Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Menemuinya


__ADS_3

Kevin pagi-pagi sekali sudah bersiap, entah mengapa Farah melihat, sepertinya suaminya amat terburu-buru, bahkan dia melewatkan sarapan paginya, Farah ingin bertanya tapi dia takut, karena beberapa hari ini Kevin memang sedang sibuk mempersiapkan urusan bisnisnya dengan beberapa klien barunya.


"kamu tidak mau bertanya, ke mana aku akan pergi?" Kevin menyadari bahwa istrinya sejak tadi sedang memandanginya penuh dengan tanda tanya.


"Bolehkah aku bertanya?" kata Farah sambil membenarkan dasi yang dikenakan kevin


"Farah! kau ini kan adalah istriku, jadi Kau Berhak tahu apa aktivitasku? apa kegiatanku? dan ke mana saja aku pergi? dengan siapa?dan ada urusan apa?"kata Kevin sambil menyentil kecil hidung Farah.


"Baiklah! aku akan bertanya, Kamu mau ke mana? se pagi ini?" kata Farah sambil melepas tangannya dari kerah baju Kevin.


"Aku akan pergi ke penjara, menemui Santi apa kamu mau ikut?" tanya Kevin kepada Farah.


"Tidak perlu! kau saja yang menemuinya." kata Farah sambil tersenyum kepada Kevin


"yakin tidak mau ikut? Apakah kau percaya bahwa aku ke sana hanya untuk sekedar menemuinya?" tanya Kevin sambil merengkuh pinggang ramping milik Farah.


"Aku percaya kepadamu? Bahkan aku lebih percaya kepadamu, dibanding kepada diriku sendiri," ucap Farah dengan tegas

__ADS_1


Kevin tersenyum, dia senang karena Farah mempercayainya, inilah wanita yang ia butuhkan, mempercayai suaminya sehingga tidak membatasi ruang gerak Kevin sebagai seorang pria.


"tapi berjanjilah! Jangan pernah bermain api lagi di belakangku!" kata Farah memperingati Kevin


"Aku tidak akan pernah bermain di belakangmu, karena kamu pasti tahu aku bahkan pernah membawa wanita lain ke dalam kehidupan, ke dalam rumah tangga kita, jadi aku tidak akan pernah bermain di belakangmu atau di depanmu lagi," janji Kevin kepada Farah


Farah mempercayai semua kata-kata suaminya, karena dia tahu kini di hati Kevin hanya ada nama dia seorang, tak ada lagi wanita lain yang bisa mengisi hati Kevin.


Kevin menuruni tangga rumahnya, masuk ke dalam mobil bersama dengan Rey, Farah juga percaya kepada Rey, dia tidak akan menghianati Farah, dia pasti akan memberikan kabar tentang Kevin tanpa diminta.


Rey sangat menghormati Farah, sebagai istri dari bosnya dan Rey juga tidak ingin Kevin berbuat macam-macam di belakang Farah, maka dari itu Rey selalu menjaga Kevin, Rey selalu mengingatkan Kevin tentang batasan-batasan yang harus dia ingat selalu, dia akan memastikan kevin tidak pernah mencoba untuk melanggar batasan itu.


"apa anda serius akan menemui dia?" tanya Rey untuk meyakinkan apa yang telah Ia dengar.


"Iya!" jawab Kevin singkat


"apa Bu Farah sudah tahu Pak kevin akan menemui Santi di sel penjara?" tanya Rey tanpa jeda.

__ADS_1


"Rey? Kenapa kau sekarang lebih banyak bertanya? kenapa kamu sekarang sudah seperti seorang istri yang sedang mengekang suaminya!" teriak Kevin sangat kesal dengan sikap Rey yang akhir-akhir ini terlalu over protektif kepada dirinya.


"Maaf pak Kevin, sebagai janji saya kepada ibu Farah, saya akan selalu melaporkan kegiatan pak Kevin dan melaporkan apa saja yang dilakukan Pak Kevin, selama berada di luar rumah!" kata Rey dengan jujur


"Hei Sebenarnya kamu ini bawahanku atau bawahannya Farah?" Kevin kembali bertanya


dia bukannya marah karena Rey lebih mementingkan istrinya, hanya saja Kevin tidak suka dengan sikap personal asistennya, yang terlalu berlebihan, melebihi dari istrinya sendiri, sedangkan Farah bersikap santai ketika tahu dia akan menemui Santi wanita yang pernah mengisi hatinya.


"Dengarkan aku Rey! jangan kau jadikan alasan ini untuk mendekati istriku Farah?"kata Kevin yang membuat Rey tersentak hingga melihatnya dari kaca mobil.


"Pak Maaf! saya memang menyukai istri anda, tapi bukan sebagai seorang wanita, tapi karena Masakannya yang begitu menyentuh dan sangat lezat."kata Rey sambil terbayang masakan lezat.


Kevin hanya bisa geleng-geleng kepala, mendengar perkataan Rey, asistennya tidak pernah berubah, dia memang sangat tergila-gila dengan masakan Farah, tapi Kevin tahu Rey tidak akan pernah menghianati dirinya dengan mendekati Farah.


Kevin dan Rey sampai di kantor polisi, mereka memarkir mobil, Kevin keluar dari mobil dan segera meminta untuk dipertemukan dengan Santi.


Santi yang mendengar bahwa Kevin mengunjunginya, hatinya menjadi berbunga, karena sudah sangat lama dia tidak bertemu dengan kevin.

__ADS_1


tak berapa lama, mereka berdua saling berhadapan. Kevin dan Santi saling menatap satu sama lain.


__ADS_2