Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Konferensi pers


__ADS_3

"good night, my sunshine," kecup Kevin di balik telepon.


Farah tersenyum, mendapat sebuah kecupan jauh dari Kevin dan dia pun mengucapkan good night, untuk suaminya melalui telepon.


malam ini Kevin tidak bisa pulang, dikarenakan, mengerjakan pekerjaannya yang masih menumpu, Kevin harus diselesaikan sebelum acara resepsi pernikahannya dengan Farah digelar. Kevin berusaha dengan semampunya menyelesaikan pekerjaannya malam ini, agar dia segera bisa pulang besok.


"Rey! ayo cepat kau jangan mengantuk, bikin kopi sana, kita akan lembur malam ini! kita gempur semua pekerjaan hari ini," kata Kevin sambil terus melihat beberapa dokumen yang menumpuk di meja kerjanya.


Kevin memang selalu berusaha membaca semua isi dokumen sebelum menandatanganinya, karena dia tidak mau terjadi kesalahan di kemudian hari, menurut pengalamannya, banyak terjadi perusahaan bangkrut karena pemimpinnya terlalu percaya kepada karyawan, sehingga membuatnya lengah dan Kevin tidak mau itu terjadi pada dirinya, maka dari itu dia selalu memeriksa semua dokumen sebelum menandatanganinya. Kevin melakukan itu bukan karena tidak percaya kepada karyawannya, tapi dari pada dia harus menghakimi karyawannya lebih baik dia memeriksanya terlebih dahulu.


dunia bisnis tidak pernah luput dari namanya korupsi, tindakan kejahatan, seperti mengkhianati pimpinannya dengan membocorkan rahasia perusahaan atau bisa jadi karyawannya merasa kesal, lalu bertindak gegabah untuk menyakiti pimpinannya, hal itu bisa saja terjadi, namun Kevin selalu bisa mengantisipasi hal itu terjadi, dia selalu mengantisipasi tindak kejahatan di perusahaannya, dengan cara selalu memperhatikan kinerja karyawan jika bagus, dia akan memberikan reward untuk karyawannya, jika memang dia melakukan kesalahan dia akan melakukan Punishment untuk karyawannya, semua dilakukan dengan hati-hati, Kevin berusaha adil dan berusaha sebaik mungkin menjadi seorang pemimpin perusahaan.


*****


Pagi menjelang, Kevin melihat sinar matahari pagi masuk dilewati jendela ruangannya, dia mengusap matanya lalu memperhatikan jendela yang mengarah langsung keluar.


"ah sudah pagi ternyata, aku harus segera bersiap untuk pulang ke rumah," kata Kevin kepada dirinya sendiri.


"Hey Rey! Rey! bangunlah ini sudah pagi, aku harus pulang dulu dan kau siapkan untuk acara konferensi pers hari ini," kata Kevin memberi perintah kepada Rey yang masih setengah sadar.


" Hmmm ... Hmmm," jawab Ronal seraya mengangguk, kesadarannya belum sepenuhnya kembali, mungkin kini Rey masih tersangkut di alam mimpi.


Kevin keluar ruangan meninggalkan Rey yang masih setengah tersadar itu, Kevin yang sudah tidak sabar untuk pulang ke rumah dan memeluk istrinya, baginya kini Farah lah dunianya.


"aku harus bergegas pulang! Aku sangat merindukannya," gumam Kevin sambil melanjutkan langkahnya

__ADS_1


Kevin benar-benar dibuat mabuk kepayang oleh Farah saat ini, pikirannya yang selalu tertuju kepada Farah, membuatnya seringkali tidak fokus kepada pekerjaannya, tetapi dia selalu berusaha agar pekerjaannya berjalan dengan baik, terkendali dan dia bisa mengembangkan kembali perusahaannya seperti semula.


perusahaan Kevin sempat anjlok, karena pemberitaan mengenai dirinya yang selingkuh, serta dirinya yang terlalu mengabaikan Farah, tetapi kini perusahaannya beranjak stabil dan para pemegang saham kembali lagi menginvestasikan dananha, untuk perusahaan Kevin. Bagi Kevin perusahaan ini bukanlah hanya sebuah kantor atau bisnis yang dia bangun, tetapi juga harus dijaga dan lindungi seperti seorang anak yang harus dia besarkan.


Kevin lalu turun dari mobilnya, dia langsung berjalan menuju rumahnya, beberapa satpam yang menjaga rumahnya membungkukkan tubuhnya untuk memberi salam kepada Kevin. Kevin melalui mereka dengan secepat kilat, Kevin langsung membuka pintu rumah dan mencari Farah ke seluruh penjuru dan dia melihat istrinya sedang memasak.


