Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Berusaha


__ADS_3

"kak, mana orang yang mau temani aku jalan-jalan? aku sudah suntuk dirumah" Rajuk Farah.


"oooh jadi sejak kemarin kamu masih belum sadar akan sesuatu?" tanya Michael.


"maksud kakak apa?"


"sebentar lagi orangnya datang, tunggulah"


Ting tong


suara bel berbunyi.


"nah itu pasti dia yang datang"


tap tap tap


suara langkah kaki yang melangkah masuk kedalam rumah terdengar merdu, Farah yang menanti kehadiran orang itu sangat penasaran sekali sehingga ia menyusul ke depan.


"kak Hans" panggil Farah.


"huft, aku kira tour guide yang mau antar aku jalan-jalan" lesu Farah.


"loh, memang itu tour guide nya, pria tampan ini akan menemanimu mengelilingi Singapura" jelas Michael seraya mendorong tubuh Hans kearah Farah.


Hans buru-buru mengerem tubuhnya agar tidak menabrak Farah, namun terlambat dan merekapun saling menangkap satu sama lain, membuat suasana seperti adegan di film.


"kamu tidak apa-apa?" tanya Hans


"tidak apa kak" Farah melepaskan tangannya dan menjepit rambutnya disela-sela telinganya.


"sudah sana kalian pergi healing, pulangnya jangan terlalu malam, bisa-bisa nenek meneriaki kalian sampai kuping kalian sakit" ujar Michael.


dirumah kediaman William ada satu peraturan, yaitu dilarang pulang kerumah lewat dari jam delapan malam, jika ketahuan pulang lewat dari jam yang sudah ditentukan, Eliz akan berteriak memanggil nama cucunya sampai kuping terasa pengang.


********


"kita mau pergi kemana?" tanya Hans sambil terus fokus menyetir mobil.


"gimana kalau kita main ke Garden by the bay, aku penasaran dengan keindahannya" Farah memberi ide yang diangguki oleh Hans.


Hans menancap gasnya agar mobilnya berjalan lebih cepat dan sampai telat waktu di pulang.


********


Garden by the bay Singapura adalah taman yang luar biasa Indah, canggih dan memukau bagi mata yang memandang, lokasi nya berada di belakang hotel Marina bay, pemenang arsitektur of the year 2012 dan masuk Guinness World Record 2015 sebagai World’s Largest Glass Greenhouse (Flower Dome).


Farah dan Hans menikmati seluruh pemandangan yang disajikan di sana, Farah sangat mengagumi setiap seni yang ada didalam.


"waaaooow, cantiknya" sambil melihat-lihat sekelilingnya.


"cantik seperti orang yang mengagumi nya" celetuk Hans sambil terus melihat seni arsitektur.


"apa kak?" tanya Farah yang tak terlalu jelas mendengar perkataan Hans.

__ADS_1


"ooh, ini bagus sekali aku mengaguminya" Hans mengalihkan keadaan.


Hans masih ragu untuk mengungkap lebih jelas isi hatinya, karena ia tahu Farah baru saja mengalami hal buruk dengan pria yaitu Kevin suaminya.



puas mengelilingi garden by the bay mereka berdua memutuskan untuk makan siang disebuah cafe yang tak jauh dari garden by the bay.


"selesai makan kita mau kemana?" tanya Farah.


"Theater climate"


"Theater climate?" Farah bertanya sebab nama itu asing di telinganya.


"theater climate menyediakan fasilitas menonton film gratis, film disana menceritakan dampak jika bumi berada di suhu panas lima derajat, disana kita bisa tahu, dampak bencana apa yang akan terjadi dimasa depan"Hans menjelaskan secara detail.


"waw amazing" ujar Farah yang merasa kagum dengan banyaknya perubahan Singapura selama ia di Indonesia.


"aku tahun lalu pulang ke Singapura dan berkunjung ketempat ini juga, banyak pemandangan indah disini, kapan-kapan aku ajak kamu jalan-jalan lagi" Hans melanjutkan makan siangnya.


Farah mengangguk dan kembali menikmati hidangan makan siangnya.


********


"mam, tolong bantu Kevin untuk mencari tahu keberadaan Farah" mohon Kevin sambil bersimpuh dikaki mamanya.


