
Farah malam ini tidak pulang kerumahnya dan menginap dirumah papanya, Devan bersikeras tidak memperbolehkan Farah pulang sehingga meminta penjagaan yang ketat, ia memerintakan anak buahnya untuk menjaga fatah, Farah malam ini mengalah kepada kakaknya demi meredam amarah Devan.
"tidur lah" kata Devan yang memastikan Farah berada dikamar yang dulu ia tempati sebelum menikah dengan Kevin.
Devan meminta satu anak buahnya berjaga di pintu kamar Farah dan satunya di depan jendela kamar Farah, karena ia khawatir adiknya akan melarikan diri.
"jaga dia baik-baik jangan sampai kabur, jika hal itu terjadi kalian akan terima akibatnya" kata Devan dengan mengancam anak buahnya.
"Van, papa ingin bicara" panggil Kusumo kepada anak sulungnya.
Devan dan Kusumo berbicara berdua dengan sangat serius, wajah Devan sesekali menunjukkan ketidak senangannya dengan apa yang ayahnya bicarakan.
"papa mohon kamu bisa mengerti" kata Kusumo sambil menepuk bahu putranya, berharap putranya tidak melakukan hal buruk yang dapat memperkeruh suasana.
Devan hanya bisa mengepal tangannya untuk meredam emosi yang menusuk hatinya.
adik yang begitu ia sayangi dan jaga selama ini ternyata disia-siakan oleh Kevin, bagaimana ia tak marah kelakuan Kevin begitu keterlaluan.
kriiing kriiing ponsel Devan berdering dilihatnya ponsel yang ternyata Hans meneleponnya.
"halo Hans" sapa Devan
"Van aku melihat berita ditelevisi, apa benar Kevin adalah suami Farah selama ini?" tanya Hans dengan menggebu.
"benar Hans, maaf selama ini kami tidak memberitahukannya, kami berencana memberitahukan semua kepada media jika Farah sudah mengandung tapi ternyata pria kurang ajar itu selama ini menyia-nyiakan adikku" Devan kembali kesal jika mengingat semua itu
"Devan aku ingin jujur kepada mu" kata Hans
"tentang apa?"
"sebenarnya..."Hans menarik nafas sebelum kembali berbicara.
"aku menyukai Farah sejak dulu dan itulah alasan ku belum memiliki pasangan sampai saat ini" kata Hans.
Devan terkejut mendengar pengakuan Hans kepadanya, ia sama sekali tidak tahu kalau Hans menyukai adik perempuannya.
"andai waktu bisa ku putar, aku akan memberikan Farah kepada mu sebagai istrimu dan mungkin ia akan bahagia bersamamu" kata Devan penuh lirih dan menutup teleponnya.
Devan menangis tersedu-sedu mengingat awal ia juga ikut memaksa Farah menikah dengan Kevin, andai saat itu ia membantu Farah untuk tidak menikah mungkin kehidupan adiknya akan lebih baik dari sekarang, penyesalan itu memang benar-benar datang terlambat.
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
Kevin mendatangi hotel dimana Farah bekerja, ia mencari Farah diruangannya namun tidak ada.
"dimana Bu Farah?" tanya Kevin kepada salah satu staff promosi
"Bu Farah sedang melakukan pemotretan dengan pak Hans di ruang bogenvil" jawabnya.
Kevin langsung menuju ruangan yang ditunjukkan oleh staff promosi tersebut dan ia melihat Farah sedang melakukan pemotretan cukup mesra dengan Hans, ia merasa sangat desak nafas melihat pemandangan itu, Kevin berjalan dengan cepat dan mengacaukan pemotretan.
Kevin berdiri ditengah-tengah antara Hans dan Farah, melihat hal itu Hans merasa terganggu dan menghalangi Kevin sehingga membuat proses pemotretan tidak berjalan dengan baik.
"pak Kevin tolong jangan mengganggu proses pemotretan" kata sutradara
"potretlah kami bertiga" kata Kevin memerintah sang sutradara
mau tak mau sang sutradara memotret mereka berdua karena tidak mau ada keributan disini.
