Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Bidadari tak bersayap


__ADS_3

Williams adalah ayah dari ibu Farah yang membangun bisnis restoran karena istrinya yang hobi membuat masakan. Williams lalu membuat sebuah resort yang ditumbuhi bunga-bunga juga karena kegemaran istrinya akan keindahan, Williams mengelola sendiri usahanya sampai menjadi besar, namun pada saat Williams menutup mata membuat usaha restoran dan resort yang dimilikinya menurun, kondisi Eliz yang sudah semakin sepuh juga membuatnya tak mampu lagi berinovasi.


*******


"Farah, kemarin kakak mu cerita kalau kamu membuat menu baru" tutur Eliz


"Benar nek, aku membuat Black Noodle dari tinta cumi" Farah dengan bangga menceritakan keberhasilannya membuat mie.


"Kamu memang benar-benar cucu nenek" puji Eliz.


"Farah akan membuat kakek bangga disurga, Farah akan membuat restoran dan resort kakek kembali berjaya" janji Farah.


"Nenek percaya sayang, kamu pasti bisa" Eliz memberikan dukungan penuh untuk cucunya.


"pasti" Farah mengepalkan tangannya dengan semangat penuh.


******


"Bu ... minta uangnya Buu, saya belum makan" seorang pengemis berada didepan restoran bakoste.


"Bu, maaf jangan mengemis disini, ini bukan tempat untuk mengemis" kata seorang staff mencoba mengusir pengemis.


Farah yang melihat kejadian itu langsung menghampiri staffnya.


Tap Tap Tap


Suara hentakan sepatu hak tinggi Farah terdengar, membuat staffnya khawatir akan mendapat protes dari Farah.


"Ada apa ini?"


"ini Bu, wanita ini mengemis disini, saya sudah coba untuk mengusirnya tapi dia belum juga pergi" jelasnya dengan ketakutan.


"Bu, saya belum makan Bu" kata pengemis itu meminta Farah berbelas kasih padanya.


"sebentar dulu, saya akan ambilkan makanan didalam"


Farah langsung pergi menuju arah dapur.


"Berikan saya dua porsi nasi goreng spesial dan dibungkus!" pinta Farah kepada koki yang sedang membersihkan dapur karena memang restoran mereka belum buka.


Para koki langsung bergerak menyiapkan bahan-bahan makanan untuk membuat dua porsi nasi goreng spesial.

__ADS_1


Nasi goreng spesial di restoran bakoste sangat terkenal jumbo karena didalamnya terdapat nasi, sayuran yang terdiri dari coisim dan sawi putih, ada acar yang terdiri dari cabai, ketimun, bawang merah, dan wortel, topping juga spesial ada omelet, ayam suwir, ati ampela, sosis dan bakso.


Sreeeeng Sreeeeng


Terdengar suara sodet dan wajan yang sedang bersatu untuk mendapatkan nasi goreng spesial.


"Dua porsi nasi goreng spesial sudah siap" teriak salah satu koki yang sudah membungkus dua box nasi goreng yang di pesan oleh Farah.


Farah cepat-cepat mengambil dua box pesanannya dan bergegas menemui wanita pengemis itu.


"Ini dia porsi nasi goreng untuk ibu dan keluarga, ini juga ada sedikit uang untuk ibu membeli makan siang atau malam nanti" Farah memberikan kantong plastik yang berisi dua porsi nasi goreng dan menyodorkan lima lembar dolar Singapura .


"Terimakasih Bu, sekali lagi terimakasih" ujar wanita itu dengan berulang-ulang mengucapkan terimakasih kepada Farah.


"lain kali jika ada pengemis seperti tadi buatkan saja nasi goreng dan berikan satu porsi untuk mereka atau dua porsi untuk dimakan bersama keluarga mereka"


Farah membuat para staffnya semakin kagum dengan kepribadiannya, cantik, tinggi, baik hati, ramah semua yang baik-baik sudah dikantongi oleh Farah.


"hatinya terbuat dari apa sih Bu Farah ini?, udah kaya, cantik baik, sopan, ramah, udah deh keren banget, enggak bisa si gambarkan dengan kata-kata" puji sang staff terhadap direktur barunya.


