
Farah mendengar suara mobil berhenti didepan rumahnya dan ia membuka tirai jendela dan ia lihat pria yang sedang ia tunggu-tunggu.
Farah langsung berlarian menuruni tangga, namun saat hendak menuruni anak tangga terakhir ia tersandung kakinya sendiri.
Farah yang tubuhnya hampir menyentuh lantai langsung ditangkap oleh tangan yang sangat ia kenal, Kevin menangkapnya dalam pelukannya, mereka berdua berpelukan untuk pertama kalinya namun berpelukan dalam arti yang tidak sebenarnya.
Kevin membantu Farah untuk berdiri dengan sempurna.
"kalau jalan hati-hati, baru keluar dari rumah sakit beberapa hari lalu masa mau masuk rumah sakit lagi" ujar Kevin ketus namun penuh perhatian.
Farah tersipu malu ketika Kevin sedikit menunjukkan kekhawatiran kepadanya.
"udah pulang?" tanya Farah dengan wajah yang masih sedikit memerah.
"pertanyaan yang basa basi" kata Kevin sambil menaiki anak tangga.
"mama dan papa sudah tidak menginap lagi dirumah, kamu masih mau kita satu kamar?" tanya Farah
"kamu masih masa pemulihan jadi aku akan menemanimu sampai benar-benar pulih" Kevin melanjutkan langkahnya.
Farah tersenyum kembali setelah mendengar jawaban dari Kevin, entah mengapa hatinya merasa senang.
__ADS_1
malam ini mereka tidur dalam satu kamar yang sama, seperti biasa Kevin tidur di sofa sedangkan Farah di ranjangnya.
Kevin yang tak bisa tidur karena memikirkan permasalahannya dengan Santi membuat fikirannya semakin rumit, ia membalikkan badannya menghadap kearah ranjang yang ditiduri Farah, ia lihat wajah Farah dalam-dalam dan ia menemukan kedamaian ketika melihat wajah polos Farah yang cantik.
"Farah apakah jika aku belajar mencintaimu sejak dulu mungkin rasa sakit ini tidak akan pernah singgah didalam hati ku" gumam Kevin
Kevin awalnya bertemu dengan Santi disebuah club, tak sengaja ia dengan Santi berpapasan saat Santi sedang mabuk, Santi yang saat itu mulai tak sadarkan diri dibawa oleh Kevin kesebuah kamar yang ada di club, saat itu Kevin mulai jatuh hati pada pandangan pertama, tubuh sexy yang terbalut minimnya pakaian yang dikenakan Santi membuat Kevin bisa melihat lekukan-lekukan tubuhnya, Kevin kemudian menyentuh Santi untuk pertama kalinya, awalnya Kevin berniat melakukan hal itu agar bisa mendapatkan Santi disisinya dan seiring waktu mereka saling bergantung satu sama lainnya hingga saat ini.
Kevin bertemu Santi tiga bulan sebelum pernikahannya dengan Farah, ia belum sempat mengenalkan Santi kepada keluarganya namun ia terlanjur lebih dulu dijodohkan, mau tak mau Kevin harus menikahi Farah karena ayahnya tidak mau Kevin berhubungan dengan sembarang wanita dan mereka berdua juga sudah diramalkan sejak kecil akan menjadi pasangan yang serasi, saling mendukung dan mencintai.
Kevin terus memandangi Farah yang sudah tertidur pulas, Kevin merasa frustasi karena ia belum juga menerima laporan tentang Santi dari anak buahnya, Kevin ingin memastikan apa santi benar-benar berselingkuh atau Santi sedang digoda oleh pria itu di club malam.
perlahan Kevin memejamkan matanya yang sudah terasa berat karena mengantuk.
Farah membuka matanya, dilihatnya Kevin masih tertidur pulas.
"Kevin bangun"
Kevin membuka matanya, dilihatnya sosok wanita dengan wajah tersenyum dan rambut yang digerai, Kevin meraih tangan Farah dan menaruhnya diantara kedua tangannya, Farah terkejut Kevin yang menggenggam erat tangannya.
"Kevin, Kevin bangun" Farah kembali membangunkan Kevin.
__ADS_1
Kevin pun mulai sadar seutuhnya dan ia terkejut sedang menggenggam tangan Farah, dilepasnya tangan Farah dengan terburu-buru.
"maaf aku tidak sengaja, aku kira kamu Santi" kata Kevin yang lalu bangun dari sofa dan keluar kamar Farah.
Farah terdiam mendengar kata-kata Kevin yang menganggap dirinya Santi saat menggenggam tangannya, Farah menyeringai kesal tak terima dirinya dianggap sebagai Santi.
.
.
.
.
.
. baca terus novelnya yaaa akan ada cerita seru untuk kisah Farah dan Kevin....
jangan lupa tap like, kasih bunga atau kopi ya bestie... terimakasih
baca juga novel ku yang lainnya...
__ADS_1