Kevin, Farah dan Hans melakukan pemotretan, akan tetapi Hans dan Kevin seperti anak kecil yang rebutan ibunya, perilaku mereka berdua membuat Farah jengkel, Hans yang dewasa dianggapnya mulai tidak rasional ikut bertingkah seperti Kevin.
Kevin dan Hans saling sikut mengikut agar bisa berpose mesra bersama Farah, Farah semakin tidak nyaman dan akhirnya ia mengambil sikap.
"kalian ini kenapa sih? seperti anak kecil saja, Kevin jika kamu mau ikut menjadi model iklan bersikaplah dewasa, kalian berdua harus mengikuti arahan dari sutradara dan photografer agar semua ini tidak sia-sia" Farah sangat marah kepada Kevin dan Hans.
pemotretan pun dilakukan kembali sesuai dengan arahan dari sutradara dan akhirnya beberapa gambarpun diambil.
"okeh kita selesai, terimakasih atas kerjasamanya, kalian terbaik" kata sutradara sambil menyalami Farah dan Hans.
"kau tidak menyalami ku juga?" kata Kevin merasa tersinggung.
"kau model yang tak diundang, pembuat kekacauan" kata sutradara sambil melongos dari Kevin.
Hans terkekeh mendengar percakapan Kevin dan sutradara.
"hmm dasar pria menyebalkan" kata Hans.
"kau bicara dengan ku?" tanya Kevin
"siapa lagi disini kalau bukan kau pria yang menyebalkan, memperlakukan istri dengan tidak baik, andai aku tahu sejak awal sudah pasti aku rebut Farah dari mu" kata Hans sambil mengernyitkan dahinya.
__ADS_1
"apa katamu? kamu mau merebutnya dari ku? tidak akan aku biarkan" Kevin menarik kerah baju Hans dan menghempaskan tubuh Hans Hinga sedikit menjauh dari tubuhnya.
"untuk apa kau marah Kevin, bukannya kau tidak mencintainya? lepaskan dia jangan kau buat dia menderita" teriak Hans ketika Kevin pergi meninggalkannya.
langkah Kevin terhenti sejenak mendengar ocehan Hans tentang dirinya, Kevin sangat marah mendengar perkataan Hans namun ia tahan agar tidak menimbulkan keributan.
persimpangan jalan menuju arah pintu keluar hotel tak sengaja Kevin berpapasan dengan Devan.
"hai Dev" sapa Kevin namun diabaikan
"Dev kau kenapa?" tanya Kevin saat Devan pergi melewati dirinya tanpa menyapa balik.
"kau fikir aku sudi menyapa pria yang menyakiti hati adikku?" Devan menoleh kearah Kevin dan tatapan mereka saling bertemu.
"Dev aku akan berbicara dengan papa mu dan dirimu mengenai masalah ini, beri aku kesempatan memperbaiki semuanya" kata Kevin
"sudah terlambat Kevin, satu tahun lebih kamu membuang kesempatan berharga itu sampai pada saatnya semua terungkap oleh media" Devan kembali melanjutkan langkah kakinya dan memilih tidak melanjutkan pembicaraannya dengan Kevin.
Kevin kini merasa semua orang tidak akan pernah ada yang memberi kesempatan kedua untuknya, saat ini mungkin Farah yang akan memberikannya tapi tetap Farah menyimpan kekecewaan dihatinya atas apa yang telah ia lakukan terhadap istri yang selama ini ia abaikan.
.
.
.
.
hai semua rekomendasi novel karya teman ku
judul : super God system (healer)
blurb
Antonie adalah pemulung yang mati akibat ulah Sonya, putri pemilik Rumah Sakit Harapan Kita.
Setelah kematiannya, Antoni bertemu dengan seseorang pria tua yang ramah. Awalnya Antonie tidak tahu jika dirinya telah mati, namun setelah obrolan dengan pria tua itu, Antonie tahu jika telah mati.
Pria tua itu bisa menghidupkan si Antoni, asal ada syaratnya, yaitu, merubah dunia kedokteran yang sudah rusak karena keserakahan....
__ADS_1