Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Buket bunga


__ADS_3

Hans sampai di restoran dan dia bergegas untuk menemui Farah yang sudah kembali bekerja.


Hans membawa sesuatu di tangannya untuk diberikan kepada Farah.


******


"hmmm ternyata perempuan itu sudah kembali bekerja" ujar Anelis yang melihat Hans masuk ke dalam restoran sambil membawa buket bunga ditangannya.


Anelis mengikuti Hans sejak dia pergi dari rumah kakeknya. Anelis memang selalu berusaha agar Hans kembali menjadi miliknya.


******


Tok Tok Tok


Hans mengetuk pintu ruang kerja Farah terlebih dahulu tidak seperti biasanya dia akan langsung masuk kedalam.


"masuk" ujar Farah dari dalam ruangan.


Hans membuka pintu dan tersenyum menatap Farah yang juga tersenyum saat melihat dirinya.


"Farah maaf aku tidak ikut dalam penyambutan tadi" kata Hans sambil maju kedepan Farah dengan perlahan.


"hmm ... tidak apa kak, santai saja" kata Farah.


"ini bunga untuk mu" Hans mengeluarkan bunga yang tadi dia sembunyikan di belakang punggungnya sebelum masuk ke dalam ruang kerja Farah.


Farah menerima bunga pemberian Hans dan mencium wangi aroma bunga yang sekarang ada di tangannya.


"terima kasih kak Hans" ucapnya.


"sama-sama, sehat selalu jangan pernah sakit lagi" kata Hans.


"aku berjanji" senyum Farah.


"nanti siang apa ada acara?" tanya Hans

__ADS_1


"sepertinya tidak kak, kenapa?" Farah mengajukan pertanyaan saat selesai menjawab pertanyaan Hans.


"aku ingin mentraktir mu makan siang" kata Hans.


"boleh" Farah mengangguk.


Hans tersenyum dan dia membalikkan badannya untuk keluar dari ruang kerja Farah.


didalam ruangan Farah terus mencium wanginya bunga pemberian Hans.


"harum sekali" ujarnya dan dia langsung menyusunnya di dalam vas bunga.


*****


Hans merasa senang karena ajakan makan siang diterima oleh Farah.


"Hmm ... hmmm, seneng banget pak roman-romannya" Jono yang melihat Hans sedang senyum-senyum merasa harus menggoda Hans.


"pak Jono ngagetin ajah sih" kata Hans yang kikuk karena ketahuan sedang senyum-senyum sendiri.


"apaan sih pak Jono, biasa ajah kok saya" Hans langsung pergi meninggalkan Jono.


"dia mengelak lagi" kata Jono


*****


"sebenarnya aku tidak tahu alamat pasti tempat tinggal keluarga Farah yang ada di Singapura, ah andai saja aku mengajak Ronal pasti dia akan mencarikan alamat ku alamat Farah" ujar Kevin saat akan menyalakan mobil yang ia sewa selama tinggal di Singapura.


Tok Tok Tok


kaca mobil Kevin diketuk seseorang dari luar.


Kevin menoleh dan betapa terkejutnya wajah orang yang tadi dia bicarakan muncul.


"Ronal" teriak Kevin terkejut sekaligus senang melihat asisten nya

__ADS_1


Kevin membuka pintu mobil dan memeluk Ronal, mereka jingkrak-jingkrak berdua sampai di sangka aneh oleh orang-orang yang melihatnya.


"kenapa kau ada disini?" tanya Kevin


"nyonya yang meminta saya pak untuk menyusul anda kemari" jelas Ronal.


"waaaah ternyata mama juga sudah tau hal ini" gumamnya.


"Ronal bantu aku dimana rumah Farah di Singapura" kata Kevin memberi perintah pertamanya kepada Ronal saat di Singapura.


****


"kamu mau pesan apa?" tanya Hans kepada Farah.


"aku kayaknya enggak makan berat deh, aku mau wafle strawberry ajah sama leccy skuad" kata Farah.


"yakin enggak mau makan berat?" tanya Hans.


"yakin kak, kakak tau enggak, selama dirumah aku dikasih makan porsi kuli sama mereka semua dan itu harus habis"


"itu kan bikin badan aku jadi melar kaaak" keluh Farah sambil mencibirkan bibirnya.


Hans tertawa melihat Farah seperti anak kecil sikapnya.


"sudah lah, mereka melakukan itu semua agar kamu segera pulih kembali, sekarang lihat! kamu sudah kembali bekerja bahkan mampu mengejek mereka" kata Hans sambil menahan tawanya.


"huft" Farah mendengus.


******


"pak, bolehkan kita makan siang dulu, aku bahkan belum sarapan" kata Ronal penuh kesedihan.


"baiklah, didepan sana ada restoran kita makan disana saja" kata Kevin sambil menunjuk restoran yang ada di depan jalan yang sedang mereka lewati.


Ronal langsung tancap gas setelah mendengar persetujuan dari bossnya.

__ADS_1


__ADS_2