Pesona Istri Yang Terabaikan

Pesona Istri Yang Terabaikan
Menjagamu


__ADS_3

Farah terus berjaga di samping Kevin, dia ingin menjadi orang yang pertama dilihat Kevin saat terbangun, Farah merasa hatinya benar-benar hancur melihat Kevin yang tergeletak lemah tak berdaya di atas ranjang rumah sakit. Farah juga merasa dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu Kevin, seperti dulu Kevin membantunya saat dirinya tidak berdaya, Farah bertekad di dalam hatinya, dia harus menjadi wanita yang kuat dan memiliki kekuasaan untuk menjaga dan melindungi keluarganya suatu hari nanti, dia tidak mau hal tragis seperti ini terulang lagi di masa depan, bagi Farah ini cukup menjadi pengalaman sekali seumur hidupnya, jika terjadi lagi di masa depan, dia pastikan tidak akan pernah melepaskan sedetikpun orang yang berperilaku brutal terhadap keluarganya, kali ini mungkin dia hanya bisa berjaga di sisi Kevin, tapi di masa depan dia yang akan menemukan siapa pelaku sebenarnya seperti dulu yang dilakukan Kevin untuknya, mencari siapa pelaku sebenarnya yang telah membuat dirinya celaka.


kesedihan terus menyelimuti hati Farah, dia benar-benar menyesal karena tidak menolak atau tidak mencegah Kevin untuk melaksanakan pernikahan terbuka itu.


kring kring


suara ponsel parah berdering, dia menghapus air matanya dan segera mengangkat panggilan telepon yang ternyata dari ibu mertuanya


"halo Farah" kata ibu mertuanya dari seberang telepon tidak ada jawaban yang dikeluarkan oleh Farah karena mulutnya masih berat untuk bicara.


"Farah kamu masih di situ, kan? kamu masih mendengar Mama, kan?" tanya Mama Kevin


Farah menarik nafasnya panjang dan berusaha menjawab pertanyaan mertuanya.


'hallo Mam, Farah denger kok, maaf aku masih sedikit sulit untuk membuka suara," jelas Farah


"Sayang, Kevin sebentar lagi juga akan sadar, jangan terlalu larut dalam kesedihanmu, Mama akan segera ke sana, kamu tunggu mama dan kita sarapan sama-sama ya, kamu juga harus makan, Mama yakin Kevin tidak akan mau melihatmu dalam keadaan yang masih bersedih dan tampak terlihat kurus di matanya" kata Ratih.

__ADS_1


"Iya Mam, aku mengerti Farah tunggu Mama di sini ya," Farah menutup teleponnya dan meletakkan kembali ponselnya di atas nakas samping tempat tidur Kevin.


"Aku akan berusaha untuk tetap dalam keadaan yang baik-baik saja, karena aku ingin selalu berada di sampingmu, menjagamu" kata Farah sambil membelai lembut rambut Kevin.


keadaan Kevin saat ini masih terbaring, karena menurut dokter Haura yang menjadi dokter bedah Kevin dan yang menangani Kevin, saat ini Kevin masih dalam tahap kritis, namun dokter Haura memprediksi karena kondisi tubuh Kevin yang lebih prima, maka Kevin akan segera sadar hari ini, maka dari itu Farah berusaha untuk menjaga kesehatannya agar Kevin tidak khawatir kepada dirinya.


Rey, Devan dan Michael, masih mengusut kejadian penusukan Kevin, bersama dengan polisi mereka beberapa kali sudah mengecek CCTV, mengecek para pelayan yang bekerja untuk acara pernikahan Kevin, namun mereka belum menemukan titik terang, karena pria itu menggunakan masker, sehingga sulit untuk dikenali wajahnya, tinggi badan tidak bisa menentukan bahwa pria itu adalah pelakunya, karena menurut prediksi pria ini memiliki tinggi sekitar 175 cm sedangkan beberapa petugas dan pelayan yang bekerja di acara Kevin, tinggi badan mereka ada beberapa yang kurang dari 175 cm dan ada beberapa yang di atas 175 cm itu membuat mereka semakin sulit menemukan siapa pelakunya dan polisi masih terus mencari bukti lainnya.


