengan resikonya.


Kevin merasa kesal, baginya menunggu kelahiran anak Santi terlalu lama, dia harus bergegas karena tak mau terlalu lama kehilangan Farah.


"hubungin anak bi sari, tanya tentang tes DNA saat bayi masih didalam kandungan" perintah Kevin.


******


hai semua baca juga karya teman Author yaa

__ADS_1




__ADS_2