Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Jangan sentuh dia


__ADS_3

Kevin kini sudah ada disamping Farah dan mengulurkan tangannya untuk membantu Farah berdiri, Farah pun meraih tangan Kevin dengan wajah terkejut.


"kamu, ada apa mengganggunya?" tanya Kevin setelah membantu Farah berdiri.


"huh! siapa kamu ikut campur urusan kami?" Anelis memperhatikan Kevin dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"kamu tidak perlu tau siapa aku, tapi yang perlu kamu tahu jangan pernah menyentuhnya sedikitpun, kalau tidak aku yang akan membuat perhitungan dengan mu!" Kevin mengancam Anelis.


Anelis hanya tersenyum dan dia sama sekali tidak takut dengan gertakan Kevin sedikitpun.


"kamu tau, dia wanita licik yang pandai menggoda tunangan orang!" pekik Anelis.


"siapa yang kamu sebut tunangan?" tanya Kevin sambil melotot kearah Anelis.


"Hans, dia adalah tunangan ku tapi wanita ini selalu menempel dengan Hans!" dorong Anelis lagi dan Farah sedikit terhuyung.


Farah bukan tidak bisa melawan tapi dia masih syok dengan kehadiran Kevin dihadapannya.


"pria ini, kenapa dia bisa menemukanku di Singapura? aku yakin tidak mungkin mamanya yang memberi tahu" batin Farah.


"aku sudah bilang jangan sentuh dia!" Kevin mendorong Anelis namun tak sampai membuatnya terjatuh.


"dengar kamu telah membuat kesalahan karena sudah menantang ku, lihat saja Farah, aku akan tetap memberikan perhitungan dengan mu!"


Anelis dengan kesal meninggalkan Farah dan pria yang dia tidak ketahui identitasnya.


"kamu enggak apa-apa?" tanya Kevin sambil memegang kedua pundak Farah.


Farah menyingkirkan tangan Kevin dari pundaknya seakan tak mau disentuh dan tidak mau diperhatikan oleh Kevin.

__ADS_1


"kenapa kamu ada disini?" tanya Farah meski dia masih dalam keadaan menunduk dan matanya tidak fokus.


'fatah aku disini mencari mu"


"untuk apa kamu mencari ku lagi? apa kamu masih kurang puas menyakiti hati ini?" Farah kini menatap kevin dengan tatapan yang sangat tajam.


"Farah, aku minta maaf atas segala perilaku yang buruk itu, aku tidak tau harus meminta maaf bagaimana agar bisa kamu maafkan" Kevin meraih tangan Farah namun ditepis.


Kevin terlihat sangat frustasi karena Farah sama sekali tidak mau disentuh olehnya.


"Farah, aku mohon berikan aku kesempatan itu" Kevin bersimpuh di kaki Farah.


"tidak perlu! aku tidak perlu permohonan maaf mu! cukup kamu pergi dari kehidupanku Kevin!" teriak Farah dan matanya mulai berkaca-kaca.


Farah bukan tipe wanita yang mudah berkata-kata kasar kepada siapapun meski dia sudah sering disakiti, namun perilaku Kevin yang terakhir sangat membuatnya sakit hati sampai tidak bisa membayangkan kejadian itu bisa terjadi.


"tunggu aku ambil dulu ponselku sepertinya ketinggalan di mobil" Kevin langsung menuruni tangga restoran dan berlari kearah parkiran.


melihat Kevin pergi Farah langsung masuk kedalam restoran tak peduli dengan apa yang dibicarakan Kevin tentang bukti yang akan dia perlihatkan.


"jaga pintu restoran, jika pria itu masuk suruh dia pergi dan jangan biarkan dia kembali lagi ke restoran kita!" perintah Farah kepada Beberapa staff yang biasa menjaga pintu depan restoran untuk menyambut tamu yang datang.


"baik Bu Farah" jawab dua orang staff restoran.


******


"dimana ponsel saya?" tanya Kevin kepada Ronal


"tadi bukannya pak Kevin pegang sebelum turun?"

__ADS_1


"Iyah tapi saya lupa, coba kamu cari" perintah Kevin.


Ronal dan Kevin mencari ponsel yang berwarna hitam dengan logo buah tergigit milik Kevin


"ini pak" Ronal menemukannya dan langsung memberikannya kepada Kevin.


tanpa bicara apapun kepada ronal Kevin langsung berlari menuju restoran lagi, sesampainya di pintu restoran Farah sudah tidak berada disana dan dia melangkah untuk masuk kedalam restoran namun di hentikan oleh kedua staff yang menjaga pintu sesuai perintah dari Farah.


"stop, maaf pak anda dilarang masuk kedalam" tegas sang staff restoran


"tapi saya harus masuk dan bertemu dengan Farah" jelas kevin.


"maaf pak, Bu Farah tidak ingin bertemu dengan anda!" tegas sang staff.


Kevin menggaruk belakang kepalanya karena tidak bisa bertemu dengan Farah, dia membalikkan badannya dan mengusap-usap wajahnya dengan kadar karena tidak sadar ponselnya terjatuh di mobil.


.


.


.


.


.


.baca juga karya ku lainnya


__ADS_1


__ADS_2