"Kalian masih belum bisa menemukannya?" tanya Kusumo kepada kedua anaknya dan juga Rey, asisten personal dari Kevin yang ikut membantu mereka.


"maaf Pah, kami belum bisa menemukannya dan polisi masih terus berusaha mencari bukti lain," kata Michael mencoba menjelaskan.


"kami akan segera meringkusnya, aku akan mengerahkan beberapa anak buahku lagi untuk mencarinya," kata Michael


"jangan kau cari dulu, tapi kau coba lihat dulu siapa kira-kira yang memungkinkan untuk melakukan hal itu kepada Kevin, coba kalian pikirkan, baru kalian akan bisa menentukan harus mencari kemana," kata Kusumo, memberi masukan kepada kedua putranya dan juga kepada asisten personal dari Kevin yaitu Rey.


Kusuma berjalan pergi meninggalkan mereka semua, Kusumo masuk ke dalam kamarnya dan Kevin, Michael serta Rey merasa mereka belum maksimal mencari tahu siapa orang yang melakukan penusukan itu, sehingga membuat mereka sulit mencari pelakunya dan keberadaannya.

__ADS_1


"menurutmu siapa kira-kira musuh Kevin, atau bisa jadi ini adalah rekan bisnis Kevin yang disingkirkan Kevin, atau bisa jadi ini adalah seseorang yang mungkin memiliki dendam tetapi dia bukanlah orang yang bersaing dengan Kevin secara bisnis!" kata Devan bertanya kepada Rey.


"kalau untuk pesaing bisnis, sepertinya pak Kevin tidak akan pernah mendapatkan perlakuan seperti ini, saya sangat mengenal pak Kevin dan saya juga mengenal beberapa rekan bisnisnya, meskipun mereka kalah tender atau kalah bersaing dari pak Kevin, mereka tidak akan melakukan hal kotor seperti ini, karena mereka semua memiliki hubungan yang baik," jelas Rey


"jika mereka memang memiliki hubungan yang baik seperti dugaanmu, berarti orang ini bukan dari pesaing bisnis, tetapi ini adalah dendam, mungkin sebuah percintaan atau ini sebuah dendam yang dilakukan oleh karyawannya yang sudah dipecat oleh Kevin, atau mendapat perlakuan buruk dari Kevin,?" tanya Michael dengan beberapa argumennya


"itu juga tidak mungkin pak, karena saya tahu Pak Kevin, selalu berbuat baik terhadap karyawannya, kalau masalah percintaan mungkin itu bisa saja Pak," Rey berkata sambil sedikit mengingat-ingat masa lalu Kevin tentang percintaannya.


"coba kamu selidiki beberapa wanita yang pernah didekati oleh Kevin, saya merasa mereka patut dicurigai juga," kata Devan memberikan perintah kepada Rey.


"baik Pak, saya akan segera mencari mereka dan saya akan segera mengintrogasi mereka semua, saya akan melakukan yang terbaik," jawab Rey dengan kesanggupan dirinya


"kita harus segera mengetahui siapa orang yang melukai Kevin, dan dia telan membuat luka di hati adik kita!" kata Devan kepada Michael.


"orang ini telah membuat adik kita menangis! lmenitikan air matanya kembali? aku benci ketika Farah harus berlinang air mata!" kata Michael dengan tatapan nanarnya.


Devan juga merasa dirinya tidak bisa melihat adiknya menangis seperti itu lagi, sudah cukup kisah percintaan yang dijalani Farah dengan penuh dengan tangisan, takdir kehidupannya membuat Farah harus terus di dalam kesedihan, Devan merasa semua kesedihan itu harus diakhiri dan kali ini adalah peristiwa terakhir, dia tidak mau lagi melihat air mata mengalir di wajah cantik adiknya yang begitu dia sayang.

__ADS_1


"akan aku pastikan, dia mendekam di sel penjara seumur hidupnya dan aku pastikan dia akan menyesali semua perbuatannya!" garam Devan dengan mengepal kedua tangannya.


__ADS_2