"Kevin, biarkan Farah tenang dengan kehidupannya, kamu urus saja Santi dan bertanggung jawablah dengan bayinya" Ratih bicara sambil membuang mukanya tak mau menatap wajah Kevin.


"mam, aku bisa buktikan dia tidak mengandung anakku, aku berani bersumpah!" Kevin melontarkan perkataan yang berharap bisa membuat mamanya percaya.


"pap, aku bersumpah, aku akan berikan kalian bukti itu semua, jika benar dia bukan anakku, mama dan papa harus membantuku kembali bersama Farah" pinta Kevin.


"buktikan saja dulu, baru kau ajukan syarat kepada kami!" Atma jaya membawa istrinya pergi meninggalkan putra mereka.


"mam,pap, Kevin akan buktikan kepada kalian semua" gumam Kevin.


Kevin keluar dari rumah kedua orang tuanya dan kembali kerumahnya.


******


"tutup pintu gerbang, jangan pernah biarkan Santi masuk kerumah ku" kata Kevin ketika sampai di pintu pagar rumahnya.


"baik pak" beberapa penjaga keamanan menuruti perintah Kevin, mereka menutup pagar rapat dan menggemboknya.


Kevin menaiki tangga teras rumahnya dan masuk kedalam rumah.


"bagaimana cara aku bisa tau anak siapa yang dia kandung" Kevin bicara sendiri sambil berbikir keras, mencari cara membuktikan kehamilan Santi.


"tuan, ini teh manis hangatnya" bi Sari menyodorkan secangkir teh dihadapan Kevin.


"terimakasih bi" kaya Kevin tanpa menatap bi Sari.


"sama-sama tuan, saya kembali kedapur" bi sari melangkah pergi

__ADS_1


"bi" panggil Kevin saat bi sari sudah melangkah agak jauh darinya.


"ya tuan" bi sari membalikkan badannya dan kembali menghampiri Kevin.


"bi, apa bibi tahu cara mengetahui orang itu benar hamil atau jika dia hamil bagaimana cara kita tahu itu anak kita?" tanya Kevin.


bi Sari terkejut sebab Kevin menanyakan perihal kehamilan.


"setahu bibi, kedokter kandungan tuan, disana bisa diperiksa usia, jenis kelamin dan juga siapa ayah biologis anak itu" bi Sari menjelaskan secara rinci.


"kok bibi bisa tahu?" tanya Kevin.


"kebetulan, anak bibi asisten dokter kandungan tuan" kata bi Sari.


Kevin terkejut dan melihat ke arah bi Sari.


"lalu, kenapa bibi masih mau bekerja disini? kan anak bibi sudah mapan?" tanya Kevin lebih lanjut.


"bibi tidak mau merepotkan anak tuan, lagi pula nyonya banyak berjasa dalam hidup bibi, jadi bibi mau mengabdi disini" jelas bi Sari.


"aku punya rencana" batin Kevin.


"bi kirimkan nomor telepon anak bibi, ada yang mau aku bicarakan" pinta Kevin.


"tapi tuan" bi Sari terlihat ketakutan.


"tenang bi, aku tidak akan berbuat apa-apa kepada anak bibi, aku hanya butuh bantuannya untuk membuat Farah kembali ke sisi ku" Kevin menjelaskan agar tidak ada kesalah fahaman antara bi Sari dengannya.


.


.


.


.kehidupan memang selalu berputar, terkadang kita dibawah tapi dengan kedamaian, terkadang kita diatas dengan penuh tekanan, nikmati hidup, jalani prosesnya, maka semua akan indah pada pada waktunya....


.


.


.


teman-teman, my bestie kuu,,, terimakasih sudah mampir dan menanti kelanjutan kisah Farah dan Kevin, nanti kan bab berikutnya yaaa...


dibab berikutnya akan ada versi galau tapi nyaman....


jangan lupa baca juga novel ku


"Perawat Istriku menjadi Istriku"


cerita tentang rumtang ya ka ini, suami yang punya istri dua tapi versi nya bukan karena kenakalan suami.


terimakasih

__ADS_1


love u all


__ADS_2