"Kau sudah di dapur sepagi ini Sayang?" tanya Kevin sambil memeluk Farah dari belakang seperti biasanya.


"Aku takut kamu pulang pagi ini dan ternyata benar, kamu pulang sepagi ini dan aku ingin membuatkan sarapan untukmu agar kamu bisa semangat kembali" Farah menempelkan pipinya kewajah Kevin.


"kamu memang, Istri terbaik untukku, yang Tuhan ciptakan." gombal Kevin kembali di pagi hari.


"sudah mandi sana, bersih-bersih, setelah itu kita sarapan bersama," kata Fara sambil membalikkan badannya dan mengecup kecil bibir Kevin.


Farah tertawa melihat tingkah suaminya yang semakin hari semakin manja, Kevin semakin ingin diperhatikan olehnya, tetapi di balik itu semua Farah sangat senang karena kini perhatian Kevin hanya untuknya, cinta Kevin hanya untuk dirinya.


******


Rey, memberitahu Kevin bahwa konferensi pers akan dilaksanakan pada jam 10.00 pagi Rey sudah menyiapkan semua keperluan yang dibutuhkan oleh Kevin dan Farah, dia juga akan mengantar baju ke rumah Kevin.


"My Sunshine, nanti jam 10.00 kita akan adakan konferensi pers, untuk memberitahukan, bahwa kita akan mengadakan resepsi pernikahan terbuka," kata Kevin kepada Farah


"Apa itu tidak terlalu berlebihan? Apa perlu kita menggelar persepsi pernikahan terbuka seperti itu? aku takut sesuatu hal buruk terjadi," kata Farah penuh kecemasan


"kamu tidak perlu khawatir, aku sudah memikirkannya dengan matang, aku sudah mempersiapkan beberapa keamanan untuk menjaga selama resepsi pernikahan kita berlangsung," ujar Kevin sambil mengelus tangan Farah yang ada di atas meja makan.

__ADS_1


setelah selesai sarapan, Kevin dan Farah bersiap untuk menghadiri acara konferensi pers yang mereka akan gelar, mereka menggunakan baju dengan warna couple yang dibawa oleh Rey ke rumah mereka.


"Kamu sangat cantik, gaun ini sangat perfect untukmu dan kamu sangat perfect untukku," kata Kevin dengan mengacungkan dua jempolnya


Farah hanya bisa tersipu malu untuk beberapa kali Kevin memujinya hari ini


*****


tepat jam 10.00 pagi Kevin dan Farah sudah bersiap di belakang meja, dengan meja yang di atasnya terdapat beberapa mic, alat perekam suara yang dibawa oleh beberapa jurnalis yang akan meliput mereka.


Kevin bicara di depan beberapa wartawan, kevin dan Farah mengumumkan niat mereka rujuk kembali dan melaksanakan resepsi pernikahan terbuka. Kevin memberitahukan bahwa pada tanggal 10 April, dia akan menggelar resepsi di sebuah hotel bintang 5 yang terkenal di Jakarta, setelah selesai melakukan konferensi pers Kevin dan Farah kembali pulang ke rumahnya.


*****


Santi dan Rudi yang sedang menonton acara televisi, melihat siaran konferensi pers yang digelar oleh Kevin dan Farah, seketika mereka langsung merasa panas melihat pasangan itu Rujuk Kembali dan baik-baik saja keadaannya, bahkan Mereka terlihat sangat bahagia,


"Lihat Mereka begitu bahagia, sedangkan kita?! begitu merana!" teriak Santi kepada Rudi yang berada di sampingnya.


"Andai, janin ini tidak ada di dalam rahimku! mungkin, aku masih bisa mendapatkan Kevin kembali," kata Santi terus-terusan mengoceh dan membuat hati Rudi memanas.


"Semua ini karena kamu! bisa-bisanya kamu tertangkap basah oleh Kevin! terutama oleh wanita itu!" balasnya ketika kesal dengan ocehan Santi.


"Hahaha! aku? kamu menyalahkan aku? ini semua karena kebodohanmu! Rudi kamu tidak bisa menjaga rahasia kita, kamu membuat Farah bisa mencari jejak kita! di klub malam itu semua karena kamu! bukan karena aku!" Santi terus berteriak histeris


"andai saja kamu tidak ceroboh! Andai kamu bisa menangani ini semua! Mungkin aku masih berada didekatkan Kevin dan menikmati semua kemewahan yang dia punya!" kata Santi tidak terima disalahkan oleh Rudi sambil memukul Rudy dengan bantal sofa.

__ADS_1


__ADS_2