"kamu ngomong sama siapa?" tanya Hans yang membuat staff restoran menjadi sangat terkejut.


"ya Tuhan!, bapak bikin saya kaget ajah sih" katanya dengan wajah terkejut.


"itu pak, Bu Farah tadi kan ada pengemis terus dikasih makan pengemisnya sama Bu boss dua box nasi goreng yang special lagi, baik banget ya pak" puji sang staff tak henti-hentinya


"dia memang bidadari tak bersayap, yang selalu menebarkan kebaikan bahkan kebahagiaan disetiap hati manusia" Hans memuji Farah dengan segenap hatinya, membuat staff menangkap signal bahwa Hans punya rasa dengan Farah.


"bapak suka ya sama Bu Farah?" tanya sang staff yang membuat Hans langsung tersadar dari lamunannya dan salah tingkah.


"kamu ini kalo ngomong, udah sana kerja lagi, jangan kebanyakan bengong" kata Hans dan pergi dari hadapan staff restoran.


"lah, dia yang bengong, kenapa kita yang disalahin? hihihihi kayaknya bener pak Hans suka sama Bu Farah, tapi emang cocok sih, yang satu ganteng dan yang satu cantik, the best couple lah pokoknya mah" tutur sang staff sambil senyum-senyum sendiri.


*****


Indonesia - rumah Kevin.


"Bi ... Bi Sari" panggil Kevin.


"ada apa sayang?" terdengar suara yang tak asing ditelinga Kevin.

__ADS_1


"kamu? gimana kamu bisa masuk kesini?" heran Kevin yang melihat Santi berada didalam rumahnya.


"sayang, aku ini kan calon ibu dari anak kita, masa kamu tega biarin aku tinggal di appartemen sendirian? kalau aku kenapa-kenapa dan bayi kita terancam keselamatannya gimana?" tanya Santi


"Santi! kamu emang benar-benar keterlaluan ya! kalo memang kamu mau kita aku mengakui anak ini, ikut aku memeriksakan kandunganmu ke dokter" tegas Kevin sambil menunjuk kearah Santi


"bukannya kamu sudah bertemu dengan dokter kandunganku?" tanya Santi.


"aku tidak mempercayai orang-orang yang ada disekitar mu!" tutur Kevin.


"Bi ... Bi Sari" teriak Kevin lebih kencang agar asisten rumah tangganya segera datang menemuinya.


"Iyah tuan" dengan tergesa-gesa asisten rumah tangga Kevin datang.


"Bi, kenapa dia bisa masuk ke rumah ini?" bentak Kevin.


"maa ... maaf tuan tadi Bu Santi bilang dia sedang hamil anak tuan jadi semua penjaga langsung membukakan gerbang karena takut kena marah tuan" jelas Bi Sari sambil ketakutan.


"Bi! dengarkan saya, wanita ini hanya boleh tinggal disini dia hari setelah saya tau bayi siapa yang dia kandung!" Kevin pergi meninggalkan Bi sari dan Santi.


"silahkan saja Kevin, lakukan apa yang kamu inginkan, tapi aku pastikan jawabannya sesuai dengan yang aku rencanakan" senyuman jahat tersungging di bibir Santi.


******


"Ronal segera informasikan ke pihak rumah sakit yang akan aku kunjungi bersama Santi, aku akan membawanya pergi memeriksakan kandungannya!" ucap Kevin melalui telepon genggamnya.


Kevin mengepal jari-jarinya penuh rasa kekesalan terhadap kelakuan Santi yang semakin menjadi-jadi.


"kau lihat saja Santi, aku akan benar-benar membuat mu hancur!"


Braaak


Kevin meninju meja kerjanya untuk meluapkan kekesalannya yang belum bisa dia lampiaskan sepenuhnya kepada Santi.


begitulah jika manusia sudah salah dalam langkah diawal hidup nya, mengambil keputusan yang gegabah, namun ketika ia sadar apa yang ia lakukan salah tapi sudah terlambat untuk menyesali, saat ingin memperbaiki semua keadaan butuh waktu yang cukup lama.


.


.


.

__ADS_1


Author akan Up tiga bab hari ini semoga kalian semua selalu setia membaca karya ku.


__ADS_2