Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
maafkan aku


__ADS_3

"Santi, keterlaluan kamu, untuk apa kamu bicara seperti itu kepada Farah!" kesal kevin.


"sayang, wanita itu tidak pantas untuk mu, dia tidak akan bisa memberikan pelayanan yang baik, jadi biarkan aku kembali ke sisimu" Santi melingkarkan tangannya ditubuh Kevin lalu berputar disekitar kevin.


"jangan harap aku akan menerimamu kembali Santi, tidak akan ada tempat untuk seorang pengkhianat!" Kevin bicara dengan kasar dan pergi dari cafe.


"lihat saja nanti Kevin, aku pasti akan kembali kesisi mu" Santi bicara dengan penuh keangkuhan.


*******


Hans mengantarkan Farah pulang kerumahnya, untuk memastikan Farah kembali kerumah dengan selamat.


"terimakasih ka Hans atas bantuannya malam ini" ucap Farah seraya melihat kearah Hans dan membuka safety belt.


Hans mengantar Farah samoainkedalam rumahnya dan bertemu Devan yang hendak menuruni tangga


"Farah, kamu kenapa?" tanya Devan yang melihat wajah Farah seperti habis menangis .


"Farah, Farah jawab kakak" paksa Devan namun dicegah oleh Hans ketika ia hendak mengejar Farah.

__ADS_1


"biarkan dia sendiri dulu Van"Devan menarik tangan Devan dan menuruni anak tangga bersama.


"tapi, apa yang terjadi?" Devan yang masih melihat kearah Farah menuruni tangga sambil digandeng hans.


"sudah, biar kan saja dia, biarkan dia tenang dulu nanti pasti dia akan cerita kepada mu" Hans terus menarik tangan Devan sampai dianak tangga paling bawah.


Devan dan Hans duduk diteras depan rumah sambil menikmati teh hangat.


"apa ada hal yang terjadi sampai dia pulang bersamamu Hans?" tanya Devan penuh selidik.


"aku tidak berhak menceritakan hal ini kepadamu, biarkan Farah sendiri yang bercerita" ujar Hans.


"tapi kau tau kan sifat adikku? dia pasti akan mengunci mulutnya rapa-raoat dan menyiksa hatinya sendiri" kesal Devan saat memikirkan Farah yang tak pernah bercerita tentang rumah tangganya.


"Kevin masuk kedalam ruang kerja team promosi dan langsung menerobos masuk keruang kerja Farah.


"pak, pak Kevin" panggil Kania yang hendak mencegah Kevin masuk keruangan Farah.


Kevin langsung membuka pintu ruangan Farah, Farah yang terkejut langsung berdiri dari duduknya.

__ADS_1


"Kevin, apa-apaan kamu, menerobos masuk tanpa permisi"


"Farah, aku mohon maafkan aku, jujur aku tidak tahu kalau santi mengikutiku sampai ke cafe dan aku juga lupa tentang kenangan yang sudah lama itu" Kevin mencoba berbicara agar Farah memaafkannya.


"Kevin, please jangan bersikap seperti anak kecil begini, ini kantor bukan dirumah!" Farah marah kepada Kevin.


sikap Kevin yang kurang dewasa terkadang membuat Farah kesal.


"dengar Kevin, jika kamu ingin memperbaiki semuanya jadilah laki-laki dewasa dan bisa mengendalikan amarah mu" kata Farah dengan tatapan penuh kemarahan.


"Robby, tulus, usir orang itu dari ruangan kita dan pastikan dia keluar dari hotel kita.


Farah yang benar-benar kesal dengan sikap Kevin sudah tidak bisa lagi mentolerilnya.


"Farah...Farah ..." teriak Kevin yang sedang diseret oleh dua orang staff Farah


"stop!" kata Kevin yang kesal karena dirinya ditarik seakan tak ada harga dirinya


"lepaskan!" kesal Kevin.

__ADS_1


"dengar kalian berdua, aku tidak akan pernah jera untuk kembali ke hotel ini dan menemui boss kalian" ancam Kevin kepada kedua staff Farah.


"Farah aku akan terus berusaha agar kau mencintaiku dan kembali pulang menjadi istri ku yang sah"tekad Kevin semakin membulat untuk memiliki Farah.


__ADS_2