
Syafitri memicingkan matanya dan menatap Deta dengan tajam, membuat Deta merasa risih karena terus di tatap seperti itu.
Deta berdecak. "Apakah matamu itu sangat mengagumi kecantikanku?" sindir Deta.
Ricky yang duduk di samping Deta pun langsung menoleh, ia terkejut dengan sikap Deta yang seperti itu.
Selama ini, yang ia tahu Deta adalah gadis yang dingin dan kurang percaya diri. Tapi kali ini, Deta mengejutkannya dengan menunjukkan sisi kenarsisannya.
"Ya. Kamu memang cantik." jawab Syafitri ketus. "Tapi aku merasa ada yang berubah dari wajahmu," lanjut Syafitri sembari terus menatap Deta.
Deta memutar bola matanya malas, dan memilih untuk menghabiskan makanannya.
Selama beberapa detik suasana menjadi hening, hanya terdengar suara pisau dan garpu yang berdenting.
"Ah, aku tahu." teriak Syafitri tiba-tiba yang mengejutkan semua orang.
"Apakah dia ...," Syafitri menunjuk Ricky. "Sangat menyukai bibirmu!!!" tanya Syafitri tanpa ragu.
Apa???
***
"Kamu tahu, ternyata Jerry sangat menyukai Syafitri." ucap Ricky memecah keheningan.
Mereka sudah berada di mobil Ricky dan dalam perjalanan menuju rumah Deta.
"Tidak tahu." jawab Deta singkat. Ia enggan menatap Ricky, rasa malunya karena ucapan Syafitri kini berubah menjadi amarah pada Ricky.
"Syafitri tidak bercerita?" tanya Ricky.
"Tidak."
"Kamu tidak bertanya?"
"Tidak."
"Kenapa? Bukankah kamu ingin tahu tentang hubungan mereka?"
__ADS_1
"Tidak."
"Hei, katakanlah sesuatu yang lebih panjang dari itu!" keluh Ricky.
"Bisakah anda diam?" tanya Deta sekaligus harapannya agar Ricky diam.
Ricky menatap sekilas Deta yang sedang menopang dagunya dengan sebelah tangan dan matanya menatap nanar keluar jendela.
'Kenapa dia selalu bersikap seperti itu? Apakah berada di dekatku benar-benar menyiksanya?' Batin Ricky bertanya-tanya.
Keadaan semakin hening karena Ricky benar-benar diam saja dan hanya fokus menyetir.
Karena tak mendapat gangguan lagi dari Ricky, lama kelamaan Deta merasakan kantuk yang luar biasa.
***
Di kota lain, Mika mendapatkan sebuah pesan dari Refita yang ternyata berisi sebuah rekaman acara lamaran Deta dan Ricky.
Ia tersenyum melihat penampilan Deta yang sangat anggun dan cantik. "Itu hasil kerjaku." gumamnya.
"Hahahaha ... dasar pria! Kamu harus membayar mahal untuk itu, dengan susah payah aku memaksa wanitamu memakai itu." tutur Mika pada layar ponselnya.
Ia terus tersenyum sepanjang rekaman itu di putar yang menampakkan wajah-wajah penuh haru di sana.
Sampai pada sebuah rekaman yang memperlihatkan seorang pria di samping Deta yang memalingkan wajahnya.
Mika menghentikan rekaman itu dan mengerutkan keningnya kemudian memperbesar gambar pada layar ponselnya.
Ia segera menghubungi Refita untuk memastikan sesuatu.
"Iya, Mika?" kata Refita saat panggilan tersambung.
"Kak? Boleh aku bertanya?" tanya Mika yang enggan berbasa-basi.
"Ada apa?"
"Siapa pria yang duduk di sebelah Deta yang ada dalam rekaman yang Kakak kirimkan padaku?" tanya Mika dengan perasaan yang tak karuan.
__ADS_1
"Oh, itu ayahnya Deta. Kenapa? Kamu mengenalnya?"
"Tidak, Kak, mungkin aku salah mengenali orang." jawab Mika ragu.
'Tidak. Itu pasti bukan dia! Deta gadis yang baik, dia pasti berasal dari keluarga yang baik juga.' Mika mencoba meyakinkan hatinya.
***
Mobil Ricky terparkir sempurna di depan rumah Deta. Ia mematikan mesinnya dan membuka sabuk pengaman yang melilit tubuhnya.
Ketika menoleh, ia melihat Deta yang terlelap dengan beberapa helai rambut yang menutupi wajahnya.
Ricky mendekat dan mencoba menyibakkan rambut di wajah Deta. Namun pandangannya berhenti pada bibir mungil Deta yang kini terlihat lebih sensual.
'Ternyata aku seganas itu.' Ricky terkekeh melihat hasil perbuatannya sendiri.
Cup.
Satu kecupan lembut mendarat di bibir mungil Deta, yang membuat sang pemilik bibir menggeliat namun matanya tetap terpejam.
'Menggemaskan sekali.' Batin Ricky. "Aku ingin segera memakanmu." gumamnya.
Ia lalu menyandarkan kepalanya di sandaran jok mobil dan menatap Deta yang masih terlelap.
"Semoga poros ini tak menjauhkanmu dariku." lirih Ricky.
Hallo semuanyaπ€
Semoga kalian masih setia di dunianya Deta dan bang Ricky ya π₯°
Jangan lupa like π dulu sebelum baca yaπ
Dan tolong tinggalkan jejak π£ kalian di kolom komentar ( boleh apa aja asal jangan membully ya ππ)
Daannn tolong votenya ya biar aku makin semangat up nya π
I β€U readers kesayangan kuhhh
__ADS_1